Tampilkan postingan dengan label Bansos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bansos. Tampilkan semua postingan

Senin, 01 Februari 2021

Persit Brebes Salurkan Bantuan Bagi Puluhan Warga Terdampak Tanah Bergerak di Sirampog Brebes

 Brebes – Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0713 Brebes, melalui Ranting 11 Sirampog, Koramil 10 Sirampog, menyalurkan bantuan sembako kepada 26 KK yang merupakan korban bencana alam tanah bergerak di Dusun Sambungregel RT/RW. 03, Desa Manggis, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes,  Jawa Tengah.








Ketua Persit KCK Ranting 10 Sirampog, Ny. Tri Siswanto mengatakan, bantuan 60 kotak mie instan awalnya diserahkan secara simbolis oleh Dandim Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan dan Ketua Persit Kodim Brebes, Ny. Rosarina Haikal Sofyan, kepada Masruri, Kepala Desa Manggis, di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes (1/2).


“Gerakan sedekah ini merupakan wujud kepedulian Persit Brebes kepada saudara-saudara kami di Dusun Sambungregel yang rumahnya rusak akibat tanah bergerak,” ucapnya, Senin sore, di Posko MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Centre), Dusun Sambungregel. (1/2/2021).


Sementara itu dijelaskan, Abdul Mukmin, Sekretaris MDMC Brebes sekaligus anggota BPBD Brebes, pihaknya mengapresiasi bantuan tersebut karena akan sangat bermanfaat bagi setempat.


“Bantuan kami himpun di Posko MDMC, untuk logistik warga setempat yang terdampak,” kata Abdul Mukmin melalui sambungan telpon.


Ditanya para relawan dan dinas terkait dalam upaya penanganan bencal itu, dirinya membeberkan bahwa sebelumnya tim gabungan telah melakukan evakuasi barang-barang berharga milik 26 KK ke rumah-rumah saudara atau tetangganya, merobohkan bangunan rumah yang membahayakan, serta menyalurkan santunan maupun logistik.


Ditambahkannya, Pemkab Brebes akan segera merelokasi puluhan warga terdampak dengan membuatkan Huntara (Hunian Sementara), di tanah wakaf dan tanah bengkok desa, setelah dilakukan penelitian kontur tanah oleh ahli geologi.


Disperakim Jateng juga menyatakan akan memfasilitasi pembangunan kembali rumah yang terdampak, jika tempat relokasi sudah dipersiapkan.


Jamilah (45), mewakili warga terdampak, menyatakan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah peduli membantu meringankan beban dirinya dan para tetangganya.


Untuk diketahui, bencana tanah bergerak terjadi pada Rabu, 13 Januari 2021, yang dipicu intensitas hujan yang tinggi yang mengguyur wilayah Desa Manggis dan sekitarnya. Tak hanya bangunan rumah yang terdampak, tanah bergerak juga merusak infrastruktur jalan, satu bangunan masjid dan TPQ. (Aan)

Senin, 08 Juni 2020

Puluhan Polisi dan TNI Bermotor Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Rob di Pesisir Brebes


Brebes – Ratusan warga masyarakat yang terdampak banjir rob di pesisir Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan beras dari Polres Brebes, yang disalurkan langsung oleh Kapolres AKBP Gatot Yulianto, SIK, M.HP bersama Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE. Senin (8/6/2020).








Disampaikan Kapolres bahwa bantuan berupa 1.000 kilogram beras yang dikemas dalam kantong plastik seberat 5 kilogram.

“Kali ini bersama Kodim kita salurkan bantuan beras 5 kilogram kepada 100 KK di Desa Randusanga Kulon dan 100 KK di Desa Randusanga Wetan,” ungkapnya memberikan sambutan di Depan Balai Desa Randusanga Kulon.

Rencana Gatot selanjutnya adalah bersama Kodim akan membantu masyarakat terdampak rob di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes.

“Semoga bantuan bermanfaat. Kita juga berupaya agar kedepan dapat membantu warga yang miskin,” pungkasnya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono, menyatakan bahwa di desanya terdapat masih ada 1.000 KK (Kepala Keluarga) terdampak rob awal bulan Juni kemarin (2/6) yang memerlukan bantuan serupa.

“Dari seribu KK, warga kami di Pedukuhan Banjangsari mengalami dampak terparah. Bantuan sebelumnya dan saat ini akan disalurkan menggunakan perahu karena jalur darat terputus dan terendam rob,” imbuhnya.

Walaupun tidak ada korban jiwa di pedukuhan tersebut namun semua warganya sangat memerlukan sentuhan bantuan.

“Saya mewakili 2.500 KK Randusanga Kulon mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat Brebes khususnya sehingga di hari ketujuh ini rob sudah surut. Juga atas bantuan-bantuan logistik dari seluruh pihak selama seminggu terdampak banjir,” tandasnya mengapresiasi.

Tak lupa Afan menyampaikan bahwa sisa stok bahan makanan di Dapur Umum BPBD Brebes yang didirikan pada tanggal 3 Juni 2020 lalu, telah dibagikan kepada 1.500 KK di desanya.

“Sekali lagi saya selaku kepala desa merasa trenyuh dan mendapatkan kehormatan karena para pejabat Forkopimda tanpa diwakili mau datang untuk membantu warga kami,” tutupnya.

Sementara Rasimad (72) dan istrinya Sumiati (45), buruh tani mengucapkan terima kasih kepada Kapolres melalui Dandim atas bantuan tersebut. Pasalnya, sekecil apapun bantuan di tengah pandemi covid-19 akan sangat berarti bagi masyarakat terlebih juga terdampak bencana alam.

Terpisah, Kepala Desa Randusanga Wetan, Dwi Agung Budiantara, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya banjir rob tahun ini merupakan yang terparah sehingga menyebabkan para petani tambak udang, ikan dan rumput laut mengalami gagal panen. (Aan)