Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Mei 2024

Jembatan Gantung Merah Putih 2 Kalinusu Dikunjungi Banyak Wisata

Brebes – Sejak dibangunnya Jembatan Gantung Merah Putih 2 di Desa Kalinusu, kini Kalinusu dibanjiri pengunjung dari luar desa bahkan luar daerah untuk melihat sekaligus berjalan menginjakkan kakinya diatas Jembatan Gantung sepanjang 80 meter diatas sungai Pemali yang berlokasi antara Desa Kalinusu Kecamatan Bumiayu dengan Desa Pangebatan Kecamatan Bantarkawung, Brebes, Jawa Tengah. Kamis (23/05/2024).


Jembatan Gantung Merah Putih 2 dibangun atas inisiasi Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama dengan Pj. Bupati Brebes Iwanuddin Iskandar, S.H., M.Hum dengan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan.







Jembatan Gantung ini sudah diharapkan 80 tahun silam oleh salah satu tokoh masyarakat Kalinusu H. Sugono, sejak kecil ia mengharapkan ada Jembatan untuk akses pendidikan, ekonomi, perdagangan dan lebih miris lagi saat ada warga yang emergency untuk dievakusi yaitu saat akan melahirkan dan sakit lainnya.


“Alhamdulillah, Pak Dandim dan Pak Bupati Brebes memberikan impian disaat usia saya menginjak 80 tahun, saya tidak bisa berkata apa-apa, kecuali mengucapkan terima kasih yang setinggi tingginya kepada Pak Dandim dan Bupati Brebes serta seluruh masyarakat dan siapapun yang membantu terbangunnya Jembatan Gantung untuk anak cucu kami di Kalinusu”. Ucap Haji Gono.


“Warga Kalinusu kini punya Wisata Baru, yaitu Jembatan Gantung Merah Putih 2, coba lihat sendiri kesini, warga Kalinusu antusias berjualan apasaja dilokasi, mereka bisa mendapatkan rejeki dari para pengunjung yang datang dan melihat, berfoto selfi dan membeli hasil pertanian, makanan ditepian sungai Kalinusu”. Imbuhnya.


Sementara Kades Kalinusu Wasid membenarkan bahwa warganya setelah memiliki Jembatan Gantung ini mendapatkan rejeki nomplok setiap sore, sebab pengunjung seperti emak-emak dan anak muda berkunjung ke Kalinusu untuk melihat suasana sore diatas jembatan.


“Saya merasa bangga dengan TNI Khususnya Kodim 0713 Brebes, Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes dan seluruh warga Kalinusu yang telah mendirikan Jembatan Gantung Merah Putih untuk kemajuan Kalinusu menjadi sejahtera”.  Terang Wasid.


“Saya menghimbau kepada seluruh warga Kalinusu dan siapun untuk merawat dan menjaga Jembatan ini dengan baik”. Tutup Kepala Desa.


Jembatan Gantung Merah Putih 2 Desa Kalinusu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes rencanaya akan diresmikan oleh Pangdam IV / Diponegoro pekan depan. (Pen0713).

Rabu, 08 April 2020

Aksi Babinsa dan Kepala Desa Cikandang Kersana Menuju Desa Wisata


Brebes - Penduduk Kecamatan Kersana sebagian besar adalah suku Jawa yang menggunakan Bahasa Jawa Brebes, serta suku sunda yang menggunakan bahasa Sunda Brebes. Namun terdapat juga suku pendatang seperti keturuann thionghoa yang sebagian besar sebagai pedagang, serta keturunan suku Madura. Sebagian besar memeluk agama Islam disamping hidup rukun juga pemeluk Kristen, Katolik, Budha serta Khonghucu. Wisata kuliner: Alang-alang, Rujak Belut (Mbah Ribut), Baso Royal, Mpal Gentong, Mendoan, pusat oleh2 Telur asin & Bawang.




Didalam Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes kali ini yang di siarkan langsung di Radio Singosari FM Brebes yang diwawancarai penyiar Rara dan Riri, Babinsa Koptu Paimo dan Junaidi Kepala Desa Cikandang, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes mengangkat Cikandang nama desanya menuju Desa Wisata. Rabu (08/04/2020).

Dalam singkat dialog tersebut, Kepala Desa dan Babinsa memaparkan secara detail tentang wilayah geografi Cikandang, dimana desa Cikandang memanfaatkan Balong (embung) yang terletak di tengah-tengah desa.

“Dengan lahan seluas 4,5 hektar ini, dimana terbagi 2,5 hektar untuk Balong (embung) dan 2 hektar sisanya lahan kering dan dimanfaatkan pembangunan sementara terealisasi untuk track joging, lapangan sepak bola, lapangan bola volley dan taman santai keluarga”. Papar Junaidi Kepala Desa Cikandang.

Ditambahkan bahwa Cikandang menuju desa wisata ini berbasis wisata untuk olah raga dan sementara yang sudah berjalan kegiatan olah raga bersama warga dan masyarakat sekitarnya adalah rutin senam pagi yang di laksanakan pada minggu kedua dan keempat. Tambahnya.

Babinsa Koptu Paimo juga menambahkan bahwa lahan tersebut juga dimanfaatkan untuk lari pagi, memancing dan kegiatan lainnya seperti menikmati pemandangan sore dan pagi hari disekitar Balong.

Rencana kedepan akan adanya penambahan took-toko dan warung-warung, gowes air atau sepeda perahu, kapal kecil, apotik hidup dimana hal itu dipelopori oleh Koramil 06 Kersana Kodim 0713 Brebes. Kata Kades.

Hasil yang sudah terseralisasi sangat baik ini atas kerjasama antara pemerintah desa dan instansi terkait termasuk Koramil 06 Kersana. Tambah Junaidi.

Diakhir Aksinya, Kepala Desa dan Babinsa serta seluruh perangkat desa mengajak kepada organisasi seperti karang taruna, paguyuban sepeda ontel, RT, RW dan masyarakat Cikandang dan sekitarnya agar berperan aktif dalam mengembangkan desa Cikandang menuju desa wisata.

Bukan hanya dari sarana olah raga saja tetapi akan memamerkan produksi batu bata, makanan khas desa dan jajanan khas desa Cikandang. (Utsm).

Sabtu, 08 Februari 2020

Longsor Batu Raksasa, Objek Wisata Curug Cantel Brebes Sementara Ditutup Untuk Umum


Brebes – Hujan deras yang telah mengguyur wilayah Kabupaten Brebes Selatan, Jawa Tengah, khususnya di wilayah Kecamatan Sirampog, mengakibatkan tebing di lokasi Objek Wisata (OW) Curug Cantel, Desa Batursari, longsor (7/2).






Dibenarkan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa sekitar pukul 18.00 WIB terjadi longsor akibat tanah dan bebatuan tebing di OW tersebut labil akibat diguyur hujan deras mulai pukul 16.00 WIB.

“Tebing longsor setinggi 70 meter di OW Curug Cantel, wilayah Hutan Perhutani RPH Igirklanceng petak 13 C, dengan lebar mencapai 15 meter. Untuk material longsor berupa tanah dan batu-batu ukuran besar,” jelasnya.

Mendapatkan laporan, pihak Koramil bersama segenap unsur dan pihak terkait, segera meluncur ke lokasi. Mereka memasang petunjuk/larangan serta police line agar masyarakat dan pengunjung untuk sementara tidak memasuki kawasan tersebut.

“Ini untuk menghindarkan korban jiwa jika terjadi potensi longsor susulan,” tandasnya.

Sementara ditambahkan Budi Sujatmiko, dari Satgas Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Brebes, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Pemdes setempat dan unsur terkait guna pelaksanaan kerja bakti penanganan. Pasalnya, di bawah titik longsor merupakan jalan raya sehingga sangat membahayakan para pengguna jalan.

Tidak ada korban jiwa karena saat kejadian sepi pengunjung. Ini karena sudah sore ditambah hujan.

Tampak di OW tersebut, sebuah bongkahan batu besar menimpa gazebo dan warung yang mengalami kerusakan yang cukup berarti.

Sampai dengan berita ini terbit, OW Curug Cantel untuk sementara ditutup bagi umum. (Aan)

Selasa, 31 Desember 2019

Jaga Kondusivitas Tahun Baru, Koramil Paguyangan dan Polsek Gelar Patroli Bersama



Brebes - Koramil 11 Paguyangan dan Polsek Paguyangan terus menunjukan akselarasinya dalam perannya menjaga kondusivitas di wilayah teritorialnya di malam tahun baru. Cara itu dilakukan lewat patroli bersama ke sejumlah obyek vital dan obyek wisata. Rabu (01/01/2020).





Beberapa waktu lalu ini patroli itu dilakukannya dengan menyisir jalanan sekitar pos pengamanan (pospam) hingga menyasar perumahan dan perkampungan masyarakat serta Pompa Bensin, Waduk Penjalin, Kaligua, Telaga Ranjeng, Gua Jepang dan lainnya yang berada di Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah.

Kapten Arh Suryadi selaku Pj. Danramil 11 Paguyangan memaparkan, patroli bersama ini merupakan upayanya dalam menjaga kondusivitas di wilayah teritorialnya.

"Melalui patroli rutin ini adalah cara kami untuk menjaga keamanan bagi masyarakat," terangnya.

Disela-sela patrolinya itu,  aparat gabungan juga menyempatkan berkomunikasi bersama warga sekaligus memberikan imbauan keamanan.


Sekadar informasi, patroli bersama ini mulai dijalankan oleh personel Koramil dan Polsek Paguyangan dalam perannya memelihara keamanan dan kondusivitas di malam tahun baru. (Utsm)

Selasa, 06 Agustus 2019

Satu Lagi, Potensi Wisata Baru Di Brebes Jawa Tengah

Brebes – Lagi, Kabupaten Brebes ada potensi di salah satu daerah kecamatan Sirampog, berada di Dukuh Pringanamba Desa Sridadi, dilakukan kunjungan oleh beberapa instansi diantaranya Camat Sirampog, Koramil 10/Sirampog, Dinas Perhutani dan Lingkungan Hidup, BPP Kecamatan, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) dan Universitas Soedirman Purwokerto (UNSOED) Kepala Desa Sridadi dan tokoh masyarakat yang menyaksikan langsung dalam acara tersebut. Rabu (07/08/2019).
 





Potensi wisata yang dikunjungi adalah sebuah Gunung, dimana ada salah satu gunung yang istimewa dan kelihatan indah nan asri. Gunung itu adalah Gunung Rangda.

Camat Sirampog Wigiyanto mengatakan “ Benar memang bahwa ada salah satu gunung di daerah ini sangat berpotensi untuk dijadikan wisata” Kata Camat.

Namun dalam kunjungan tersebut bukan hanya menemukan potensi wisata saja, tetapi ada potensi lain diantaranya adalah untuk peternakan dan perkebunan. Tambah Camat.

Sebelum viral nantinya Camat dan seluruh instansi dan tim yang sekarang sedang berada dilokasi akan melaporkan hal ini kepada pemerintah daerah untuk dikaji ulang. (Utsm)