Tampilkan postingan dengan label Koramil 08 Bumiayu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 08 Bumiayu. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Maret 2021

Rehab Rumah TMMD Sengkuyung Brebes, Berkah Bagi Romlah

 


Brebes – Adalah Siti Romlah (57), salah satu warga asal Dusun Wiru RT. 3 RW. 5, Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang tergolong tidak mampu secara ekonomi merasa terharu karena rumahnya akan segera dilayakhunikan melalui program rehab RTLH TMMD Sengkuyung Kodim 0713 Brebes.




Dirinya mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah daerah, TNI, dan seluruh pihak yang membantunya, melalui Babinsa Pruwatan, Koramil 08 Bumiayu, Sertu Anang Jatmiko. Selasa pagi (9/3/2021).


Terpisah dijelaskan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi, bahwa ada 5 orang warga Desa Pruwatan yang mendapatkan program rehab RTLH TMMD Sengkuyung senilai Rp. 10 juta dari Pemda melalui APBD Fisik pendanaan TMMD tersebut.


Adapun sasaran pekerjaan meliputi bagian atap (perbaikan kayu kuda-kuda dan kayu gording, serta genteng), perbaikan dinding samping, pengecatan dinding, pemasangan 2 unit kusen kayu dan lubang ventilasi, dan juga pemasangan 4 unit jendela kaca mati.


“Semoga bantuan dari Pemda yang dikerjakan secara gotong-royong melalui TMMD Sengkuyung ini dapat memberikan semangat hidup baru bagi para penerimanya,” harapnya.


Jupriadi menambahkan, adanya TMMD sengkuyung juga diharapkannya menjadi ajang kepekaan lingkungan, kepekaan sosial, dan juga memelihara semangat gotong-royong di tengah-tengah warga.


Sementara disampaikan Sertu Anang, bahwa Siti Romlah layak mendapatkan bantuan karena hanya tinggal seorang diri dan tidak mempunyai suami sebagai penopang keluarga.


“Untuk pemugaran rumah akan dimulai hari ini,” ujarnya. (Aan)

Senin, 17 Februari 2020

Jumat Peduli Dan Berbagi Dari TNI Di Tiga Wilayah Brebes

Brebes – Anggota TNI dari Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes, membagi-bagikan ratusan nasi bungkus kepada tukang becak, sopir angkot dan tukang ojek di lingkungan Pasar Bumiayu, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.


Dibenarkan Danramil, Kapten Armed Jupriadi, bahwa kegiatan sosial tersebut sebagai upaya mendekatkan diri kepada masyarakat di lingkungan Koramil.

“Kami melakukan komunikasi sosial dengan masyarakat di lingkungan Koramil khususnya dengan Abang Becak, sopir angkot tukang ojek, tukang parkir dan tuna susila, melalui bagi-bagi nasi bungkus sebanyak 100 bungkus,” ucap Danramil yang baru menjabat di Bumiayu awal bulan ini, Jumat (14/2/2020).

Ditambahkan mantan Danramil 17 Songgom Brebes ini, bahwa upaya tersebut agar masyarakat di lingkungan tugasnya lebih mengenal Babinsa dan cepat mengenali pejabat Danramil yang baru.

Terpisah, kegiatan sosial lainnya juga dilakukan di wilayah Koramil 13 Salem, yaitu pembersihan pemakaman Astana Luhur di Dusun Salem Kidul, Desa/Kecamatan Salem, dengan melibatkan unsur Pemdes, siswa/i MTSN Assalam Salem dan masyarakat setempat.

Pun, dengan kegiatan Jumat bersih di Sungai Kalibanteng, Dukuh Kemakmuran Wetan RT/RW. 001, Desa Jatimakmur, Kecamatan Tanjung, yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 04 Tanjung bersama 90 orang masyarakat.

Kegiatan pendampingan di kedua tempat ini mendapatkan apresiasi dari pemerintah desa setempat. (Aan)

Minggu, 01 Desember 2019

Aksi Nyata Babinsa Bumiayu Brebes Gagas Rubuha Sebagi Predator Alami Musuh Petani


Brebes – Penanganan hama tikus dengan metode predator alami yaitu burung hantu, dikupas lengkap dalam Talk Show Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes. Rabu (27/11/2019).




Acara ini disiarkan secara live di Radio Singosari 103.9 FM Brebes dan News Singosari FM Ketanggungan, sedangkan tunda di Radio Top FM Bumiayu pada pukul 12.00 WIB setelahnya. Tampak Rara Elshanum atau Siti Khumairoh (31), memandu di Studio 2 Singosari 103.9 FM Brebes.

Narasumber yang dihadirkan adalah salah satu Babinsa inspiratif Kodim Brebes, penggagas Rubuha (Rumah Burung Hantu) di wilayah Kecamatan/Koramil 08 Bumiayu, Sertu Eko Nuhyoto. Dirinya juga telah mendapatkan penghargaan dari Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Dani Wardhana (28/10), atas gagasannya mengatasi hama para petani padi di dua desa, Kalinusu dan Kaliwadas.

Dalam kesempatan ini, Babinsa mendapatkan 5 penelepon yang menanyakan seputaran tentang burung hantu dan cara kerja sebagai pemangsa tikus sawah.

Diterangkannya, di Desa Kaliwadas terdapat enam Rubuha yang dibangun dengan menggunakan tiang pipa paralon yang diisi cor-coran semen dengan biaya senilai Rp 750 ribu/rumah burung hantu dan kini telah terisi 5 ekor jenis tyto alba (serak Jawa) dan tyto almae (serak seram). Untuk anggarannya didanai dari BPP Kecamatan Bumiayu dan telah dibuat pada 2014 silam.

“Saat ini ada dua pasang burung hantu yang sedang bertelur dan satu pasang telah menetaskan anak,” ucapnya.

Di lahan seluas 5 hektar percontohan ini, kini tikus sawah menyusut sekitar 40 persen dan panen warga rata-rata meningkat sebanyak 1 ton jenis padi situbagendit.

Sedangkan di Desa Kalinusu, telah didirikan 9 Rubuha dengan media tiang bambu swadaya masyarakat, tersebar di lima titik lokasi milik Poktan Galuh Tani, Beji Tani dan Sri Unggul Tani.  Disini telah terisi sebanyak enam ekor.

Dijelaskannya juga, untuk ukuran box Rubuha adalah 40 x 60 x tinggi 40 centimeter, dengan lubang utama 25 centimeter. Burung hantu tidak bisa membuat sarang sendiri, sehingga harus dibuatkan sarang untuk memancingnya tinggal.

“Pastikan Rubuhan rapat dan hanya satu lubang masuk. Ini karena predator malam ini suka dengan gelap,” bebernya.

Dengan cara ini memang membutuhkan waktu namun hasilnya sangat efektif. Ini karena burung hantu sanggup memakan tikus yang merupakan makanan utamanya sebanyak 10-12 ekor sehari, dari kemampuannya melihat mangsanya sejauh 500 meter. Burung ini juga mampu mendeteksi suara dari gerakan gerombolan tikus sejauh 12 kilometer dengan daya jelajah mencapai radius 12 kilometer.

Waktu berburu setiap malam bahkan tidak mengenal hujan. Jika berbunyi saja, suaranya sudah membuat para tikus bubar. Satu ekor saja mampu mengawasi lahan seluas 5 hektar.

“Semoga apa yang disampaikan ini dapat bermanfaat bagi para petani yang dekat kawasan hutan (radius 3 kilometer). Jika melihat adanya aktivitas burung hantu, tidak ada salahnya membuatkan rumahnya untuk mengatasi tikus,” pungkasnya.

Tak lupa ia berpesan kepada para petani, agar juga menjaga kelestarian ular sawah yang juga sebagai predator tikus alami dalam rantai makanan. (Aan)

Sekedar diketahui, dialog interaktif ini ditayangkan setiap hari Rabu pagi mulai pukul 10.00-11.00 WIB. Dapat diakses melalui telepon (0283) 671636, link youtube di https://youtu.be/7heRkU14Llk, link radio streaming di http://singosarifmbrebes.radiostream123.com/ serta http://www.topfm951.net/. (Aan)

Minggu, 26 Mei 2019

Pengamanan Stasiun KA Bumiayu Brebes Menjelang Lebaran 2019


Brebes – Babinsa Koramil 08/ Bumiayu’Kodim 0713/Brebes bersama kepala Stasiun dan Pegawai PT. KAI serta anggota Polri dari Polsek Bumiayu melakukan patroli pengamanan dan pengecekan kondisi Alat Komuniksi Kereta Api (KA) di Stasiun Bumiayu Brebes. Pengamanan ini sudah dilaksanakan sehari sebelumnya. Minggu ( 26/5/19 ).




Pengecekan dan Patroli  ini guna mengantisipasi adanya gangguan Alat Komunikasi dan keamanan di jalur kereta api pada kegiatan mudik dan balik pada lebaran tahun ini, ” tutur Sertu Jawito Babinsa Koramil Bumiayu yang didampingi oleh Serda Ahmad Fauzin dan Serda Budi.
Di Stasiun KA Bumiayu, Sertu Jawito juga mengungkapkan, ” kegiatan tersebut merupakan langkah dini untuk mendeteksi manakala ada sabotase atau hal lain yang menyangkut keamanan masyarakat. Upaya langkah dini ini kami lakukan agar kami bisa cepat mengetahui kalau ada hal yang bisa mengganggu keamanan dan kelancaran masyarakat khususnya yang menggunakan jasa transportasi Kereta Api, ” terangnya. (Utsm)

Kamis, 02 Mei 2019

TNI Bumiayu Brebes, Dampingi Pelajar SDN Kalierang 2 Saat Hardiknas

Brebes – Masih dalam nuansa Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) 2 Mei 2019, anggota TNI Kodim 0713 Brebes dari Koramil 08 Bumiayu, Serma Bambang, juga kembali memberikan motivasi belajar kepada para pelajar kelas 2 SDN Kalierang 02, Jalan Ahmad Dahlan Nomor 07, Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu. Jumat (3/5/2019).


Dibenarkan Kepala Sekolah, Winto Asmoro, S.Pd bahwa, anak didiknya mendapatkan pendampingan belajar yaitu materi tentang pentingnya menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Kami menyambut baik motivasi serta pendampingan belajar yang disampaikan Pak Bambang kepada murid-murid kami. Ini tentu akan memberi nuansa belajar baru bagi mereka,” ungkapnya.
Sementara disampaikan Serma Bambang bahwa, yang diajarkan bukan materi akademik sekolah, karena bukan kapasitas TNI dalam mengajar, melainkan dorongan semangat untuk lebih giat belajar, menghargai guru dan orang tua serta lingkungannya.

“Selamat Hari Pendidikan Nasional 2019, semoga Indonesia kedepan lebih cerdas, unggul dan mempunyai para pemimpin bangsa yang unggul dan berkarakter cinta tanah air,” ucap Bambang. (Aan Pendim Brebes).

SD Kalierang 02 Bumiayu Tempat Upacara Hardiknas


Brebes, Danramil 08/Bumiayu di Wakili Bati Tuud Pelda Edy S. Menghadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional, ke-74 Tahun 2019, bertempat dilapangan Halaman Sekolah Dasar (SD) Kalierang 02 Bumiayu, Brebes. Kamis ( 02/05/2019).

Turut hadir dalam Upacara Hardiknas Camat Bumiayu Drs. Apriyanto Sudarmoko, Danramil 08/Bumiayu, Kepala Sekolah dan Kades Se-Kecamatan Bumiayu, Siswa siswi perwakilan SD, SMP dan SMA  beserta para guru.

Camat Camat Bumiayu Drs. Apriyanto Sudarmoko yang bertindak selaku Inspektur  Upacara dalam amanat menyampaikan mengajak generasi muda untuk masuk PTUN dan meningkatkan kinerja pendidikan agar profesional untuk menunjang tahun ajaran baru agar siswa berhasil menuju masa depan. Ujarnya.

Danramil 08/Bumiayu Kapten Inf Ngadino mengatakan melalui Bati Tuud agar seluruh pelajar lebih semangat dalam belajar untuk meraih cita-cita dan menggatikan generasi  yang akan datang sebagai Tunas muda  generasi muda  penerus Bangsa. Tegasnya. 
         
Dalam rangka kegiatan Hardiknas harus di tingkatkan belajar mengajar agar tercipta hasil yang memuaskan dan bisa bersaing dengan siswa-siswa daerah lain untuk menuju jenjang yang lebih tinggi lagi. Ujarnya. (Utsm)


TNI : Jangan Bosan Ajarkan Anak Mencuci Tangan

Brebes – Edukasi mencuci tangan dengan menggunakan air bersih dan sabun, merupakan hal sederhana namun sangat penting dan bermanfaat bagi kesehatan anak. Pasalnya, ini merupakan upaya dalam membasmi kuman tak terlihat penyebab penyakit atau mencegah anak tertular penyakit.

Dalam dunia kesehatan diajarkan bahwa menjaga kesehatan anak harus dilakukan sejak dini, mencuci tangan sebelum makan atau setelah buang air. Ini karena di masa pertumbuhan, anak memiliki sistem pertahanan tubuh/imunitas yang belum maksimal sehingga lebih rentan terserang/tertular virus maupun bakteri dari kebiasaannya menyentuh mulut, mata dan hidung dengan tangan.

Terlihat gambar, kebersamaan Serma Bambang, Bati Tuud Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes dengan Mutiara Mecca (8) siswi kelas 2 SDN Kalierang 02, Jalan Ahmad Dahlan Nomor 07, Desa Kalierang Kecamatan Bumiayu, pasca memberikan materi cinta tanah air dan bangsa di sekolah tersebut. Kamis (2/5/2019).]

Diungkapkan Bambang “Membiasakan mencuci tangan pada anak sejak dini agar mereka mengerti akan pentingnya bagi kesehatan dan kebiasaan ini akan melekat seumur hidupnya,” ucapnya.

Ditambahkannya, mencuci tangan atau hand wash selain menggunakan sabun dapat menggunakan air bersih dingin dan hangat, dengan cairan, tisu basah atau hand sanitizer. Sedangkan untuk teknis yang baik adalah mencakup menggosok jari-jari, bagian kuku sampai pergelangan tangan dengan menggunakan air yang mengalir dan sabun karena lebih efektif membunuh kuman pada tangan sekaligus memberikan bau harum.

“Dengan cara yang benar bisa meminimalisir resiko terserang penyakit, karena tangan adalah salah satu anggota tubuh yang paling sering bersentuhan dengan berbagai macam benda,” imbuhnya. (Aan Pendim Brebes).