Tampilkan postingan dengan label Letkol Faisal Amri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Letkol Faisal Amri. Tampilkan semua postingan

Selasa, 28 Juli 2020

Kodim Brebes : Bupati Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2020 Di Desa Pengaradan



Brebes – Kodim 0713 Brebes mengadakan ccara Penutupan TMMD Sekuyung Tahap II Tahun 2020 dengan sederhana, Bertempat di Balaidesa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (29/07/2020).






Penandatanganan dan penyerahan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2020, yang sebelumnya dilaksanakan (30/06) kini sudah selesai diresmikan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH.

"TMMD Pengabdian Untuk Negeri" itulah tema yang diusung pada TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 yang dilaksanakan di Dukuh Pilangsari, turut hadir dalam penandatangan dan penyerahan MoU TMMD hasil TMMD, di antaranya Bupati Brebes, Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE yang diwakili oleh Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku, dan Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, SIK yang diwakili oleh Wakapolres Brebes.

Turut hadir pula Pasiter Kodim 0713 Brebes Kapten Arhanud Nediono, danramil 04 Tanjung Kapten Infanteri Yatno, Kapolsek Tanjung, Kepala Diperwaskim Sutaryono, SH., M.Si., Kepala Dinpermades Subagya, SH.,KP dan Camat Tanjung Akhmad Hermanto, S.IP, Kepala Desa Pengaradan Runda R. serta Ketua BPD Caswito, M.HI.

Rangkaian acara dilakukan dengan sederhana dan protap protokoler kesehatan covid-19, dimana Bupati Brebes melakukan pemotongan pita sebagai tanda telah diresmikannya jalan hasil dari TMMD.

Sasaran pekerjaan diantaranya fisik dan non fisik. Sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, keamanan, dan cegah tangkal radikalisme.

Sedangkan sasaran fisik diantaranya pekerjaan peningkatan jalan 6 Unit yaitu Rabat Ton Sandsheet  Ruas I P. 160 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas II P. 130 M, L 1 M, T. 0,15 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas III P. 200 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas IV P. 228 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas V P.  10 M, L 2 M, T. 0,15 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas VI P. 10 M, L 2 M, T. 0,15 M, Kemudian Pekerjaan Talud P. 40 M, T. 0,50 M, Pekerjaan Plad Deker  P.1,2 M, L. 6 M, T.0,20 M dan Pekerjaan Pos Kamling P. 2 M, L. 3 M serta Pekerjaan RTLH 5 Unit.

"Kami selaku mewakili Bupati Brebes, menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0713 Brebes bahwa salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI adalah untuk membantu kesulitan masyarakat, melalui operasi Bhakti TNI ini adalah salah satunya adalah program TMMD," Tutur Bupati Idza Priyanti saat melakukan pemotongan pita dijalan.

“Di masa pendemi ini, acara penandatanganan dan penyerahan hasil TMMD Sengkuyung di Desa Pengaradan dilaksanakan dengan sederhana, namun pastinya akan memberikan hasil yang maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat Pengaradan khususnya dan masyarakat Brebes pada umumnya, tetap dijaga hasil TMMD ini agar awet hasilnya, warga masyarakat dapat menikmati hasil dari TMMD ini untuk meningkatkan kesejahteraannya dan juga agar dirawat sehingga dapat dipergunakan untuk jangka waktu yang lama.” Imbuh Bupati Brebes. (Utsm).


Rabu, 22 Juli 2020

Yuk Gowes Ala Militer Kodim 0713 Brebes



Brebes -  Hari Selasa dan Kamis merupakan hari untuk berolah raga khususnya di satuan Kodim 0713 Brebes, dimana hari itu dilakukan rutinitas lari aerobik guna kebugaran dan menjaga stamina tubuh dan juga menjaga kesehatan.





Namun di hari Kamis ini ada yang berbeda, yaitu Gowes Sepeda 30 KM yang mana dilaksanakan seperti Trabas yaitu melewati jalan setapak diatas tanggul sungai pemali brebes. Kamis (23/07/2020).

Gowes Start dari Primer Koperasi Kartika A-09 Kodim 0713 Brebes (Dipomart) menuju Kauman Brebes–Desa Siasem (Pulo)–Tanggul/benteng timur sungai Pemali hingga Terlangu–Klampis–Wanacala–Rengaspendawa–Jagalempeni–Sisalam–Sidamulya–Wanasari–Siasem–Pebatan–Alun-alun Brebes dan Finish di Kodim.

Jalan lika liku yang di tumbuhi semak-semak dan rerumputan itu digilas oleh roda sepeda sepanjang tanggul sungai pemali, suasana masih sejuk dan embun juga masih nampak. Dalam perjalanan diberi suguhan oleh Sang Maha Pencipta bagaimana sejuknya udara segar dan keindahan alam desa yang begitu alami.

Sementara itu salah satu pecinta gowes dari Desa Kedunguter Kecamatan Brebes, Nano (22) dan Trijaya (20) yang baru pertama kalinya ikut Gowe bersama Kodim Brebes Bike Club (KBBC) merasa penasaran dan tertantang untuk ikut bersama Tim KBBC dibawah pimpinan Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE ini.

“Ternyata Gowes bersama KBBC memilih jalur benar-benar seperti militer yah? Melewati jalur setapak orang lewat dan bahkan membuat jalan baru alias trabas, rasa senang dan bangga serta serunya ikut bareng KBBC”. Kata Nano. Setelah mengikuti perjalanan KBBC hingga 30 Kilometer itu.

Perjalanan Gowes Ala Militer ini baru pertama kalinya Nano Ikut, ada rasa was-was apabila sepedanya tidak mampu untuk perjalanan jauh dan khawatir apabila ban sepedanya pecah, Namun setelah mengikutinya dari belakang ternyata menikmati perjalanan hingga finish. (Utsm).

Rabu, 17 Juni 2020

Gelar Komsos Kreatif Festival Pencak Silat, Kodim Brebes Terapkan Protokoler Covid-19


Brebes – Festival Pencak Silat tetap dilaksanakan dengan berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19 oleh Kodim 0713 Brebes. Kamis (18/06/2020).




Festival Pencak Silat mengundang berbagai ikatan pencak silat yang yang ada di kabupaten Brebes, diantaranya Inseba (Ikatan Seni Bela Diri), Persaudaraan Setia Hati Terate, Padjajaran Nasional dan Merpati Putih.

Gelaran Festival tersebut adalah melaksanakan kegiatan program Komsos kreatif di semester pertama TA. 2020 yang diselenggarakan di Aula Jenderal Soedirman No. 107 Brebes.

Komsos kreatif ini di buka oleh Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE yang di wakili oleh Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku Kepala Staf Kodim dengan peserta 100 orang.

“Festival pencak silat tersebut dalam rangka membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) yang kreatif, inovatif dan adaptif,” Papar Kepala Staf saat memberikan sambutan.

“Atraksi pencak silat di saksikan langsung oleh Ketua Umum IPSI Kabupaten Brebes dr. H. Umar Utoyo didampingi pengurus, Tokoh Pencak Silat, para dewan guru perguruan pencak silat.

dr. H. Umar Utoyo ucapkan terima kasih kepada Kodim 0713 Brebes yang telah menyelenggarakan festival pencak silat ini dengan tidak meninggalkan protokoler covid-19, mudah-mudahan pendekar-pendekar brebes nantinya bias mengangkat nama baik daerah diajang pencak silat. Ungkap Ketua Umum IPSI Brebes diakhir sambutannya. (Utsm)

Senin, 08 Juni 2020

Dipomart Kodim Brebes Mempekerjakan Masyarakat Umum Ditengah Pandemi Virus Corona


Brebes – Setelah dibangun selama 4 bulan, akhirnya Dipomart, bangunan yang akan dikelola oleh Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes, selesai dibangun dan diresmikan oleh Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, melalui pemotongan tumpeng dan pita. Senin (8/6/2020).







Bangunan yang berdiri di lahan Kodim 0713 Brebes, di Jalan Pusponegoro No. 56 dan berukuran 10 x 10 meter ini, juga dilengkapi dengan tempat pangkas rambut yang mempekerjakan orang umum yaitu Dedi Suswanto (49), warga asal Desa Saditan, Kecamatan Brebes yang sudah mengabdikan diri mencukur rambut para prajurit Kodim sejak 2008 lalu.

Selain itu, di depan bangunan koperasi juga telah berdiri bengkel sepeda motor berukuran 4 x 5 meter, yang juga menyediakan spare partnya. Pun dengan teknisinya juga mempekerjakan orang umum asal Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, yang bernama Amad (50), yang sebelumnya diberhentikan kerja dari PT. Astra Honda Motor.

Disampaikan Faisal Amri, rekonstruksi bangunan dari mulai pondasi ini dimaksudkan agar Dipomart minimal sejajar dengan pelayanan minimarket umum.

“Ini semua bentuk komitmen Koperasi Kodim Brebes dalam memberikan pelayanan terbaiknya untuk anggota sendiri, anggota Subdenpom dan Minvetcad Brebes, serta masyarakat umum yang berkunjung,” ungkapnya memberikan sambutan.

Menurutnya juga, siapa lagi yang akan memajukan koperasi kalau bukan anggotanya sendiri.

Ketua Koperasi A-09 Brebes, Kapten Infantri Sutarno, menyatakan bahwa Dipomaret adalah upaya peningkatan kesejahteraan anggota TNI yang berdinas di wilayah Kabupaten Brebes termasuk Subdenpom dan Minvetcad Brebes yang juga tergabung menjadi anggota.

“Sesuai asas dari koperasi, bahwa untuk laba usaha akan dikembalikan kepada anggotanya melalui SHU yang dibagikan saat RAT setiap tahunnya. Semoga kedepan dengan penambahan usaha bengkel dapat menambah SHU anggota,” ucap Sutarno yang juga menjabat sebagai Danramil 17 Songgom.

Ditambahkannya, untuk harga bersaing dengan usaha serupa lainnya, dan mempersilahkan masyarakat umum jika ingin menitip barang dagangan.

“Pembangunan Dipomart juga mempekerjakan 4 orang masyarakat sehingga terbantu ekonomi saat krisis di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya. (Aan)

Puluhan Polisi dan TNI Bermotor Beri Bantuan Masyarakat Terdampak Rob di Pesisir Brebes


Brebes – Ratusan warga masyarakat yang terdampak banjir rob di pesisir Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan bantuan beras dari Polres Brebes, yang disalurkan langsung oleh Kapolres AKBP Gatot Yulianto, SIK, M.HP bersama Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE. Senin (8/6/2020).








Disampaikan Kapolres bahwa bantuan berupa 1.000 kilogram beras yang dikemas dalam kantong plastik seberat 5 kilogram.

“Kali ini bersama Kodim kita salurkan bantuan beras 5 kilogram kepada 100 KK di Desa Randusanga Kulon dan 100 KK di Desa Randusanga Wetan,” ungkapnya memberikan sambutan di Depan Balai Desa Randusanga Kulon.

Rencana Gatot selanjutnya adalah bersama Kodim akan membantu masyarakat terdampak rob di Desa Kaliwlingi, Kecamatan Brebes.

“Semoga bantuan bermanfaat. Kita juga berupaya agar kedepan dapat membantu warga yang miskin,” pungkasnya.

Kepala Desa Randusanga Kulon, Afan Setiono, menyatakan bahwa di desanya terdapat masih ada 1.000 KK (Kepala Keluarga) terdampak rob awal bulan Juni kemarin (2/6) yang memerlukan bantuan serupa.

“Dari seribu KK, warga kami di Pedukuhan Banjangsari mengalami dampak terparah. Bantuan sebelumnya dan saat ini akan disalurkan menggunakan perahu karena jalur darat terputus dan terendam rob,” imbuhnya.

Walaupun tidak ada korban jiwa di pedukuhan tersebut namun semua warganya sangat memerlukan sentuhan bantuan.

“Saya mewakili 2.500 KK Randusanga Kulon mengucapkan terima kasih atas doa masyarakat Brebes khususnya sehingga di hari ketujuh ini rob sudah surut. Juga atas bantuan-bantuan logistik dari seluruh pihak selama seminggu terdampak banjir,” tandasnya mengapresiasi.

Tak lupa Afan menyampaikan bahwa sisa stok bahan makanan di Dapur Umum BPBD Brebes yang didirikan pada tanggal 3 Juni 2020 lalu, telah dibagikan kepada 1.500 KK di desanya.

“Sekali lagi saya selaku kepala desa merasa trenyuh dan mendapatkan kehormatan karena para pejabat Forkopimda tanpa diwakili mau datang untuk membantu warga kami,” tutupnya.

Sementara Rasimad (72) dan istrinya Sumiati (45), buruh tani mengucapkan terima kasih kepada Kapolres melalui Dandim atas bantuan tersebut. Pasalnya, sekecil apapun bantuan di tengah pandemi covid-19 akan sangat berarti bagi masyarakat terlebih juga terdampak bencana alam.

Terpisah, Kepala Desa Randusanga Wetan, Dwi Agung Budiantara, juga mengucapkan terima kasih atas bantuan tersebut. Menurutnya banjir rob tahun ini merupakan yang terparah sehingga menyebabkan para petani tambak udang, ikan dan rumput laut mengalami gagal panen. (Aan)

Kamis, 21 Mei 2020

Dandim Brebes : Siapa Saja Juga Harus Bijak Bermedsos


Brebes – Kemajuan teknologi Media Sosial (Medsos) sangat memudahkan siapa saja dalam mengakses dunia dalam genggaman. Namun dibalik sisi positif ada juga sisi negatifnya bagi penggunanya, yakni dapat terjerat pasal ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik) atau Undang-undang nomor 11 tahun 2008, jika tidak menggunakan dengan bijak.



Oleh karenanya, Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, juga menekankan kepada anggotanya, baik prajurit, ASN dan keluarganya masing-masing, supaya berhati-hati dan bijak dalam bermedsos. Rabu (20/5/2020).

“Kita tekankan kepada keluarga besar Kodim Brebes agar menyaring dulu informasi apakah itu isu yang tidak jelas/berita hoax sebelum share/repost, baik video, gambar maupun tulisan yang dapat memicu ujaran kebencian dan provokasi,” ungkapnya di Aula Jenderal Soedirman Makodim Brebes.

Faisal Amri juga menyampaikan, selain diri pribadi, nama baik institusi juga dapat dirugikan dari perbuatan nyeleneh anggota.

Sembarangan dalam bermedsos, misalnya membuat status seperti di facebook, instagram, dan twitter, serta membuat konten-konten di youtube dan tiktok yang tidak pantas terlebih menggunakan seragam dinas, dapat menjadi masalah dan bahkan berurusan dengan hukum pasal UU tersebut.

Yang juga diantisipasi adalah saat beberapa istri TNI atau Persit membuat status nyinyir di medsos terkait penusukan Menkopolhukam Wiranto, hingga akhirnya suaminya harus menjalani hukuman disiplin dan pencopotan dari jabatan.

Meski sekilas hanya sebuah status saja namun tapi dampaknya dapat luar biasa karena diakses siapa saja di belahan dunia manapun.

Jangan terpancing dengan konten yang ada di media sosial. Sekali lagi saya berharap mari kita menggunakan media sosial (Medsos) dengan Bijak dan benar-benar positif, "Tegas Dandim Letkol Inf AY David Alam kepada anggotanya.

Ia berharap, medsos dapat dijadikan tempat mendapatkan informasi yang positif, serta menambah kesejahteraan dengan mempublikasikan hasil-hasil kerajinan tangan usaha keluarga maupun kelompok dan juga obyek wisata. (Aan)

Kamis, 23 April 2020

Dandim Brebes Berikan Ratusan Sembako Untuk Masyarakat Terdampak Pandemi Corona


Brebes – Keluarga besar Kodim 0713 Brebes mempersiapkan 200 paket sembako untuk dibagikan kepada masyarakat di 17 kecamatan atau Koramil di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu sore (22/4/2020).







Dikemukakan Dandim melalui Pasiter (Perwira Seksi Teritorial), Kapten Arhanud Nediono, bahwa mekanisme pembagian sembako swadaya Kodim ini adalah 10 paket untuk masing-masing Koramil dan 30 paket untuk masyarakat di seputaran Kodim Brebes.

“Untuk penyalurannya nanti akan diantarkan ke rumah-rumah berdasarkan skala prioritas, yaitu warga yang paling tidak mampu,” ungkap Nediono.

Disinggung bantuan selanjutnya, dirinya menyampaikan bahwa pihaknya masih menggalang bantuan sehingga saat terkumpul akan disalurkan kembali.

Sementara ditambahkan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim Brebes, Ny. Reva Faisal Amri, bahwa isi paket bantuan berupa beras 2,5 kg, minyak goreng 400 ml, mie instan 5 buah, gula pasir setengah kg, dan telur bebek dan ayam buras masing-masing 5 butir.

“Semoga sedikit bantuan ini dapat meringankan sejumlah warga yang tidak mampu di awal bulan puasa dalam suasana keprihatinan virus corona,” ucapnya.

Ditambahkan Reva, bahwa keluarga besar Kodim Brebes juga akan mendirikan Dapur Umum (DU) lapangan di halaman Makodim Brebes (23/4), untuk membantu khususnya masyarakat di wilayah Brebes kota selama kewaspadaan dan pencegahan penyebaran virus corona. (Aan)

Serentak Bagikan Paket Sembako, Dandim 0713 Brebes Ke Desa Mundu


Brebes - Kepedulian satuan Kodim 0713 Brebes dalam menyikapi wabah covid-19 di wilayah sangatlah tepat dilakukan, seperti halnya yang dilaksanakan hari ini, Komandan Kodim 0713 Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE penyerahan paket sembako bantuan sosial untuk warga yang membutuhkan di kabupaten Brebes. Kamis (23/04/2020).







Sebelumnya perwakilan dari 17 Koramil yang dibawah naungan Kodim ini menerima secara simbolis paket sembako sejumlah 200 paket yang diserahkan oleh Kepala Staf Kodim 0713 Brebes Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku di aula Jenderal Soedirman nomor 107 brebes yang selanjutnya dibawa oleh koramil dan langsung dibagikan kepada warga yang sangat berhak menerima terutama warga non PKH yang terkena Dampak Covid 19.

Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE didampingi Danramil 04 Tanjung, Kapten Inf Dipo Suyatno, Camat Tanjung dan Kapolsek Tanjung beserta Kepala Desa Mundu, Wukirno dan Babinsa Mundu Koptu Rustono Ali menuju rumah warga untuk diberi paket sembako dan makanan di RT. 02 RW. 01 Ibu Wariyah (70), Sawi (63) dan Siti Amanah (70).

Dandim mengatakan “TNI adalah anak kandung Rakyat manakala disaat sekarang ini dengan adanya wabah Virus Corona (Covid-19), sehingga sebagian warga masyarakat mengalami lumpuh perekonomiannya dampak dari wabah ini, maka dari itu Kodim 0713 Brebes mengadakan kegiatan Bakti Sosial secara serentak yaitu pembagian sembako di 17 kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Brebes, diberikan langsung kepada warga yang betul-betul tidak mampu dan layak untuk mendapatkan bagian sembako tersebut”. Ungkap Letkol Faisal Amri.

“Adapun isi paket sembako yang dibagikan antara lain adalah, beras 2,5 kg, mie 5 bungkus, gula pasir 1,5 kg, telur 5 butir bebek dan ayam, minyak goreng 1,5 liter, nasi kotak, masing-masing dibagikan per rumah”. Tambah Dandim.

“Sasaran pemberian sembako, warga yang kurang mampu (Non PKH) Janda/manula yang tidak mempunyai penghasilan (Non PKH)”. Tegas Dandim.

“Tujuan ini adalah untuk membantu warga yang kurang mampu dan terdampak akibat adanya wabah Covid -19. Kepedulian keluarga besar Kodim 0713 Brebes akan adanya wabah Virus Corona (Covid -19) di wilayah kabupaten Brebes. meringankan beban warga masyarakat yang terkena dampak Covid 19”. Imbuh Dandim.

Kegiatan ini sangat membantu warga yang benar-benar kurang mampu dan sangat membutuhkan uluran tangan dari kita semua apalagi dengan adanya wabah Virus Corona (Covid -19).

Banyak warga yang memang membutuhkan bansos akan tetapi mereka sama sekali tidak mendapatkan bantuan PKH maupun BPNT, karena masih ada yang kurang tepat sasaran yang setiap bulan didistribusikan ke warga, untuk itu dihimbau kepada para aparatur pemerintahan desa agar lebih jeli dalam menentukan kebijakan-kebijakan di masing-masing desanya sehingga warga bisa menerima bantuan apapun sesuai haknya. (Armin/Utsm)

Sabtu, 11 April 2020

Pembangunan Jembatan TMMD Sengkuyung Di Desa Linggapura


Brebes – Menjelang penutupan TMMD Sengkuyung I TA. 2020. Sejumlah sasaran fisik sudah mencapai tahap finishing. Salah satunya Pembangunan jembatan besar di lokasi Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes sudah 50 persen.



“Progres TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes yang berada di desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, sebagian besar sudah selesai dan dalam tahap finishing,” kata Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, Minggu (12/04/2020).

Dikatakannya, dalam program TMMD, Kodim 0713 Brebes membuat peninggian jembatan dengan panjang 9 meter dan lebar 2,5 meter, satu jembatan sudah selesai 100 persen dan jembatan kedua sudah capai hasil 50 persen.

Dengan waktu yang ada, anggota TNI dan masyarakat yang tergabung dalam Satgas TMMD Sengkuyung ini diharapkan mampu menyelesaikan semua target sasaran fisik TMMD.

Meski begitu, Dandim menegaskan, kerja keras dan cepat itu tidak mengurangi kualitas,” ujar Dandim. (Utsm)