Rabu, 02 Oktober 2019

312 Personel Korem 071/Wijayakusuma Naik Pangkat


Banyumas - Sebanyak 312 personel Korem 071/Wijayakusuma naik pangkat periode 1 Oktober 2019, terdiri dari 3 Pamen, 1 Pama, 254 Bintara dan 25 Tamtama, termasuk didalamnya 14 Perwira dan 15 Bintara yang mendapatkan Kenaikan Pangkat Penghargaan. 




"Kenaikan pangkat prajurit pada hakikatnya merupakan pengejawantahan penghargaan dari TNI atas dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas serta pengabdian kepada Angkatan Darat, TNI, bangsa dan negara", terang Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., dalam sambutannya pada Upacara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Perwira dan Pelantikan Kenaikan Pangkat Bintara serta Tamtama jajaran Korem 071/Wijayakusuma Periode 1 Oktober 2019, Selasa (1/10/2019) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. 

"Kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan yang senantiasa dikaitkan dengan pembinaan karier personel dilandasi oleh obyektifitas dan konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa", lanjutnya. 

Ditegaskan Danrem, bagi prajurit yang mendapat kenaikan pangkat, memiliki kewajiban untuk mempersembahkan karya terbaik dan berkualitas seiring dengan pangkat yang disandangnya serta dilandasi rasa tanggung jawab yang lebih besar. 

Danrem juga menghimbau kepada prajuritnya yang naik pangkat, agar hendaknya kenaikan pangkat diterima dengan rasa syukur dan selalu memohon ridho Allah SWT, untuk dapat melaksanakan tugas tanggung jawabnya dengan baik. 

Selain hal tersebut, Kolonel Dani juga menyampaikan, berkaitan dengan dinamika tugas yang semakin kompleks, maka kenaikan pangkat harus dapat dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi untuk memantapkan kejuangan, moralitas dan etika profesi keprajuritan. Sehingga tidak mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan serta selalu berupaya untuk meningkatkan profesionalisme keprajuritan sesuai jatidiri TNI. 

"Tampilah sebagai sosok yang dibanggakan bagi satuan dilingkungannya, serta dapat memberi kontribusi dalam peningkatan pembinaan satuan", pinta Danrem kepada segenap prajuritnya. 

"Tunjukkan bahwa Perwira, Bintara, dan Tamtama, mampu mengaktualisasikan makna dari pangkat dan jabatan yang disandang atau diemban secara benar, baik terhadap diri sendiri maupun lingkungan dimana bertugas dan berada. Sehingga dalam sanubari prajurit tertanam suatu pemahaman bahwa kenaikan pangkat hanya diberikan kepada prajurit yang berprestasi dan pantas atau berhak menerimanya", pungkasnya.(penrem/pendim0713)

112 Pamen Kodam IV/Diponegoro Naik Pangkat


Semarang - Sebanyak 112 Perwira Menengah (Pamen) Kodam IV/Diponegoro terhitung 1 Oktober 2019 ini mendapat anugerah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya yang ditandai dengan acara laporan korps kenaikan pangkat yang digelar di Balai Diponegoro, Komplek Makodam IV/Diponegoro Semarang, Selasa (1/10/2019). 





Dari data yang diperoleh, ke 112 orang Pamen yang melaksanakan laporan korps kenaikan pangkat itu terdiri dari 5 orang Kolonel, 26 orang Letnan Kolonel dan 81 orang Mayor, masing-masing didampingi istri/suami.

Dihadapan para perwira dan undangan, Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. menegaskan bahwa kenaikan pangkat Prajurit pada hakikatnya merupakan pengejawantahan penghargaan dari TNI atas dedikasi dan prestasi dalam melaksanakan tugas serta pengabdian kepada Angkatan Darat, TNI, bangsa dan negara.

Di samping itu, kenaikan pangkat juga merupakan kehormatan yang senantiasa dikaitkan dengan pembinaan karier personel dilandasi oleh obyektifitas dan konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Besar, imbuhnya. 

Dengan anugerah tersebut, Pangdam mengingatkan kepada prajurit yang naik pangkat bahwa masing-masing memiliki kewajiban untuk mempersembahkan karya terbaik dan berkualitas seiring dengan pangkat yang disandangnya serta dilandasi oleh rasa tanggungjawab yang lebih besar.

“Kenaikan pangkat tersebut, hendaknya diterima dengan penuh rasa syukur dan selalu memohon ridho dari Allah untuk dapat melaksanakan tugas tanggungjawab dengan baik”, pinta orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro.

Berkaitkan dengan dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks, Pangdam kembali mengingatkan, kenaikan pangkat harus dapat dijadikan sebagai motivasi dan inspirasi untuk memantapkan kejuangan, moralitas dan etika profesi keprajuritan.

“Jangan mudah tergoyahkan oleh hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun satuan serta selalu berupaya untuk meningkatkan profesionalisme keprajuritan. Para
Perwira harus dapat tampil sebagai sosok panutan yang dapat dibanggakan bagi satuan maupun anggota bawahan di lingkungannya”, ungkapnya.

Menyoroti masalah kesehatan, Pangdam mengingatkan tentang pentingnya kesehatan fisik prajurit. Tak bisa dipungkiri bahwa kesehatan juga menunjang fisik prajurit dalam melaksanakan tugas. 
Ditambahkan, tak hanya kesehatan prajurit, kesehatan keluarga prajuritpun juga perlu diperhatikan. 

Pada kesempatan yang berbahagia tersebut, Pangdam tak lupa menyampaikan terima kasih kepada para isteri/suami Perwira yang naik pangkat karena selalu memberikan dorongan semangat kepada suami/istri masing-masing dalam mengemban tugas.

“Saya ucapkan terima kasih atas ketulusan ibu-ibu serta bapak-bapak sekalian yang telah mendampingi suami atau isteri, mendorong semangat dalam mengemban tugasnya, sehingga diberikan kepercayaan oleh pimpinan dengan dinaikkan pangkatnya satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula”, pungkas Pangdam. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M.,  Irdam, Kapok Sahli, Para Asisten, Pa Liaison, Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro, serta Ketua dan Wakil Ketua beserta para pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD IV/Diponegoro.(pendam/penrem/pendim0713)

Jelang HUT TNI dan Kodam IV/Diponeoro, Pangdam Pimpin Ziarah di TMP Giri Tunggal


Semarang - Untuk mengenang jasa para Pahlawan Kusuma bangsa dan dalam rangka memperingati HUT ke-74 TNI dan HUT ke-69 Kodam IV/Diponegoro dilaksanakan Ziarah Nasional ke Taman Makam Pahlawan Giri Tunggal Semarang, Selasa (1/10/2019).




Ziarah yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M., diikuti  para pejabat Kodam IV/Diponegoro, Persit KCK PD IV/Diponegoro, prajurit TNI dan PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro.

Kapendam IV/Diponegoro Letkol Kav Susanto,  S.I.P., M.A.P., yang ikut serta dalam kegiatan tersebut mengungkapkan, bahwa ziarah ini merupakan wujud penghormatan dan terima kasih kepada para Pahlawan Kusuma bangsa atas pengorbanan dan jasa-jasanya dalam merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Disisi lain, dengan berziarah ke makam para pahlawan diharapkan dapat merefleksikan semangat dan perjuangan para pahlawan ke dalam diri kita untuk memantik semangat pengabdian kepada bangsa dan negara yang kita cintai.

Kegiatan Ziarah Nasional diawali dengan upacara dan  dilanjutkan tabur bunga oleh Pangdam IV/Diponegoro diikuti seluruh peserta upacara.

Sebelumnya, dalam menyambut HUT ke 74 TNI dan HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro juga dilaksanakan ziarah rombongan ke makam Panglima Besar Jenderal Soedirman di Yogyakarta, makan Jenderal Besar Soeharto di Karanganyar dan ke makam Pangeran Diponegoro di Makassar. (pendam/penrem/pendim0713)

Pangdam IV Resmikan Klinik Pratama Yonarhanud 15/DBY


Semarang - Kesehatan merupakan investasi dan modal utama agar kita dapat hidup produktif dan sejahtera. Oleh sebab itu, keberadaan Klinik Pratama Yonarhanud 15/DBY sangat penting untuk meningkatkan kualitas kesehatan bagi prajurit TNI, PNS dan keluarga serta masyarakat di sekitar kota Semarang  khususnya di daerah Jatingaleh.



Harapan tersebut disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M.,  saat meresmikan Klinik Pratama Yonarhanud 15/DBY di Jatingaleh, Semarang Selasa (1/10/2019).

“Upaya peningkatan kemampuan sarana dan prasarana kesehatan akan terus kita laksanakan sejalan dengan tuntutan pelayanan dan perawatan kesehatan yang semakin meningkat, di kalangan prajurit dan pegawai negeri sipil TNI-AD beserta keluarganya”,ungkap Pangdam. 

Menurutnya, dengan kondisi badan yang sehat, kemampuan prajurit dapat dipelihara dan ditingkatkan untuk mendukung pelaksanaan tugas. Dan keberhasilan pelaksanaan tugas bukanlah semata-mata hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas fisik serta sarana alat peralatan medik yang baik saja, namun yang penting adalah, sikap mental dan kualitas profesionalisme para personel yang mengawakinya.

“Mereka harus mempunyai daya juang, profesionalitas dan disiplin yang tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan”, ujar Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Pangdam mengingatkan, satu hal penting yaitu peningkatan kualitas pelayanan yang dihasilkan oleh seorang tenaga medis merupakan cermin dari kualitas manajemen yang dijalankan. Mulai dari registrasi, pengecekan, pengobatan sampai dengan purna pelayanan kesehatan. Sehingga berdirinya Klinik Kesehatan Pratama ini manfaatnya dapat dirasakan oleh warga Yonarhanud 15/DBY dan masyarakat sekitarnya.

Acara peresmian ini dihadiri  Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., Irdam IV/Diponegoro, para Asisten, dan Kabalak jajaran Kodam IV/Diponegoro dan Danyon Arhanud-15/DBY beserta Staf. (pendam/penrem/pendim0713)

Jelang HUT ke 69 Kodam IV, Pangdam Ziarah ke Makam Pangeran Diponegoro


Makasar - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi, S.E., M.M. beserta rombongan berziarah ke makam pahlawan nasional Pangeran Diponegoro‎ di Makasar, Sabtu (28/9/2019).






Didepan awak media usai melaksanakan ziarah, Mayjen TNI Mochamad Effendi menuturkan, bahwa ziarah ke makam Pangeran Diponegoro ini dalam rangka memperingati HUT ke 69 Kodam IV/Diponegoro.

Tujuannya dari ziarah adalah untuk mengenang jasa-jasa beliau dan agar kita semua dapat meneladani prinsip beliau  dalam berbangsa dan bernegara. Dan sesuai dengan namanya, prajurit Kodam IV/Diponegoro dapat berperilaku seperti beliau, ungkapnya.

Lebih lanjut, orang nomor satu di Kodam IV/Diponegoro itu menerangkan bahwa ziarah ini sebagai tradisi  dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Kodam IV/Diponegoro, yang kebetulan bersamaan dengan HUT TNI tanggal 5 Oktober nanti.

Sebelumnya juga sudah dilakukan beberapa kegiatan diantaranya karya bhakti, donor darah, bedah rumah, pengobatan gratis dan puncaknya nanti akan dilaksanakan upacara, imbuhnya.

Disoal tentang histori Kodam IV/Diponegoro dengan Pangeran Diponegoro, Mayjen TNI Mochamad Effendi mengungkapkan kalau Pangeran Diponegoro itu merupakan salah satu putra Keraton Yogyakarta yang tidak mengenal menyerah dan tidak mau dijajah. Beliau punya prinsip bahwa akan selalu menjaga harga diri bangsa sehingga beliau rela diasingkan ke Makasar hingga akhir hayatnya. 

Selain berziaran ke makam Pangeran Diponegoro, Pangdam IV/Diponegoro beserta rombongan juga menyempatkan diri bertemu dan memberikan santunan kepada ahli waris Pangeran Dipnegoro yang hingga kini menetap di Makasar. 

Turut serta dalam ziarah rombongan, Kasdam, Irdam, para Danrem, Asisten dan Kabalak Kodam IV/Diponegoro serta Ketua, Wakil Ketua dan Pengurus Persit KCK Kodam IV/Diponegoro. (Pendam/penrem/pendim0713)

Heboh, Grup Kesenian Lokal Asal Jipang Brebes, Memberikan Warna Di Pembukaan TMMD Sengkuyung


Brebes – Marching Band Blik Bintang Timur, asal Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, adalah salah satu grup kesenian lokal yang mendapatkan kehormatan untuk tampil dalam event sekelas kabupaten, yaitu upacara pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap III TA. 2019. Rabu (2/10/2019).



Mereka menabuh ember cat dan kaleng bekas untuk menyambut Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE.MH, Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, serta para tamu undangan lainnya. Mayoret sekaligus pimpinan grup, Sunarti (40) terlihat menggunakan tongkat kayu dan botol plastik bekas minuman untuk memimpin anggotanya yaitu Ibu-ibu dari RT. 03 RW. 05 Desa Jipang, mengawal rombongan menuju tempat upacara, lapangan desa setempat.

Dibenarkan Peltu Diono, Bati Tuud Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, yang merupakan kakak dari Sunarti, bahwa setiap perlombaan agustusan tingkat kecamatan, grup kesenian tersebut hampir selalu selalu menjadi juara pertama dari aspek kelucuan, kekompakan, jenis lagu serta irama yang dimainkan.

“Ini merupakan wujud semangat masyarakat Jipang dalam menyambut pembangunan. Juga ungkapan terima kasih,” ujarnya.

Sementara itu Kades, H. Bahrum, SH (65), menyatakan bahwa warganya ingin memberikan yang terbaik sebagai ucapan terima kasih kepada Pemerintah dan Kodim karena desanya mendapatkan pembangunan besar-besaran.

“Mewakili masyarakat saya ucapkan terima kasih atas TMMD Sengkuyung. Juga kesenian lokal diberikan kesempatan berkreasi dan diperkenalkan ke umum,” ucapnya.

Selain grup tersebut, juga tampil grup kesenian lokal lainnya dari sekolah setempat serta hadroh dari Ibu-ibu PKK. (Aan)

Inilah Sasaran Pembangunan Non Fisik TMMD Sengkuyung Masyarakat Bantarkawung Brebes


Brebes – "Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat", Adalah tema yang diambil dalam program TMMD Sengkuyung tahap III TA. 2019, dalam membangun sarana umum masyarakat Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.




Sasaran fisiknya berupa pembuatan 5 buah jembatan dengan lebar 4 meter dan panjang masing-masing 6 meter, 8 meter 2 unit dan 10 meter 2 unit, juga dibangun 4 unit plat deker dengan volume masing-masing 4 x 1,2 meter, makadam 750 meter lebar 3 meter, 5 unit rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) serta pembuatan talud 3 titik untuk mengawetkan jalan (ruas I 39 x tinggi 0,5-3 meter, ruas II 47 x tinggi 1 meter dan ruas III sepanjang 30 meter dan tinggi 3 meter).

Selain sasaran tersebut, juga dilaksanakan pembangunan non fisik berupa penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi. Hal ini dibacakan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim, Kapten Arhanud Nediono, saat upacara pembukaan TMMD Sengkuyung di hadapan Irup, Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE.MH. Rabu (2/10/2019).

Adapun penyuluhan yang akan dilaksanakan dalam pembangunan 30 hari kedepan meliputi, penyuluhan sosial permasalahan masyarakat, program pertanian, peternakan, penanggulangan bencana alam, hukum terpadu, kesehatan, KB-Kes, Kamtib lingkungan, penyalahgunaan narkoba, wajib belajar 12 tahun, wawasan kebangsaan, radikalisme dan penyuluhan tentang rekrutmen TNI.

“Sosialisasi dan keterampilan yang akan diberikan kepada masyarakat sesuai jadwal dari Dispermades diantaranya adalah sosialisasi perizinan terpadu, tenaga kerja dan transmigrasi, IMS dan Aids, pengawasan orang asing, permasalahan sosial dan sosialisasi UU perkawinan No. 1 tahun 1974,” ucapnya disaksikan ratusan hadirin yang memadati lapangan desa setempat.

Ditambahkannya, juga akan diberikan pelayanan kepada masyarakat yang meliputi pelayanan langsung akte kelahiran, perpustakaan keliling, KB-Kes, pengobatan ternak gratis. Disamping itu, masyarakat juga akan diputarkan beberapa film yang salah satunya adalah film tentang cukai, sebagai edukasi visual. (Aan)