Jumat, 24 Januari 2020

Malam Imlek, Polisi dan TNI Patroli ke Klenteng di Brebes


Brebes  – Personel gabungan TNI, Polri dan Satpol PP menjaga klenteng di Malam Tahun Baru Imlek 2020 di Brebes. Penjagaan ini juga termasuk sterilisasi guna memberi rasa nyaman dan aman kepada warga yang akan sembahyang.





Kapolres Brebes AKBP Aris Supriyono memimpin patroli di dua Klenteng di Kabupaten Brebes.Yaitu, Klenteng Hok Tek Bio di Kecamatan Brebes dan Hok Teng Tjeng Sin di Kecamatan Losari.

Kapolres Brebes mengatakan, patroli yang ia lakukan guna memastikan, klenteng-klenteng di Brebes aman, nyaman dan siap untuk melaksanakan ibadah sembahyang, pada Sabtu 25 Januari 2020. (hari ini).

"Sejak sore, personil gabungan Polres Brebes, Kodim 0713 dan Satpol PP sudah stanby di dua lokasi Klenteng. Dan malam ini ini kita patroli. Kegiatan ibadah dan doa jelang malam tahun baru imlek di Kabupaten Brebes berlangsung aman dan lancar,” jelas Aris Sabtu (25/1) dinihari tadi.

Senada disampaikan Kabag Ops Polres Brebes Kompol Raharja, dalam rangka Cipta kondisi menjelang Perayaan Tahun Baru Imlek guna mencegah terjadinya Gangguan Kamtibmas maupun kriminalitas diwilayah hukum Polres Brebes melaksanakan Patroli skala besar.

Petugas patroli menyambangi tempat-tempat kerumunan masa, pertokoan, perumahan, tempat peribadatan dan daerah rawan Kamtibmas/kriminalitas lainnya. Melakukan dialogis dan memberikan himbauan Kamtibmas kepada warga masyarakat yang disambangi.

Selain itu juga mendatangi tempat-tempat rawan Kriminalitas, Premanisme, Kejahatan jalanan, pertokoan serta tempat keramaian lainnya.

“Dalam pelaksanaan patroli skala besar malam ini tidak ditemukan hal-hal menonjol yg tidak diinginkan, wilayah hukum Polres Brebes dalam keadaan kondusif,” tuturnya. (Hms)

Separuh Badan Jalan Di Kaliloka Brebes Ambles



Brebes – Separuh akses antar pedukuhan selebar kurang lebih 3 meter di Desa Kaliloka, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambles sepanjang kurang lebih 10 meter, sehingga membahayakan para pengguna jalan yang melintas.





Dijelaskan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa amblasnya separuh badan jalan diakibatkan talud penahan di sisi jalan dalam kondisi miring sehingga tidak kuat menahan badan jalan.

“Hujan deras yang turun di wilayah Kecamatan Sirampog terjadi mulai pukul 18.00-20.00 WIB. 3 jam kemudian, badan jalan di Dukuh Karang Dadap RT. 05 RW. 01, Kaliloka, amblas,” ucapnya, Jumat (24/1/2020).

Tidak ada korban jiwa, saat ini kondisi jalan hanya bisa dilewati oleh kendaraan roda dua. Titik amblas tersebut juga telah dipasangi police line guna memberikan tanda kepada para pengguna jalan.

Dibenarkan salah satu warga setempat yaitu Aro, bahwa amblasnya jalan dipicu oleh keretakan pada badan jalan sebelumnya.

Ia berharap agar kondisi tersebut segera mendapatkan penanganan karena jalan merupakan sarana penting bagi masyarakat dalam berbagai aktivitas. (Aan)

Upaya Pengamanan Imlek 2020 Di Brebes, Polres Gelar Apel Luar Biasa


Brebes – Jelang Tahun Baru Imlek 2.571 tahun 2020 (25/1), jajaran Polres Brebes bersama seluruh instansi terkait siap mengamankan perayaan bagi masyarakat Tionghoa di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.





Dijelaskan Kapolres Brebes, AKBP Aris Supriyono, SIK, M.Si, setelah acara Apel Gelar Pasukan di Halaman Mapolres Brebes, selain TNI pihaknya juga melibatkan Satpol PP, Dishub, Senkom Mitra Polri, Banser, Kokam dan Pramuka. Tujuannya jelas untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang lebih kondusif jika seluruh unsur berperan membantu tugas kepolisian. Jumat pagi (24/1/2020).

“Ini adalah upaya untuk menjamin kenyamanan dan keamanan masyarakat yang merayakannya atau menyaksikannya,” ucapnya.

Bertindak selaku pimpinan apel kesiapan pengamanan ini adalah Bupati Brebes yang diwakili Sekda, Ir. Djoko Gunawan. Hadir meliputi Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE bersama Forkopimda, Dansubdenpom IV/1-4 Brebes Kapten Cpm. Budi H.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menyampaikan bahwa perayaan Imlek merupakan rutinitas setiap tahunnya sehingga memerlukan perhatian khusus  karena masyarakat juga banyak yang menyaksikan acara hiburan perayaan khas Tionghoa. Untuk itulah pengecekan terhadap kesiapsiagaan seluruh personel dan peralatan pengamanannya juga penting dilakukan.

Disampaikan juga, dari prediksi intelijen, petugas akan dikerahkan untuk mengantisipasi potensi kerawanan dalam perayaan kali ini yang meliputi aksi terorisme, kejahatan konvensional, kemacetan dan kecelakaan lalu-lintas, aksi penolakan perayaan, konflik sosial, tawuran, bencana alam, kebakaran dan pesta Narkoba ataupun minuman keras. Pun dengan prioritas utama adalah vihara, klenteng atau balai yang akan digunakan untuk beribadah.

“Berkaitan dengan hal tersebut maka kita harus dapat bersinergi untuk menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan menerapkan strategi yang tepat guna mengantisipasi dan mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik kerawanan masing-masing daerah,” ucap Djoko Gunawan.

Bupati berharap agar seluruh pihak lebih memantapkan kerjasama, sinergi dan soliditas sehingga keberhasilan pelaksanaan pengamanan dapat tercapai dengan mengedepankan profesionalisme dan humanisme. Ini merupakan bukti bahwa negara menjamin hak setiap warganya sesuai dengan Pancasila.

“Berikan pelayanan terbaik serta tingkatkan kewaspadaan pengamanan melalui penerapan body system,” pungkasnya. (Sarinto-Aan)

Kodim 0713 Brebes Kini Punya Lapangan Tembak


Brebes – TNI Kodim 0713 Brebes kini memiliki lapangan tembak sendiri dan tidak perlu lagi harus keluar wilayah Kabupaten Brebes, hanya untuk memelihara kemampuan menembak.









Pasalnya, sebelumnya pihak Kodim meminjam Lapangan Tembak Yonif 407 Padmakusuma, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, hanya untuk berlatih. Begitu juga pihak Polres Brebes, juga harus berlatih di Lapangan Tembak milik Polres Slawi, Tegal.

Kepastian ini setelah selesainya pembangunan lapangan tembak di lahan seluas 11,6 hektar, lahan milik TNI AD yang merupakan bekas Lapangan Terbang  yang berlokasi di Jalan Raya Pejagan-Bumiayu, 1,5 kilometer ke arah utara tugu perbatasan Kabupaten Brebes-Tegal, Jawa Tengah, di wilayah Kecamatan Songgom, Kabupaten Brebes.

Diungkapkan Pasiops Kodim melalui Pelda Abdul Kholik, Bintara Tinggi Operasi, bahwa selesainya pemasangan ban bekas yang diisi tanah di tanggul sepanjang 60 meter, menandakan bahwa lapangan siap digunakan.

“Ban bekas yang difungsikan sebagai tanggul sasaran tembak kini sepenuhnya telah rampung dikerjakan sejak pertengahan November 2019 lalu (15/11), dengan 2.000 buah ban bekas sesuai instruksi pimpinan,” ucapnya.

Dijelaskannya mendetail, dengan pemasangan ban bekas, secara otomatis tanggul pengamanan/tanggul lesan kini menjadi setebal 8 meter dari sebelumnya yang hanya 6 meter.

“Jelas, penebalan tanggul dengan memasang ban bekas akan lebih menjamin faktor keamanan saat lapangan digunakan. Proyektil peluru tidak akan menembus tanggul di belakang lesan sehingga aman bagi masyarakat,” imbuhnya.

Dikatakannya juga, selain upaya itu, juga direncanakan akan dilakukan penambahan ketinggian tanggul sampai dengan 8 meter.

Lapangan ini kedepan juga dapat digunakan oleh pihak lainnya dalam berlatih, semisal Polres, Perbakin dan KONI Brebes dalam pembinaan atlet petembak.

“Saya mewakili pimpinan Kodim mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dengan menyumbangkan ban bekas. Kini pekerjaan selanjutnya adalah lapangan tembak pistol,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pembangunan lapangan tembak ini dimulai sejak Maret 2018 dengan pembuatan tanggul setinggi 4 meter melingkar 100 meter dengan tanah urug swadaya Kodim. (Aan)

Kamis, 23 Januari 2020

Desa Dukuhwringin Gandeng TNI Bersihkan Saluran Air


Brebes - Lingkungan yang sehat, bersih dan rapi merupakan dambaan semua warga yang berada dan tinggal di wilayah tersebut. Guna terus menjaga dan mempertahankan kondisi tersebut, warga DEsa Dukuhwringin, Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah mengadakan bersih-bersih saluran air di depan rumah penduduk. Kamis (23/01/2020).






Dengan menggandeng TNI, Polri, Tokoh Agama, Masyarakat, Karang Taruna, Bumdes dan pelajar, Koramil 03 Wanasari yang dipimpin oleh Kapten Inf Turiman bersama 10 anggotanya membantu melaksanakan kerja bakti membersihkan saluran air/got dengan panjang 500 meter  dan tinggi 60 cm serta lebar 40 cm.
Dengan penuh semangat gotong royong dan kebersamaan karya bhakti TNI ini menjadi contoh dalam pergerakan membudidayakan kebersihan dan peduli dengan bencana banjir yang sering terjadi di Desa Dukuhwringin bila waktu musim penghujan.
Pelda (Purnawirawan) H.M. Masyuri selaku Kepala Desa menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI Kodim 0713 Brebes, Polsek Wanasari dan seluruh warga yang ikut andil dalam pelaksanaan Karya Bhakti Bersih-bersih aliran air ini. Tuturnya.
“Mudah-mudahan kedepan saluran air ini menjadi lancar kedepannya”, Tambah H. Masyuri.
Kapten Infanteri Turiman "Beginilah suasana di Desa Dukuhwringin ini, dalam berbagai kegiatan, lebih-lebih yang sifatnya untuk kepentingan bersama, warganya selalu kompak dan bersatu".
Danramil melanjutkan, "Bisa kita lihat hari ini, warga tampak antusias dalam melakukan pembersihan got atau aliran air di sepanjang kanan dan kiri jalan. Masing-masing orang merasa bertanggung jawab dan merasa memiliki terhadap lingkungannya,". (Utsm)

Koramil Banjarharjo Beri Materi Navigasi Darat


Brebes - Anggota Babinsa Koramil 14/Banjarharjo Serda Rasio dan Serda M.Taufik memberikan materi Navigasi Darat (Navrad) dan Ilmu Medan kapada 10 orang Dewan Penegak dan 48 orang Saka Wira Kartika yang Siswa Siswi Sekolah Miftakhul Falah Cendono yang tergabung dalam Pramuka dibina secara rutin di Koramil disetiap hari kamis sore. Kamis (23/01/2020).










Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan di Halama Koramil tepatnya di Pangkalan S. Parman Banjarharjo, latihan ini berlangsung selama 2 jam dengan mengedepankan pengetahuan Navigasi dasar terlebih dahulu disampaikan kepada seluruh peserta, selanjutnya akan disampaikan materi secara utuh hingga ke tingkat mengerti dan bisa.

Danramil Banjarharjo Kapten Infanteri Agus Sulistyo menjelaskan bahwa keberadaan Pramuka Saka Wira Kartika di pangkalan S.Parman ini sangat antusias dalam menerima materi, baik 5 Krida yang ada di Saka Wira Kartika sampai dengan materi praktek tentang kebencanaan banjir seperti waktu yang lalu (17/01). Mereka antusias dan bersemangat membantu korban banjir dil wilayah Banjarharjo, setidaknya Pramuka ini menjadi contoh dimasyarakat nantinya apabila sudah dewasa.

Diakhir latihan, Danramil yakin bahwa pemuda-pemudi yang sudah merasakan belajar di Koramil (pangkalan militer) nantinya akan menjadi ujung tombak dan menjadi contoh dikehidupan bermasyarakat. (Utsm)

Rabu, 22 Januari 2020

Pembekalan Ala Militer Calon Resimen Mahasiswa Batalyon 963 Arlaya Brebes


Brebes – Sebanyak enam orang Mahasiswa/i Batalyon 963 Arlaya Umus (Universitas Muhadi Setiabudi), Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mendapatkan pelatihan militer Pra Pendidikan Dasar (Pra Diksar) di Koramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes (21/1).




Dalam pembekalan ini mereka menerima materi teori yaitu wawasan kebangsaan dan bela negara, serta materi praktek berupa caraka malam, baris berbaris bersenjata serta kegiatan fisik berupa lari, sit up dan push up.

Dikatakan Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Turiman, bahwa pelatihan yang dilaksanakan sore hari tersebut, bertujuan sebagai bekal mengikuti Diksar Menwa (Pendidikan Dasar Resimen Mahasiswa) di Rindam IV Diponegoro, Kabupaten Magelang.

“Mereka juga kami berikan materi dasar pertempuran (teknik pertempuran dasar), yang nantinya akan menjadi bekal saat mengikuti Diksar Menwa bersama para calon lainnya yang berasal dari semua universitas di Jawa Tengah,” ucapnya, Rabu pagi (22/1/2020).

Ditambahkannya, selain materi pihaknya juga memberikan dorongan atau motivasi sehingga nantinya akan terbentuk Menwa di kampus yang siap melaksanakan tugas sesuai dengan Tupoksinya (Tugas Pokok dan Fungsi).

“Sesuai namanya, Menwa adalah salah satu kekuatan sipil yang dilatih dan dipersiapkan secara militer untuk mempertahankan NKRI sebagai salah satu perwujudan Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta). Jadi mereka adalah komponen cadangan pertahanan negara,” tandas Turiman.

Agus Supriyanto, Komandan Batalyon 963 Arlaya Umus, mewakili pihak universitas menyatakan terima kasih. Diharapkannya, melalui pendidikan militer tersebut mereka akan mempunyai karakter kejuangan yang kuat saat melanjutkan tongkat estafet sebagai pemimpin bangsa.

“Dengan Diksar militer, nantinya mereka diharapkan menjadi generasi penerus bangsa yang mumpuni dalam berorganisasi dan berjiwa patriotisme,” ucapnya. (Aan)