Jumat, 30 Agustus 2019

Peringati HUT Korem 071/Wijayakusuma Ke-58, Korem 071/Wijayakusuma Ziarah Ke Taman Makam Pahlawan

Banyumas - Dandim 0701/Banyumas Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., pimpin ziarah dalam rangka HUT Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma, Jumat (30/8/2019) di TMP Tanjung Nirwana, Purwokerto, Banyumas. 








Hadir dalam ziarah HUT Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma, para Kasirem 071/Wk, para Dan/Balak Aju Kodam IV/Dip jajaran Korem 071/Wk, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makorem 071/Wk dan Balak Aju Kodam IV/Diponegoro, Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro beserta pengurus dan anggota, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVI Kodim 0701/Banyumas beserta pengurus dan anggota. 

Ziarah diawali penghormatan pasukan kepada arwah para pahlawan dipimpin Dandim 0701/Banyumas, mengheningkan cipta untuk mendoakan para pahlawan kusuma bangsa, peletakkan karangan bunga oleh pimpinan ziarah dan dilanjutkan tabur bunga dipusara para pahlawan oleh pimpinan ziarah diikuti para peserta ziarah lainnya.

Danrem 071/Wk Kolonel Kav Dani Wardhana, S.Sos., M.M., M.Han., menyampaikan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka HUT TNI Ke-58 Korem 071/Wijayakusuma yang dilaksanakan Korem 071/Wijayakusuma.

“Ziarah yang dilaksanakan ini, memiliki arti penting sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kita kepada para pahlawan kusuma bangsa,” ungkapnya, Jumat (30/8/2019).

Disamping itu, lanjutnya. Kegiatan ini juga sebagai wahana kita untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam membela dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan mengorbankan jiwa dan raganya serta hartanya demi kemerdekaan dan kejayaan bangsa dan negara Indonesia.

“Ziarah yang dilaksanakan ini juga dapat dijadikan sebagai sarana memperkokoh persatuan dan kesatuan,” katanya.

Lanjut Danrem, selain sebagai wujud penghargaan dan penghormatan kita kepada para pahlawan, ziarah ini juga sebagai wahana penanaman nilai-nilai kejuangan kepada para prajurit, PNS dan Persit Kartika Chandra Kirana.

“Diharapkan dengan kegiatan ini, para prajurit dan PNS dapat meresapi perjuangan para pahlawan demi kemerdekaan negara dan bangsa Indonesia”, tandasnya.

Ia menambahkan, sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepantasnya kita menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan. Dimana tanpa peran para pahlawan, tentunya negara Ini tidak dapat seperti saat sekarang ini.

“Sebagai generasi penerus bangsa, kita wajib meneruskan cita-cita perjuangan bangsa dengan mengisi kemerdekaan dengan kegiatan positif dalam rangka membangun dan memajukan bangsa Indonesia, agar bangsa Indonesia maju dan menjadi bangsa pemenang,” pungkasnya. (penrem071/pendim0713)

Pembinaan Fisik Kader Penggerak NU Kecamatan Larangan Brebes


Brebes – Bintara Administrasi Perlawanan Wilayah (Bamin Wanwil) bersama Babinsa Koramil 16 Larangan, Sersan Kepala Sugiono dan Sersan Dua Wahyudiono memberikan pelatihan PBB, Senam pagi dan pembinaan fisik kepada 102 orang kader penggerak NU Angkatan ke XLIII, bertempat di masjid Jami Al Huda Dukuh Sikancil Desa Slatri, Kecamatan Larangan, Brebes. Sabtu (31/08/19).





Bamin Wanwil Serka Sugiono mengatakan, pelatihan baris berbaris dan pembinaan fisik ini adalah salah satu wujud latihan yang diperlukan guna menanamkan disiplin mempertebal rasa dan semangat kebangsaan, jiwa patriotisme serta bertanggung jawab, yang rela berkorban demi kesetiakawanan dan persatuan Bangsa Indonesia. Tegasnya.

Latihan ini bagi kader NU tersebut bertujuan untuk membentuk jasmani yang tegap, jiwa disiplin serta jiwa korsa yang solid, karena dengan latihan para peserta diharapkan mempunyai jiwa disiplin serta rasa cinta tanah air,” jelas Serka Sugiono.

Seluruh peserta pelatihan, kata dia, nampak antusias mengikuti arahan dari pelatih dengan penuh semangat. “Disamping pelatihan materi PBB dan pembinaan fisik dengan melakukan lari sejauh 3 Kilometer ini, para pelatih juga memberikan materi tentang pengetahuan bela negara dan wawasan kebangsaan,” pungkasnya.

Selama kegiatan pembinaan fisik berlangsung hingga akhir kegiatan berjalan dengan lancar. (Utsm)

Kodim Brebes Gelar Doa Bersama Demi Keutuhan NKRI di HUT Korem 071 Wijayakusuma

Brebes – Ratusan orang yang terdiri dari TNI, PNS dan masyarakat, berdoa di Masjid Darut Taqwa Kodim 0713 Brebes, Jalan Pusponegoro No. 36 Brebes, seusai pelaksanaan Sholat Jumat berjamaah yang dipimpin oleh Ustadz Ahmad Sujai, tokoh agama setempat.



Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE menyampaikan, doa dimaksudkan sebagai wujud ungkapan syukur kepada Tuhan YME, karena di usia yang ke-58 sejak berdiri tanggal 1 September 1961, Korem 071 Wijayakusuma, dapat terus dipercaya masyarakat di 9 Kodim/Kabupaten jajarannya, termasuk Brebes.

“Doa bersama dalam menyambut HUT Korem 071 Wijayakusuma ini agar satuan Korem 071 tetap solid dalam mengemban tugas menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI,” ucapnya.

Kegiatan kerohanian ini juga dikhususkan bagi keselamatan bangsa dan negara yang sedang mengalami gejolak, yaitu di Papua, Irian Jaya. Termasuk mendoakan seluruh anggota Satuan Penugasan Pemulihan Kemananan yang bertugas di sana, agar diberikan kemudahan, keselamatan.

“Diharapkan juga melalui doa bersama ini akan memperkuat silaturahmi antara prajurit, PNS dengan masyarakat sekitar dalam mengemban tugas kewilayahan Kodim yang semakin kompleks di masa mendatang,” imbuhnya.

Ditambahkannya, momentum tersebut sebagai wahana untuk refleksi diri dalam meningkatkan kualitas dan perannya dalam membina masyarakat di wilayah Kabupaten Brebes. (Aan)

Kamis, 29 Agustus 2019

Kasus Tertinggi Penderita HIV/AIDs Berada di Kecamatan Bumiayu

Brebes - Berada di kecamatan Bumiayu, menduduki peringkat tertinggi penderita HIV/AIDs 2019. Di Kabupaten Brebes, sepanjang 2019 ditemukan sebanyak 60 kasus penderita HIV/AIDs. Hal ini sebagai akibat dampak dari pergaulan bebas, seks bebas dan ekonomi yang rendah.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Khambali MSi saat mengisi materi Stakeholder Meeting at District Level, di Hotel Grand Dian Brebes, Rabu (28/8) lalu. 

“Kondisi ini sangat memprihatinkan, jadi harus ada gerakan kebersamaan untuk mencegah menjalarnya penyakit mematikan itu,” ajak Khambali. 

Stake holder bersama masyarakat, kata Khambali, perlu melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan timbulnya virus HIV/AIDs. Wujudnya, dengan membentuk formasi dan aksi real dalam formulasi kepada masyarakat untuk upaya pengendalian dan pencegahan penyebaran HIV/AIDS. Sehingga  kasus ini bisa tertangani dengan baik, karena sebagian besar kasus HIV/AIDS terdapat pada kelompok usia produktif. 

Stake holder sedapat mungkin memberikan akses informasi, pencegahan, dukungan pengobatan, meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang bahaya HIV/ AIDs.

Koordinator Lapangan Distrik Brebes Lembaga Penelitian Pengembangan Sumber Daya Lingkungan Hidup (LPPSLH) Slamet Wahyudi Yoga menjelaskan, kegiatan tersebut untuk memperkuat peran stakeholder dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di kabupaten Brebes. Sehingga upaya kongkrit pencegahan HIV/AIDs dapat teratasi lebih dini dan cepat serta tepat. 

Koordinator SSR LPPSLH Rachman Arif Gunawan menambahkan, pihaknya akan terus berupaya bekerjasama dengan berbagai pihak untuk menekan laju penularan virus HIV/AIDS. 

“Di Brebes, terdeteksinya kasus HIV/AIDS khususnya di kalangan komunitas Lelaki Sex Lelaki (LSL) dan Transgender (TG) merupakan populasi kunci rentan resiko. Disisi lain, terungkapnya kasus HIV/AIDs merupakan keberhasilan bagi penjangkau lapangan yang berhasil mengungkap peningkatan kasus penderita penyakit mematikan ini,” kata Gunawan.

Kegiatan yang diikuti 20 peserta dari berbagai OPD, menghadirkan nara sumber antara lain  Kabid Pencegahan Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes Kambali, SKM Mkes. Sejumlah Stakeholder terlihat ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Hadir pula Sekretaris Komisi Penanggulangan Aids (KPA) Kabupaten Brebes Slamet Tohani. Tohani juga menjelaskan tentang peran KPA dalam upaya penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Brebes. Diantaranya, KPA memegang peranan penting dalam merangkul semua pihak, mulai dari pemerintah, swasta hingga LSM dalam penanggulangan HIV/AIDs di Kabupaten Brebes. (wasdiun/Pendim0713)

Dandim Pimpin Ziarah HUT Korem 071 Wijayakusuma Ke 58 Tahun

Brebes - Dalam rangka memperingati HUT Korem 071/Wijayakusuma ke 58, Kodim 0713/Brebes melaksanakan Ziarah dan Tabur Bunga, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kusuma Tama Brebes, yang dipimpin oleh Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Faisal Amri, SE, dan dihadiri oleh Ka Kaminvedcad IV/07 Mayor Arm Subaedi M., Sub Denpom IV/1-4 Brebes, anggota Kodim 0713/Brebes, PNS TNI AD dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXIII Dim 0713 Brebes Ny. Reva Faisal Amri bersama anggota. Jumat (30/08/2019).

















Letkol Infanteri Faisal Amri, SE  mengatakan, melalui Ziarah Taman Makam Pahlawan ini merupakan wujud syukur dan penghormatan kepada jasa-jasa Pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi kemerdekaan Bangsa Indonesia, sudah sepantasnya kita sebagai generasi penerus untuk meneruskan perjuangan para Pahlawan dengan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
“ Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya, sudah sepantasnya yang masih hidup untuk menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawannya,dengan kegiatan ini adalah sebagai wujud penghargaan kita sebagai generasi penerus bangsa,” ujar Dandim.

Selain menggelar ziarah dan tabur bunga, menurut Dandim Brebes, dalam rangka memperingati HUT Korem 071/Wijayakusuma, Kodim 0713/Brebes telah melaksanakan rangkaian acara kegiatan lomba diantaranya Tari Kreasi, Lukis dan Musik Jalanan bertempat di aula Jenderal Soedirman nomor 107 Brebes seminggu yang lalu. (Utsm)


192 Anak Brebes Disunat Massal

Brebes - Sebanyak 192 anak Brebes disunat massal dalam rangka peringatan HUT ke-74 RI tingkat Kabupaten Brebes. Mereka berasal dari berbagai desa se Kabupaten Brebes yang pelaksanaannya selama bulan Agustus 2019. Untuk Kecamatan di Pantura, disunat sebanyak 60 anak yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Brebes, Kamis (29/8).














“Jumlah keseluruhan yang dikhitan sebanyak 192 anak dari berbagai desa se Kabupaten Brebes. Tapi untuk hari ini ada 60 anak yang dikhitan,” papar Ketua Panitia HUT Ke-71 RI Kabupaten Brebes Sutaryono. 

Sunatan masal merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 74 Tingkat Kabupaten Brebes Tahun 2019. Juga sekaligus perayaan Diesnatalis SMAN 1 Brebes ke-56 sehingga pelaksanaanya digelar di SMA N 1 Brebes. 

Sunatan masal tahun ini, kata Taryono, tergolong meriah karena anak-anak yang dikhitan mendapatkan perlakukan khusus. Yakni dinaikan odong-odong, becak dan delman juga diarak dari pendopo hingga SMA 1 Brebes. 

Pelepasan pawai arak-arakan ditandai dengan pengibasan bendera star dari depan pendopo Bupati Brebes terus menyusuri jalan Slamet, Jalan Jatibarang, Jalan MT Haryono, Jalan Veterang dan jalan Setiabudi hingga finish di SMA 1 Brebes. 

Bupati menaiki Andong yang sudah dihias diapit kanan, kiri dan depan para anak yang hendak disunat. Dibelakangnya, barisan becak, odong-odong yang ditumpangi para anak yang hendak disunat yang didampingi orang tua atau kerabatnya masing-masing. Sementara, penampilan berbagai seni dan budaya ditunjukan para siswa-siswi SMA 1 Brebes yang menarik seperti halnya Karnaval. Aksi mereka mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Bahkan karyawan Dinkominfotik menyambutkan dengan Flasmobe, ketika Bupati melintas didepan kantor. 

Sesampainya di SMA 1 Brebes, Bupati menyambut para anak yang disunat dengan menabut beras kuning berisikan uang koin. Peserta Khitanpun saat memasuki SMAN 1 sembari memunguti uang koin yang disebar Bupati.

Prosesi sunat tidaklah menegangkan meskipun banyak yang nangis. Karena Bupati hadir menghibur mereka dan memberikan bingkisan dan sejumlah uang saku. (Suprapto/ Wasdiun/Pendim0713)

Kapolda : Era Milenial, Order Angkutan Publik Dalam Genggaman

Brebes - Kapolda Jateng Irjen Pol Dr H Ricko Amelza Dahniel MSi menjelaskan, perkembangan transportasi telah memasuki era digital. Salah satunya, untuk operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman,  cukup menggunakan Hape Android. Untuk itu, modernisasi perlu diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polisi lalu lintas (polantas).







Demikian disampaikan Kapolda Jateng pada Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Candi 2019 sebagaimana dibacakan Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono di halaman Mapolres setempat, Jalan Jendral Sudirman Brebes, Kamis (29/8).

Kata Kapolda, Polantas harus mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transpotasi. Wujudnya, dengan melaksanakan program Kapolri yakni Promoter atau Profesional, Modern dan Terpercaya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres melakukan pemeriksaan barisan dan penyematan tanda petugas Operasi Patuh Candi 2019. 

Kapolres menjelaskan, sesuai amanat Undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, diharapkan operasi ini pertama, mewujudkan dan memelihara keamanan keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalu lintas. Kedua, meningkatkan kualitas keselamatan  dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Ketiga, membangun budaya tertib berlalu lintas dan keempat meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.

Dalam operasi patuh ini, memprioritaskan penindakan atas pelanggaran : Pertama, pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm SNI. Kedua, Pengemudi roda 4 yang tidak menggunakan Safety Belt. Ketiga, pengemudi roda 4 yang melebihi batas maksimal kecepatan. Keempat, pengemudi kendaraan bermotor (ranmor), yang melawan arus. Kelima, mabuk pada saat mengemudi ranmor. Keenam, ranmor masih dibawah umur, Ketujuh, menggunakan Handphone saat mengemudikan ranmor dan kedelapan, Ranmor  yang menggunakan lampu Strobo/Rotator/Sirine.

Apel gelar pasukan dihadiri Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE MH, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf. Faizal Amri, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri Brebes Edi Saputra Pelawi, Kajari Brebes serta undangan lainnya. (Bambang Sugiarto/Wasdiun/Pendim0713)