Tampilkan postingan dengan label Jalur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jalur. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Maret 2024

Serma Wartono dan Relawan Distribusikan Bantuan Bencal Longsor Lalui Jalur Ekstrim

 Brebes - Serma Wartono anggota Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma,  bersama Tim Relawan menyalurkan bantuan dari berbagai organsasi, paguyuban dan instansi kepada warga Desa Kadumanis, Desa Gandoang dan Desa Citimbang Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes yang terdampak bencana alam tanah longsor beberapa waktu lalu. Bantuan kali ini diserahkan di lokasi menuju ke Desa Kadumanis dan Desa Gandoang Kecamatan Salem, Minggu (03/2/2024). 


Penyerahan bantuan dilakukan Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto,S.E., M.Si melalui Bati Tuud Koramil 13 Salem Peltu Rahmat Wahyudin berupa lampu solar cell otomatis Karen dilokasi listrik sampai saat ini terputus, dan bantuan lainnya secara simbolis diterima langsung oleh Kepala Desa Kedumanis Rosid Nur Abdullah bersama warga yang terdampak bencana.


Selain lampu, juga dari beberapa organisasi dan paguyuban juga memberikan sembako dan kebutuhan ibu hamil dan balita serta obat-obatan.






Pada saat menyerahkan bantuan, Serma Wartono mewakili seluruh donatur, mengatakan bantuan ini untuk membantu meringankan warga yang terdampak akibat bencana tanah longsor.


“Jika kita memiliki materi atau uang maupun lainnya, silahkan berbagi kepada warga disini, dan apabila yang kita punya tenaga atau pikiran berbagilah dengan tenaga dan pikiran datanglah kelokasi, ini akan menambah moril untuk warga dalam meenrima musibah”, tutur Serma Wartono.


Serma Wartoono menceritakan, bencana tanah longsor terjadi pada Minggu (25/2/2024) di tiga desa yiatu Kadumanis, Gandoang dan Ciputih, akibat bencana tersebut, mengakibatkan akses jalan di tiga desa terputus dan  beberapa rumah mengalami retak, bahkan berpotensi roboh yaitu di Desa Gandoang akibat wilayah Brebes Selatan diguyur hujan dengan intensitas tinggi. 



“Semoga bantuan ini bermanfaat dan bisa meringankan beban warga yang terdampak bencana alam. Atas nama Relawan dan warga mengucapkan terima kasih “Komandan” dan Pemerintah Kabupaten Brebes Kecamatan Salem serta organisasi dan komunitas lainnya yang telah memberikan separuh rejekinya untuk warga Kadumanis, Gandoang dan Ciputih”. 


“Lika-liku dalam pengiriman bantuan juga kami rasakan bersama tim relawan lainnya, jalan hancur, berlumpur, terjal, sempit, dan bahaya mengancam tim relawan saat berada ditebing dengan ketinggian yang cukup lumayan yang sewaktu-waktu bisa saja longsor. Namun Tim relawan yakin mengirimkan logistic bantuan ini dengan penuh hati-hati agar amanah ini tersampaikan hingga lokasi”. (Pen0713)

Selasa, 20 Agustus 2019

Ribuan Warga Brebes Memagar Betis Jalan Raya Pantura Saat Pawai Pembangunan

Brebes – Ribuan manusia tumpah ruah di Jalan Raya Pantura dari arah timur ke barat, mulai dari Depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes di Jalan Gajah Mada No. 5 Kotabaru sampai di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes, Jalan Jenderal Sudirman. Selasa (20/8/2019).









Mereka sangat antusias menyaksikan karnaval atau pawai pembangunan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74, bahkan sejak pagi hari untuk mencari tempat terdepan. Hajatan tahunan ini dimulai pukul 09.00 WIB, dilepas secara simbolis oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti, SE.MH dan Wakilnya, Narjo, SH dengan didampingi Forkopimda.

Dinilai Ketua Panitia, Ismu Broto, Kepala DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kabupaten Brebes, bahwa pelaksanaan karnaval kali ini sangat ramai namun lancar dengan jumlah peserta mencapai ratusan kelompok yang fokusnya menampilkan seni dan budaya demi melestarikan tradisi bangsa. Karnaval yang bertemakan “Dengan Kebhinekaan Kita Percepat Pembangunan Menuju Brebes Unggul”, juga menunjukkan bahwa keberagaman dapat dipadukan menjadi kekuatan demi memajukan Brebes.

Peserta meliputi dari SKPD, para pelajar dan masyarakat umum, termasuk penampilan berbagai batik carnival, marchingband, pencak silat, kuda lumping dan Komunitas Sepeda Onthel Pasti Brebes serta kendaraan hias, ogoh-ogoh, turut meramaikan pawai.

Personel TNI Kodim 0713 Brebes, Polres dan Satpol-PP turut mengamankan kegiatan. (Aan)

Ribuan Warga Brebes Memagar Betis Jalan Raya Pantura Saat Pawai Pembangunan

Brebes – Ribuan manusia tumpah ruah di Jalan Raya Pantura dari arah timur ke barat, mulai dari Depan Gedung DPRD Kabupaten Brebes di Jalan Gajah Mada No. 5 Kotabaru sampai di depan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Brebes, Jalan Jenderal Sudirman. Selasa (20/8/2019).









Mereka sangat antusias menyaksikan karnaval atau pawai pembangunan perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-74, bahkan sejak pagi hari untuk mencari tempat terdepan. Hajatan tahunan ini dimulai pukul 09.00 WIB, dilepas secara simbolis oleh Bupati Brebes, Idza Priyanti, SE.MH dan Wakilnya, Narjo, SH dengan didampingi Forkopimda.

Dinilai Ketua Panitia, Ismu Broto, Kepala DPKH (Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan) Kabupaten Brebes, bahwa pelaksanaan karnaval kali ini sangat ramai namun lancar dengan jumlah peserta mencapai ratusan kelompok yang fokusnya menampilkan seni dan budaya demi melestarikan tradisi bangsa. Karnaval yang bertemakan “Dengan Kebhinekaan Kita Percepat Pembangunan Menuju Brebes Unggul”, juga menunjukkan bahwa keberagaman dapat dipadukan menjadi kekuatan demi memajukan Brebes.

Peserta meliputi dari SKPD, para pelajar dan masyarakat umum, termasuk penampilan berbagai batik carnival, marchingband, pencak silat, kuda lumping dan Komunitas Sepeda Onthel Pasti Brebes serta kendaraan hias, ogoh-ogoh, turut meramaikan pawai.

Personel TNI Kodim 0713 Brebes, Polres dan Satpol-PP turut mengamankan kegiatan. (Aan)

Senin, 12 Agustus 2019

Kodim 0713 Brebes Tinjau Jalur Evakuasi Sekitar Gunung Slamet


Brebes – Komandan Koramil 10/Sirampog Kodim 0713/Brebes Kapten Inf Muhrodi yang di dampingi Pasiops Lettu Kavaleri Eko dan Bintara Tinggi Staf Intelijen Peltu Sugiharto meninjau langsung lokasi yang akan di jadikan jalur evakuasi Gunung Slamet. Senin (12/08/2019).






















Survey sekaligus pengamatan yang dilakukan Tim Kodim Brebes ini dalam upaya penanggulangan bencana apabila Gunung Slamet benar-benar dinyatakan status ke level II (waspada).

“Jalur evakuasi yang disiapkan adalah berada di dusun Kaliwadas dan Dawuhan” Kata Danramil.

“Saat ini masyarakat masih seperti biasa yaitu melaksanakan aktivitas kesehariannya seperti biasa” Tambahnya.

“Namun Danramil sudah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu waspada apabila aktivitas gunung Slamet aktif bereaksi”. Himbau Danramil kembali kepada masyarakat.

Satu persatu Danramil dan Babinsa menyambangi warga untuk selalu waspada dan mengingatkan jalur evakuasi yang sudah ditentukan untuk berkumpul, sehingga mudah untuk penanganan dalam menyelamatkan warga yang berada di sekitar gunung Slamet.

Perwira Seksi Operasi Lettu Kavaleri Eko menjelaskan bahwa peninjauan ini adalah melakukan pengecekan tempat-tempat pedukuhan yang rawan bencana apabila terjadi erupsi gunung Slamet, mengecek jalan sekaligus jalur evakuasi ketempat yang aman, menentukan tempat yang kosong atau lapangan untuk posko bencana alam Gunung Slamet, menentukan tempat dan gedung untuk tempat pengungsi dan berkoordinasi dengan pihak pemerintah desa agar menghimbau warganya untuk melarang naik ke puncak Gunung Slamet dalam radius 2 kilometer. (Utsm)