Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sosialisasi. Tampilkan semua postingan

Senin, 29 April 2024

Anggota TNI Kodim 0713 Brebes Terima Sosialisasi Ops Gaktib Dan Yustisi Polisi Militer

 Brebes – Kodim 0713 Brebes menerima sosialisasi Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi TA. 2024 yang di laksanakan oleh Subdenpom IV/1-4 Brebes dan di lanjutkan pemeriksaan kendaraan dihalaman Makodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah. Selasa (30/04/2024).


Kegiatan ini di pimpin langsung dipimpin oleh Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Kapten Cpm Tri Ismaryadi didampingi Pasi Intel Kodim Kapten Inf Yatno.





Kegiatan ini merupakan program rutin Subdenpom bersama Kodim dalam memastikan dan menekan angka pelanggaran dalam berkendara maupun pelanggaran lainnya kepada seluruh prajurit Kodim 0713 Brebes.


Di sela kegiatannya Kapten Cpm Tri Ismaryadi selaku ketua tim nenyampaikan Sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya satuan atas untuk memastikan bahwa seluruh anggotanya memahami dan mematuhi standar disiplin dan hukum yang berlaku.


Sementara itu Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si melalui Kapten Infanteri Yatno menyampaikan kepada seluruh anggota yang mengikuti sosialisasi untuk manfaatkan kegiatan ini sebaik baiknya guna menambah wawasan dan pengetahuan.


“Jadikan diri kita lebih berhati-hati dalam berbuat dan bertindak, buka wawasan melalui kegiatan Sosialisasi ini agar kita dapat lebih mengerti dampak dari proses hukum itu sangatlah panjang, untuk itu jika ada yang belum dimengerti tanyakan, ucapnya. 


Kegiatan diakhiri dengan pengecekan surat kepemilikan kendaraan baik roda dua maupun empat, kelengkapan kendaraan dan serta SIM TNI.(Pen0713).

Jumat, 19 Maret 2021

BPBD Brebes Edukasi Kebencanaan di Pruwatan Bumiayu

 Brebes – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memberikan edukasi kebencanaan kepada warga masyarakat di lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021 Kodim 0713 Brebes. Kamis (18/3/2021).








Lukman Suyatno, selaku narasumber dari BPBD Brebes menjelaskan, tujuan diberikan pengetahuan kebencanaan dalam kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung, agar warga Desa Pruwatan setidaknya dapat mengantisipasi bencana alam sedini mungkin.


“Memang bencana alam datangnya tidak dapat dicegah, namun masyarakat setidaknya mengetahui upaya antisipasi dini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa,” terangnya.


Lanjutnya, penanganan bencana alam bukan tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi pihak, termasuk seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, manajemen bencana juga harus dimiliki desa, mulai dari tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana.


Ia mencontohkan tentang manajemen bencana di tahap tanggap darurat adalah relawan evakuasi, pendirian dapur umum, pendirian tenda, pengamanan desa, dan pengamanan jalur evakuasi.


“Pihak desa kita dorong untuk membentuk relawan-relawan siap siaga bencana dan dilatih secara berkala, karena jika mereka terlatih atau tahu tentang tugas dan tanggung jawabnya masing-masing saat terjadi bencana maka penanganannya cepat dan tepat,” sambungnya.


Pihaknya siap membantu Pemdes untuk melatih para relawan desa selama 5 hari, dimana anggarannya bisa diambilkan dari dana desa.


Ulin, selaku Ketua Karang Taruna Gelora muda Desa Pruwatan menilai bahwa pembekalan/pelatihan penanggulangan bencana secara periodik sangat diperlukan untuk mempertajam keterampilan para relawan masyarakat.


Dirinya berharap, pasca edukasi yang disampaikannya juga dapat mendorong kesadaran warga di desanya untuk menjadi relawan bencana.


Untuk peserta kegiatan ini hanya menghadirkan perwakilan dari warga setempat, sebagai langkah protokol kesehatan covid-19. (Aan S)

Kamis, 11 Maret 2021

Bumiayu : TMMD Sengkuyung Brebes Sosialisasikan Pengolahan Sampah

  

Brebes – Kodim 0713 Brebes mengelar sosialisasi lingkungan hidup tentang pengolahan dan pengelolaan sampah di Aula Balaidesa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (12/03/2021).





Sosialisasi pengolahan dan pengelolaan sampah itu bertujuan untuk mengurangi pembuangan sapah rumah tangga serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan khususnya di Pruwatan.

Kegiatan itu diikuti masyarakat dengan menerapkan protocol kesehatan Covid-19 serta diisi dengan materi bahaya sampah bagi masyarakat, serta pengolahan sampah organik menjadi pupuk.

“Sampah menjadi salah satu permasalahan yang belum bisa teratasi secara maksimal di Indonesia. Berbagai langkah terus dilakukan oleh pemerintah demi menyelesaikan permasalahan tersebut,” kata Sudrajat selaku Pembina Lingkungan Hidup Kecamatan Bumiayu.

Sudrajat menyebutkan, untuk mengatasi masalah sampah salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui perubahan pola prilaku masyarakat. Karena saat ini masih banyak warga yang menggunakan kemasan atau alat lain yang bersifat sekali pakai.

“Kita tahu permasalahan sampah dan sebagainya itu ada di hulu. Hulunya itu salah satunya adalah rumah tangga,” kata Sudrajat.

Upaya untuk penanganan sampah selain melalui pendekatan teknis, perlu didorong juga adanya perubahan prilaku di masyarakat. Contoh kecil adalah dengan membawa botol minum sendiri dan kemasan yang bisa digunakan berkali-kali.

Disamping itu kata Sudrajat perlu mendorong perubahan prilaku masyarakat tentu perlu dukungan sejumlah pihak, salah satunya yakni petani.

Sementara Danramil 08 Bumiayu Kapten Armed Jupriadi menyampaikan pengelolaan sampah yang baik dilingkungan masing-masing atau disetiap lorong adanya bak sampah, serta mengajak masyarakat memilah sampah melalui non organik dan organik.

“Setelah memilah sampah kering atau non organik selanjutnya bisa dibawa ke bank sampah disetor dan mendapatkan uang. Khusus sampah organik bisa dibuat kompos agar menjadi pupuk sehingga mengurangi jumlah pembuangan sampah ke TPA” kata Sudrajat.

Hal itu sambung Sudrajat, mendorong warga mengelolah sampah untuk melakukan investasi, serta pemilahan sampah diharapkan menjadi hulu meningkatkan program bahan baku daur ulang.

Sementara Kepala Desa Pruwatan Rasiman mengatakan rasa terima kasih ke Kodim 0713 Brebes dimana desanya menjadi lokasi TMMD Senguyung I Tahun 2021 apalagi selain pekerjaan fisik juga ada non fisik yang saat ini berlangsung penyuluhan pengelolaan sampah, ini sangat bermanfaat bagi warga. Ternyata sampah selama ini identik dengan barang yang terbuang dapat mendatangkan penghasilan. (Kujang)

Senin, 16 November 2020

Kodim 0713 Brebes Gelar Sosialisasi Balatkom dan Radikalisme

  

Brebes - Kodim 0713 Brebes menggelar Pembinaan Kegiatan Balatkom (Bahaya Laten Komunis) dan Radikal Semester II Tahun Anggaran 2020, di Aula Jenderal Soedirman Nomor 107 Brebes, Selasa (17/11/2020).






Kegiatan yang di mulai pagi hari tersebut turut hadir para Danramil beserta Babinsa Jajaran Kodim 0713 Brebes dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Brebes.

Acara tersebut mengusung Tema " Waspada Komunisme dan Faham Radikal Demi Keselamatan NKRI".

Dalam kegiatan tersebut Komandan Kodim Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan melalui Kepala Staf Kodim Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku menyampaikan kepada prajuritnya untuk peka dan antisipasi terhadap Bahaya Laten Komunis dan Faham Radikal di setiap wilayah binaannya.

Lanjutnya, kegiatan ini sangat penting guna mencegah timbulnya kembali gerakan-gerakan komunis gaya baru yang bisa mempengaruhi masyarakat. Kita ketahui bersama, paham komunisme, sangat tidak sesuai di negara kita.

Jika paham komunisme saat ini berupaya untuk terus bangkit, kendati demikian, dirinya mengimbau masyarakat yang hadir agar tidak cemas.

Sebab, itu semua mampu diantisipasi melalui berbagai cara. Bukan hanya sekedar memumpuk rasa cinta tanah air saja, penerapan norma-norma Pancasila, hingga UUD 1945 sangat penting untuk dilakukan guna meminimalisir timbulnya paham-paham tersebut.

Tingkatkan selalu kinerja dalam penguasaan tugas pokok sebagai komando kewilayahan untuk mempererat tali silaturahmi ke setiap warga sebagai ujung tombak dalam mendapatkan informasi yang akurat.

Jika terdapat bibit radikalisme yang akan muncul di wilayahnya, sehingga akan cepat dilakukan antisipasi dan cegah tangkal Balatkom dan Radikalisme, terang Kasdim saat memberikan pengarahan.

Adapun selanjutnya sebagai pengisi materi oleh Pasiter Kapten Infanteri Surikan “Bangkitnya Kembali Komunis dan Strategi Menghadapi” dilanjutkan “Perkembangan Sejarah dan Tindakan Terhadap Partai Komunis Indonesia” yang diberikan oleh Kapten Arhanud Nediono Danramil 15 Ketanggungan, “ Pengawasan Kelompok Radikal” oleh Kapten Infanteri M. Tuteng AP Danramil 07 Bulakamba dan “Materi Sikap, Langkah dan Tindakan Prajurit TNI AD Terhadap Komunisme dan Faham Radikal” Kapten Arhanud Suryadi Danramil 11 Paguyangan serta “Perkembangan Faham Radikal” oleh Danunit Intelijen Letda Infanteri M. Yazid

Kegiatan dengan penuh sinergi dari para peserta sosialisasi dengan diakhiri tanya jawab(Utsm)

Senin, 20 Juli 2020

Sosialisasi Pedoman Tatanan Normal Baru Aman Dari Covid-19



Brebes - Dimasa pandemi covid-19, kini sudah menerapkan pedoman tatanan normal baru dimana seluruh  masyarakat mengerti dengan berbagai macam pedoman yang harus ditaati. Selasa (21/07/2020).









Seperti yang telah dilaksanakan oleh Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Senin (20/07) telah melaksanakan sosialisasi pedoman tatanan normal baru aman dari Corona Virus Disease 19 bertempat di aula kantor kecamatan.

Sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan, Kepala Puskesmas, Kepala KUA dan Koorwil Dikpora ini berlangsung dari pagi hingga siang hari.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut diantaranya Ketua MWC NU dan Ketua PC Muhammadiyah kecamatan Wanasari KH. Sobarudin dan H. Sanaji Ma’sus serta H. Edi Kusmartono Kepala Baperlitbangda Kabupaten Brebes, Camat Wanasari Nuruddin, SH., Kapolsek Wanasari AKP Mulyono, SH., dan Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes Kapten Infanteri Turiman yang diwakili Serma Yusuf T., S.Kom.


Dalam sambutannya, Camat Wanasari menyampaikan “Bahwa Provinsi Jateng terdapat tren kenaikan jumlah yang positif COVID 19, Kita bersyukur bahwa reproduksi efektif di Kabupaten Brebes jumlah penderita COVID 19 masih di angka nol koma, tidak sampai di angka 1 persen sehingga dapat diterapkan adaptasi kebiasaan baru, Ujung tombak adaptasi kebiasaan baru adalah kepala desa kami mengharapkan mempedomani peraturan Bupati Brebes PP/No/ 54 tahun 2020 untuk mencegah penyebaran COVID 19”. Tegas H. Nuruddin.

Sementara sambutan Kepala Baperlitbangda Brebes mengatakan “ Kami hari ini dari gugus tugas COVID 19 tingkat Kabupaten Brebes di 7 kecamatan melaksanakan sosialisasi pedoman tatanan normal baru aman Corona Virus Disease 19, Bahwa yakinlah bahwa imunitas tubuh kita dapat melawan COVID 19 dengan asupan gizi yang baik dan melaksanakan protokol kesehatan. Brebes sampai saat ini masih di zona hijau semoga tetap bertahan dan waspada ditempat berkumpulnya orang agar tetap menjaga jarak”. Papar H. Edi Kusmartono.

Kecamatan Wanasari memiliki 20 desa, semoga apa yang disampaikan saat sosialisasi ini bias diterapkan sesuai dengan peraturan pemerintah. (Utsm)

Minggu, 05 Juli 2020

Pemadam Kebakaran Berikan Sosialisasi Di Lokasi TMMD Sengkuyung Brebes


Brebes - Melalui kegiatan sasaran nonfisik TMMD Sengkuyung II TA. 2020 oleh Kodim 0713 Brebes, Petugas Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Brebes memberikan pelatihan terhadap warga tentang penanganan cara kebakaran tabung gas, menangani sarang tawon, hewan liar seperti ular berbisa, melapas cincin dijari dimana diberikan secara teori dan praktek dihadapan para peserta di Balai Desa Pengaradan dimana sebagai lokasi TMMD. Senin (06/07/2020).








Pelatihan dari Pemadam Kebakaran tersebut diharapkan memberi pemahaman jika terjadi kebakaran di lingkungan sekitar.

"Untuk itu kita semua harus selalu peka dan teliti terhadap lingkungan disekitar kita, terutama tempat tinggal akan bahaya kebakaran, binatang liar dan lain sebagainya," Kata Kuswanto (Komandan Unit Damkar).

Didalam prakteknya, ia mengingatkan agar tidak sembarang melakukan tindakan yang dapat menyebabkan kebakaran, contoh kecilnya membuang puntung rokok sembarangan, membakar sampah tanpa memperhatikan kondisi disekelilingnya Karena saat terjadi kebakaran hanya ada tiga unsur segitiga api, yakni oksigen, panas dan media, terang Kuswanto.

Selanjutnya untuk memberikan pemahaman lebih lanjut, Kuswanto bersama  anggota Babinsa Serda Suharnoko mendemonstrasikan, bagaimana cara pencegahan dan awal penanganan kebakaran yang mengunakan alat pemadam ringan.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE melalui Pasiter Kapten Arhanud Nediono menyampaikan bahwa sosialisasi tersebut memberikan pengetahuan yakni agar masyarakat mengetahui penganan pertama akan bahaya kebakaran serta penyelamatan diri dan barang.

“Untuk itu pencegahan awal dalam menyiapkan alat pemadam ringan seperti tong berisi air, karung goni dan handuk, lebih dini sudah tersedia dengan baik. Sehingga jika terjadi sesautu dapat tertangani dengan baik,” kata Kapten Nediono.

Dari peserta yang hadir mengikuti sosialisasi tersebut adalah para ketua RT, ketua RW, Pamong Desa dan perwakilan dari masyarakat mengikuti sosialisasi dan demonstrasi pemadaman tersebut, sangat mengapresisai kegiatan nonfisik TMMD.

“Kegiatan ini dapat menambah wawasan dalam pencegahan dan penanganan kebakaran, Semoga kita semua dapat mengaplikasikan baik di rumah maupun di lingkungan sekitarnya,” kata Tolib Ketua RT 01 RW 04 saat selesai mengikuti sosialisasi.

Kepala Desa Runta R. merasa bangga dengan hadirnya Damkar melakukan sosialisasi tersebut di lokasi TMMD Sengkuyung II TA. 2020 Kodim 0713 Brebes di Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (Utsm)

Minggu, 14 Juni 2020

Netralitas TNI Wujud Profesionalisme Dalam Mendukung Suksesnya Pilkada Yang Luber dan Jurdil


Brebes – Sebagai satuan teritorial, Kodim 0713/Brebes hari ini menggelar kegiatan pembinaan tentang netralitas TNI dalam Pilkada serentak tahun 2020 bertempat di Jalan Jenderal Soedirman Nomor 107 Brebes dengan tema, "Netralitas TNI Wujud Profesionalisme Dalam Mendukung Suksesnya Pilkada Yang Luber dan Jurdil ", Kamis (11/06/2020).




Dandim 0713/Brebes, Letkol Inf Faisal Amri, SE menyampaikan tentang tujuan dilaksanakannya pembinaan netralitas TNI dalam Pilkada serentak tersebut kepada seluruh peserta yang hadir.

Letkol Inf Faisal Amri, SE Tegas yaitu "Kegiatan pembinaan netralitas TNI dalam Pilkada bertujuan agar seluruh prajurit TNI khususnya di Kodim 0713/Brebes bersikap netral, tidak berpihak, tidak ikut atau tidak membantu salah satu pihak dalam proses penyelenggaraan Pilkada. Serta dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat terkait dengan penyelanggaraan Pilkada tahun 2020, misalnya tidak menebar kebencian dan memberikan informasi dan isu-isu hoax serta memberikan informasi yang megarah provokasi ke ranah sara,".

Selain itu, tugas TNI juga menjamin kelancaran, keamanan dan kesuksesan Pilkada, memegang teguh komitmen netralitas dan jati diri TNI dengan tidak terlibat politik praktis serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat. Tambah Dandim.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Pjs. Pasilog yang merangkap Danramil 11 Paguyangan Kapten Arh Suryadi, SH dengan mengangkat tema “Peran dan tugas TNI dalam mendukung Pilkada tahun 2020  dan Pedoman netralitas TNI dalam Pemilu dan Pilkada”. (Utsm)

Rabu, 08 April 2020

Sinergi, Bhabinkamtibmas dan Bhabinsa Sosialisasi Kadarkum dan Cegah Covid-19


Brebes – Bhabinkamtibmas Polsek Ketanggungan Desa Karangbandung Aiptu Ds Riyanto bersama Aiptu Bahrudin dan Bhabinsa Koptu Sudarno melaksanakan kegiatan sambang ke warga Desa binaan sekaligus bersilaturahmi dengan tokoh masyarakat Desa Karangbandung Kecamatan Ketanggungan, Senin (6/4/2020).





Kegiatan sambang tersebut untuk memantau situasi Kamtibmas ditengah-tengah masyarakat dan melakukan pendekatan kepada warga dalam rangka pembinaan kesadaran hukum terhadap seluruh masyarakat.

Menyikapi merebaknya Virus Corona (Covid 19) dan pencegahannya, Aiptu Bahrudin mengajak tokoh masyarakat untuk berprilaku hidup sehat dengan cara menjaga kebersihan badan dan lingkungan sekitar.

Lebih lanjut Bhabinkamtibmas memaparkan bahwa untuk mengantisipasi penyebaran virus tersebut agar menghindari tempat keramaian dan senantiasa memakai masker jika bepergian serta menunda dulu untuk melaksanakan kegiatan yang mengumpulkan orang banyak.

Hal senada juga disampaikan Bhabinsa. Pihaknya juga mengajak masyarakat agar proaktif melaporkan kepada pemerintah bila ada pendatang yang masuk ke wilayahnya demi meminimalisir penyebaran virus itu sendiri. 

Sementara itu, Kapolsek Ketanggungan Polres Brebes AKP Suroto menghimbau kepada warga untuk tidak mengadakan kegiatan sosial kemasyarakatan yang menyebabkan berkumpulnya massa dalam jumlah banyak baik ditempat umum maupun lingkungan sendiri seperti pertemuan sosial, budaya, kegiatan olah raga maupun kegiatan lainnya serta mematuhi anjuran dari pemerintah untuk tinggal dirumah 

“Kami mengharapkan kepada masyarakat untuk tinggal dirumah dan tidak melakukan aktivitas diluar rumah serta wajib mengikuti prosedur Pemerintah terkait pencegahan Virus Covid-19,” Tuturnya. (Hms/Pid)

Senin, 23 Maret 2020

Camat, Danramil dan Kapolsek Bantarkawung Laksanakan Penyemprotan Disinfektan


Brebes - Camat, Danramil dan Kapolsek Bantarkawung kompak berpatroli untuk mengawal dan mencegah masuknya virus corona atau Covid-19. Dengan mengelilingi kecamatan, mereka menyampaikan jurus untuk terhindar dari virus mematikan itu kepada masyarakat.








Namun secara serentak di sejumlah 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, melalui corong pengeras suara dari dalam mobil patroli dan mobil penyuluhan Binmas Polsek dan Tosa, motor Babinsa, satu persatu personil TNI dan Polri serta ada juga Kepala Desa itu menyampaikan jurus untuk terhindar dari virus Corona tersebut. Bahkan juga mereka turun langsung ke tengah masyarakat. 

Di Bantarkawung, Jurus tersebut yakni meminta masyarakatnya untuk tidak panik dan tetap menjaga jarak orang per orang minimal 1 meter. Kemudian meminta masyarakat untuk cuci tangan sesering mungkin setelah melakukan aktivitas dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Kata Danramil 12 Bantarkawung Kapten Infanteri Nurhadi yang di dampingi Camat dan Kapolsek.

Selanjutnya dengan nada menghimbau Camat Bantarkawung Eko, meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindar berjabat tangan ataupun bersentuhan dengan orang lain serta menghindari berkumpul di tempat keramaian.


"Dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala penyakit dan marabahaya," kata para personil TNI dan Polri tersebut ketika menyampaikan jurus menghindari virus Corona tersebut melalui pengeras suara. (Utsm)

Kamis, 26 Desember 2019

Ketua Gapoktan Se Wilayah Jatibarang Diberikan Sosialisasi Pupuk Wijayakusuma Nutrition


Brebes – Menjelang musim penghujan dan tanam sekarang ini, sedikitnya 30 orang ketua Gapoktan se wilayah kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah diberikan Sosialisasi tentang Pupuk Wijayakusuma Nutrition di Aula Koramil 02 Jatibarang, Kodim 0713 Brebes. Jum’at (27/12/2019).



Dalam penyampaian oleh Kapten Inf Kunpriyanto, SE selaku Danramil bahwa pupuk wijayakusuma sangatlah bermanfaat dan bisa membantu hasil panen yang melimpah serta tahan hama. Ungkapnya.

Demikian juga apa yang disampaikan oleh Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) kecamatan Jatibarang Sukarno membeberkan beberapa fungsi dan kegunaan pupuk nutrisi wijayakusuma cukup banyak yaitu dapat meningkatkan dan mengaktifkan unsur hara pada tanah, menggemburkan, menetralisir zat kimia dalam tanah, memperkuat akar dan mempercepat pertumbuhan tanaman, mempersingkat masa panen hinggga 20%, mampu meningkatkan hasil panen hingga 50% secara bertahap, terangnya.

Selain itu keunggulan lainnya dapat memperkuat daya tahan tanaman terhadap hama dan penyakit, memperkuat batang, daun bunga dan buah serta yang tak kalah penting hasil panen akan lebih sehat karena menggunakan bahan organik/ non kimia, imbuhnya.

Sementara di tempat lain, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE kembali menegaskan Sosialisasi pupuk nutrisi Wijayakusuma di lakukan sebagai bentuk kepedulian TNI kepada para petani di wilayah Kabupaten Brebes, agar nantinya mampu meningkatkan produktivitas padi yang digarapnya.

“Selain itu langkah ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian lingkungan, dan upaya menjaga keseimbangan alam karena dengan penggunaan pupuk berbahan organik akan mendorong terciptanya lahan yang sehat tanpa konsumsi bahan kimia, dan tentunya akan menghasilkan produksi padi yang sehat dan berkualitas”, Tegas Dandim. (Utsm)

Rabu, 20 November 2019

Waspadai Orang Asing Di Lingkungan Yang Berpotensi Membawa Radikalisme Kanan dan Kiri


Brebes – Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, terus mengingatkan kepada anggotanya agar tetap dan terus bersatu dengan komponen bangsa lainnya untuk menjaga NKRI dari ancaman gerakan radikal kiri maupun kanan.





Hal ini disampaikannya dalam Sosialisasi Antisipasi Balatkom (Bahaya Laten Komunis) dan Paham Radikal, di Aula Jenderal Soedirman Makodim, Kamis (21/10/2019).

Dijelaskannya singkat bahwa, Radikalisme Kanan (Raka) dan Radikalisme Kiri (Raki) adalah istilah dalam teori radikalisme modern. Untuk radikalisme kanan adalah berlatar belakang agama sehingga lebih spesifik lagi dijuluki terorisme. Radikalisme ini ada dalam semua ajaran agama baik islam, nasrani maupun yahudi. Militansinya cenderung dibangun berdasar pemahaman yang keliru terhadap ajaran agamanya, contoh konkretnya adalah ISIS.

Sedangkan radikalisme kiri adalah berlatar belakang ideologi bernegara. Contoh realnya adalah ideologi Komunis/PKI yang di Indonesia sudah tercatat sebanyak tiga kali melakukan kudeta kepada NKRI yaitu pada tahun 1926, 1948 dan 1965.

“Raka maupun Raki sama-sama berbahaya jika dibiarkan berkembang di Indonesia karena berpotensi menyebabkan pemberontakan/kudeta terhadap negara atau pemerintahan yang sah,” tegasnya.

Paham radikal ini selalu berupaya menggunakan syariat agama dalam sendi-sendi kehidupan bermasyarakat, barbangsa dan bernegara sehingga sangat berbahaya bagi solidaritas kerukunan antar umat beragama serta persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai NKRI.

Sementara dijelaskan Pasi Intel Kodim, Kapten Infanteri Dipo Suyatno, selaku pemateri Balatkom, bahwa meskipun secara organisasi PKI sudah tidak ada, namun secara ideologi tidak pernah hilang. Komunis menggunakan strategi memecah belah, adu domba segenap komponen bangsa untuk menguasai NKRI, baik dengan strategi secara terang-terangan maupun gerakan bawah tanah dengan menyebarkan agitasi, propaganda, fitnah, kekerasan dan menghalalkan segala cara.

Namun selama masih adanya TAP MPRS Nomor XXV/1966 tentang larangan penyebarluasan ajaran marxisme, leninisme/komunisme dan UU No. 27/1999 tentang tentang perubahan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana yang berkaitan dengan kejahatan terhadap keamanan negara, kedua produk hukum ini akan melarang segala bentuk kegiatan yang berhaluan radikalisme dan komunis di Indonesia.

Dari pembekalan ini diharapkan para Babinsa di 17 kecamatan wilayah Kabupaten Brebes, mempunyai kesamaan visi dalam memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat binaannya, termasuk komunis gaya baru di era reformasi.

“Babinsa harus terus mengajak masyarakat untuk terus mengantisipasi/mewaspadai hadirnya orang asing di lingkungan masing-masing yang mencoba memasukkan ideologi komunis yang masih dianggap sebagai ancaman negara,” ajak Dipo.

Tak lupa ia berpesan agar selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME dan meningkatkan wawasan kebangsaan terhadap nilai-nilai Pancasila. (Utsm-Aan)