Tampilkan postingan dengan label Koramil 05/Losari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koramil 05/Losari. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Februari 2021

Satgas PPKM MIKRO Desa Rungkang Lakukan Tracking "Door To Door"

  

Brebes - Satgas PPKM (Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Mikro Desa Rungkang didampingi Babinsa Koramil 05 Losari dan Babinkamtibmas beserta Katdesa Rungkang telah melaksanakan Tracing kunjungan ke rumah warga yg isolasi mandiri (Door To Door). Senin (22/02/2021).





 

Selain melakukan Tracing, Satgas PPKM Mikro juga melakukan penyemprotan Disinfektan di RT 04 RW 06 dan pembagian masker serta memberikan himbauan kepada keluarga kontak erat.

 

Kepala Desa Rungkang Untung Surodi, SH dan Bidan Desa Zakiyah, A.Md terjun langsung dilapangan dengan menghimbau untuk mematuhi prinsip 5 M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, Mencuci Tangan Pakai Sabun, Menghindari Kerumunan dan Mengurangi keluar rumah jika tidak penting).

 

“Memang benar kami Satgas PPKM Mikro bersama dengan Babinsa dan Babinkamtibmas melakukan pengecekan serta pengawasan “Door To Door” sekaligus memberikan himbauan langsung kepada warga agar selalu megikuti anjuran dari pemerintah yaitu 5 M”. Terang Untung Surodi.

 

Sementara Babinsa Serda Teguh Catur membenarkan hal tersebut bahwa TNI Polri dan Bidan Desa selalu aktif diwilayah dengan menegakkan PPKM Mikro. (Kujang).

Rabu, 10 Februari 2021

Puting Beliung Terjang Losari Brebes, Puluhan Rumah, 3 Motor Rusak, dan Tower Wifi Ambruk

 Brebes – Puluhan rumah warga di Desa Dukuhsalam, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, rusak diterjang angin puting beliung, Rabu siang, (10/2/2021).












Selain kerusakan tersebut, puting beliung juga merobohkan tower wifi milik Bumdes setempat, tepatnya di Dukuh Kubanggede RT. 01 RW. 03.


Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 14.00 WIB.


“Tidak ada korban jiwa dari musibah ini, namun 30 rumah warga rusak, dan juga 3 unit sepeda motor juga rusak akibat tertimpa tower wifi yang roboh,” terangnya.


Adapun dari ke-30 rumah yang rusak itu, 12 rumah rusak berat di RW. 02 dan 18 rumah rusak ringan di RW. 01.


“Untuk bangunan rumah yang rusak berat, kategorinya adalah dinding hampir roboh. Sedangkan kategori rusak ringan adalah kerusakan bagian atap dan lainnya,” tandasnya.


Lebih lanjut diuraikannya, kronologi kejadian sebelumnya yaitu sekitar pukul 13.45 WIB, wilayah Kecamatan Losari diguyur hujan dengan intensitas tinggi dan disertai angin kencang. Waktu sekitar 45 menit hujan angin itu juga menyebabkan beberapa pohon tumbang da nada yang menutup jalan desa.


“Setelah kejadian, warga beramai-ramai bergotong-royong untuk memperbaiki atap yang rusak, memotong dan menyingkirkan batang pohon yang menutup jalan. Sedangkan untuk rumah yang rusak berat belum bisa diperbaiki karena cuaca belum mendukung,” imbuhnya.


Babinsa dan perangkat desa terus melakukan pendataan kerusakan, dan juga menghimbau warga agar lebih waspada sehingga secepatnya mengungsi ke tempat yang lebih aman jika ada tanda-tanda terjadinya puting beliung kembali.


Pihaknya juga menghimbau kepada warga agar mengurangi batang pohon disekitar rumah sehingga pohon tidak mudah tumbang dan menimpa bangunan saat musim penghujan ini.


Untuk esok hari akan dilakukan kerja bakti massal untuk memperbaiki kerusakan rumah dan juga tower.


“Untuk kerugian ditaksir mencapai 100 juta, termasuk tower setinggi 30 meter yang baru tahun beroperasi,” pungkasnya. (Aan)

Sabtu, 06 Februari 2021

Suasana Diperbatasan Jateng-Jabar Saat Diberlakuannya Program “Jateng Dirumah Saja”

 

Brebes – Kabupaten Brebes merupakan perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat, Kecamatan Losasi adalah kecamatan paling ujung barat yang dimana ada jembatan penghubung diantara kedua Provinsi.






 

Dengan diberlakukannya Program “Jateng Dirumah Saja”, Jalan Nasional yang berada diwilayah Koramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes ini menjadi tanggungjawab sektoral antara kedua wilayah Teritorial dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Seperti yang telah dilaksanakan Koramil, Polsek dan Satpol PP Kecamatan Losari maam hari, melakukan Operasi Yustisi dalam memutus mata rantai penularan Virus Covid-19. Sabtu malam Minggu (06/02/2021).

 

Komandan Koramil 05 Losari, Kapten Infanteri Muhtadi mengatakan “TNI-Polri dan Satpol PP Kecamatan melakukan upaya dengan maksimal memutus mata rantai Covid-19 diwilayah, apalagi melalui kebijakan yang telah dikeluarkan oleh Gubernur Jateng “Jateng Dirumah Saja”, Kami disini sebagai pintu masuk Jawa Tengah melaksanakan secara ketat dengan pemberlakukan aturan tersebut dimulai dari tanggal 6 dan 7 Pebruari dengan mengajak seluruh komponen masyarakat mengikuti anjuran dari pemerintah”. Papar Kapten Muhtadi.

 

“Selain itu, Himbauan 5 M yaitu Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan menggunakan sabun dan hand sanitizer, menghindari kerumunan dan membatasi kegiatan juga dilakukan di jalan raya dan pintu perbatasan Jateng-Jabar”. Tambah Danramil.

 

Sejak Jateng diberlakukan Program “Jateng Dirumah Saja” selama2 hari ini, warga dan pengendara yang melintasi jembatan perbatasan dominan sangat sepi. Ini menndakan bahwa warga sudah sadar akan kepentingan umum, yaitu Virus Covid-19 agar segera hilang dan hidup normal kembali.

 

Sampai dengan saat ini, pengendara yang berasal dari sebelah barat jembatan perbatasan (Jawa Barat) mengurangi aktivitasnya masuk ke Losari-Jawa Tengah karena kesadaran akan pentingnya kesehatan dan penerapan Program “Jateng Dirumah Saja”. (Oedjank).

Jumat, 13 November 2020

Danramil : Banjir Rob Air Laut Di Losari Berangsur Mulai Surut

 Brebes - Air rob akibat pasang air laut menggenangi jalan desa dan pemukiman warga desa Prapag Lor, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jum’at (13/11/2020).





 

Sekitar pukul 03.00 Wib dini hari, tepatnya di RT 01 RW 02 Desa Prapag Lor adanya air laut yang pasang yang diakibatkan curah hujan dari sore hingga dini hari tanpa reda walaupun dengan insentitas sedang.

 

Danramil 05 Losari Kapten Infanteri Muhtadi membenarkan bahwa dalam laporan Bintara Pembina Desa (Babinsa) yang mengecek secara langsung diwilayah bahwa Air laut mengalami peningkatan pasang yang mengakibatkan Air Rob naik setinggi 20-30 centimeter.

 

“Walapun demikian, genangan air rob tersebut langsung mengalami surut, dampak hanya menggenangi jalan dan halaman pemukiman warga saja, diantaranya di RT 01 RW 02”. Ungkap Danramil.

 

Danramil, Babinsa serta pemerintah desa serta masyarakat mengecek ke sejumlah rumah warga yang terdampak air rob serta menghimbau agar selalu waspada terhadap perkembangan air rob dan cuaca terutama bila saat turun hujan. (Utsm)

Jumat, 07 Agustus 2020

Dandim Brebes Kunjungi Koramil Diperbatasan Jawa Tengah-Jawa Barat

 


Brebes - Dalam rangka kunjungan kerja perdananya setelah menjabat menjadi Komandan Kodim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan yang didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku dan Pasiintel Kapten Infanteri Yatno berkunjung ke Koramil 05 Losari yang berada di perbatasan Jawa Tengah dan Jawa Barat,  Jum'at Sore (07/08/2020).







Komandan Rayon Militer (Koramil)  05 Losari Kapten Infanteri Muchtadi menyambut kehadiran Dandim beserta rombongan di pintu masuk Makoramil beserta Bati Tuud Koramil Peltu Munawir dan 2 orang anggota yang melaksanakan piket jaga.

Dalam kesempatan tersebut,  Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan mengecek kebersihan pangkalan dan luas lahan satuan koramil dilanjutkan peninjauan Mushola, Bangunan tambahan seperti rumah dinas Danramil dan dapur.

Danramil Kapten Muchtadi menyampaikan bahwa "Rencana kedepan akan membangun kamar transit, yaitu kamar untuk anggota yang rumahnya jauh dari keluarga". Kata Kapten Infanteri Muchtadi.

"Selanjutnya akan membangun Aula dan tower penampungan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari". Imbuh Danramil.

Sebelum meninggalkan Koramil, Dandim mengapresiasi kinerja Danramil beserta anggotanya dalam mejaga kebersihan dan merawat pangkalan ini dengan baik serta mampu berinovasi untuk meningkatkan fungsi guna kesejahteraan anggotanya. (Utsm).

Jumat, 17 Juli 2020

Babinsa Losari Lor Dampingi Tim Kesehatan Datangi Kerumah Berikan Penyuluhan ODR


Brebes - Penyuluhan dengan langsung didatangi ke rumah-rumah kepada orang dengan resiko (ODR) dilakukan Koramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes,  Jum'at (17/07/2020).





Bertempat di Desa Losari Lor,  Kecamatan Losari tepatnya di RW 03, dr. Linda Ketua Tim Analis Penanggulangan Covid-19 Puskesmas Losari, Wirnya, AMd. Kep., M. Kes. Ketua Tim P2TBC Puskesmas Losari, Munadiroh,  AMd.Keb Ketua Tim Medis Kesling Puskesmas Losari dan Sertu Mukhlisin Babinsa Losari Lor,  Babinkamtibmas Aiptu Opan serta Perangkat Desa dan 2 orang warga yang dikategorikan ODR (Klasifikasi Akut).

Dari Informasi yang didapatkan dari Babinsa dan Tim Kesehatan bahwasannya kegiatan tersebut mengunjungi rumah diantaranya pasien penderita TB-Paru Akut yang berada diwilayahnya. 

"Ya Benar,  Kami dengan Tim Kesehatan Puskesmas Losari mendata adanya di Desa Losari Lor ada 2 orang yang kategori ODR,  diantarnya berinisial M (53) dan S (54) semua berada di RW 03 Losari Lor" Papar Babinsa. 

Warga ODR yang dikunjungi adalah Pasien TB-Paru Akut,  termasuk ODP dalam upaya cegah dan tangkal serta memutus mata rantai penyebaran Covid-19 kepada ODR beserta keluarganya agar tidak terpapar Covid-19.

Adapun kegiatan lain yang dilakukan oleh Tim diantaranya memberikan perlindungan terhadap ODR diwilayah kerja Puskesmas Losari,  Penyuluhan tentang kerawanan dan hal-hal yang harus diperhatikan oleh ODR, kemudian melakukan Test PCR kepada ODR serta memberikan Leave Let,  Masker, obat-obatan dan vitamin C-1000.

Sebelum dan sesudah kegiatan tersebut,  tim melakukan selalu protokoler kesehatan Covid-19 sesuai dengan anjuran pemerintah. (Utsm)

Rabu, 01 April 2020

Aksi Babinsa Dan Kades Limbangan “Ayo Bareng-Bareng Cegah Corona”

Brebes – Dalam kegiatan rutin setiap hari rabu pukul 10.00 wib, Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes tampil dengan tema yang berbeda-beda disetiap tayangannya di On Air Talk Show Radio Singosari FM Brebes.






Kini Babinsa dan Kepala Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah giliran menyampaikan aspirasi dan aksinya diacara tersebut. Rabu (01/04/2020).

Kades Limbangan Siswo (33) dan Serda Sadun selaku Babinsa menyampaikan di acara khususnya itu dengan menggunakan logat/bahasa jawa cirebonan. Penyampaian himbauan itu adalah “Ayo Bareng-Bareng Cegah Corona (Covid-19), Endah Laka Ning Limbangan”. Baliho ini dipasang oleh pemerintah desa Limbangan di setiap pertigaan, perempatan jalan dan di tempat umum yang bisa dilihat orang banyak.

Himbauan ini ditulis dalam bahasa brebesan “Aja Ndableg Ari dipaih Weruh”, (Jangan Malas-malas kalau dikasih tau), “Bokan tembe balik sing kana-kana kudu lapor ning baledesa” (Barangkali baru pulang dari luar kota/luar negeri harus laporan ke balaidesa), “Aja kluyuran dingin” (Jangan keluyuran/jalan-jalan dulu), “Ari tangane tas ngemek apa mbuh apa wisuh sing bersih nganggo sabun” (Kalau tangannya habis pegang barang/benda atau yang lainnya harus cuci tangan yang bersih pakai sabun, “Aja rubungan bae” (Jangan selalu berkumpul), “Ari ngobrol aja perek-perekan” (Kalau berbicara/mengobrol jangan berdekatan). 

Kemudian tulisan selanjutnya “Dieling Eling Gejala Corona (Covid-19)” (Ingat-ingat gejala Corona). pertama “Awake panas karo watuk terus pegel” (Badannya panas, batuk dan badan terasa pegal). kedua “Gulune ana jigraeh, ambekane ya sesek”, (Lehernya ada lendirnya, nafas sesak). “Endase mumet, wetenge enek karo muntah” (Kepala pusing, perut sakit dan muntah-muntah). “Cungure mampet, mencret sisan” (Hidunggnya rapat/tersumbat dan buang air besar mencret).

Diakhir Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes ini himbauan Babinsa dan Kades Limbangan berbunyi “Pokoke ora enak kabeh, Bokan ana sing krasa kaya kie, gagian priksa/lapor ning desa. Sing nurut”. (Pokoknya tidak enak semuanya, barangkali ada yang merasa seperti ini, segera periksakan atau laporkan di balaidesa, patuhi aturan). (Utsm).

Rabu, 18 Maret 2020

Koramil 05/Losari Cek Suhu Badan Seluruh Anggota


Brebes – Kodim 0713 Brebes melakukan pemeriksaan suhu tubuh bagi setiap tamu yang berkunjung, termasuk prajurit. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini pencegahan penyebaran wabah Virus Corona (COVID-19). Rabu (18/03/2020).





Tidak hanya di Kodim saja, namun di sejumlah jajaran Koramil juga melakukan hal yang sama, Yaitu Koramil 05 Losari yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat ini juga memberlakukan pengecekan suhu tubuh bagi seluruh anggotanya.

Dikatakan Danramil 05 Losari Kapten Infanteri Muhtadi, “Seluruh ruangan Koramil dilakukan sterilisasi melalui penyemprotan disinfektan. Hal serupa juga dilakukan terhadap seluruh ruangan-ruangan koramil dari Ruang Danramil, Bati Tuud, Bamin dan Ruang Komputer serta Ruang Penjagaan”. Kata Danramil.

Sementara itu, Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE mengatakan, berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan penyebaran Virus Corona, Kodim Brebes menerapkan aturan bahwa setiap orang yang memasuki Makodim dan Koramil untuk di screening atau di cek suhu tubuhnya dengan thermo scanner. Pengecekan ini dilakukan oleh tenaga terlatih baik provost atau anggota jaga, dan petugas dipastikan memakai masker.

“Setiap anggota Kodim baik militer, PNS, atau keluarganya dan termasuk tamu, agar masuk melalui pintu 1 depan penjagaan. Jika ada pengunjung saat dilakukan thermo scanner menunjukan suhu lebih dari 38 derajat celcius, maka segera dibawa ke pos kesehatan, meskipun tanpa keluhan sakit dan demam,” tegasnya.

Namun apabila sebaliknya, lanjut Dandim Faisal Amri, jika suhu tubuh menunjukan kurang dari 38 derajat celcius berarti normal. Paling penting, setiap pengunjung agar cuci tangan pakai sabun pada kran air yang mengalir di wastafel penjagaan, atau dapat pula cuci tangan memakai hand sanitizer.

Bertempat di Ruang Tengah kantor Koramil 05 Losari, pemeriksaan Kesehatan  Tensi dan Suhu Badan anggota guna antisipasi dan pencegahan terpapar Virus Corona (Covid-19) oleh Paramedis Puskesmas Losari Warnya, M.Kes.

Dari Hasil Pemeriksaan Kesehatan secara umum hasil pemeriksaan Kesehatan dinyatakan kondisi Kesehatan Normal dan Negatif, tidak ada terindikasi atau terpapar Virus Corona (Covid-19). (Utsm)

Jumat, 06 Maret 2020

Korsleting Listrik, Kandang Ayam Di Losari Brebes Ludes Terbakar

Brebes – Diduga karena korsleting listrik, kandang ayam potong di Dukuh Crucuk, Desa Karang Dempel, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terbakar pagi ini, Jumat (6/3/2020).



Dibenarkan Danramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Muhtadi, bahwa dari keterangan saksi mata yang merupakan salah satu karyawan pemilik kandang milik H. Kasudi, bahwa saat hendak membersihkan dan memperbaiki kandang ayam yang masih kosong itu, kepulan asap dan api terlihat pada pukul 10.30 WIB pada bagian ujung kandang.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran kandang sepanjang 70 meter lebar 25 meter yang terbuat dari bahan bambu adalah konsleting listrik,” ungkapnya.

Karyawan tersebut dibantu karyawan lainnya berusaha untuk memadamkan api namun tidak berhasil karena api cepat membesar dengan bantuan angin.

“Mendapatkan laporan, Babinsa kami segera mendatangi lokasi dan menghubungi Damkar Brebes. Api cepat membesar karena di bawah kandang ada sekam dan angin sangat kencang,” imbuhnya.

Dengan peralatan seadanya, Babinsa bersama warga masyarakat sekitar lokasi kebakaran, berusaha membantu petugas Damkar untuk mencegah api semakin melebar.

Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, namun pemilik kandang mengalami kerugian ratusan juta, termasuk 2 unit sepeda motor milik karyawannya juga ikut terbakar.

Dengan bantuan warga, Petugas akhirnya mampu menjinakkan api selama satu jam lebih sehingga tidak merembet ke kandang lainnya. Namun bangunan yang terbakar tersebut tidak dapat diselamatkan dan rata dengan tanah. (Aan)

Rabu, 10 April 2019

Kepala Dinas Pertanian Bersama Babinsa Bantu Tanam Padi

Brebes, Babinsa Koramil 05/Losari Koptu Ashari melaksanakan pendampingan Kolompok Tani “Wilujeng” pada kegiatan penanaman padi Luas Tambah Tanam (LTT) Masa Tanam 2 (MT) dengan menggunakan mesin tanam (Rice Transplanter) di lahan Kelompok Tani Makmur Desa Bojong Kecamatan Losari Brebes seluas 6 Hektar. Rabu (10/4/19).


Pada Program Ketahanan Pangan di Kabupaten Brebes ini, Babinsa melakukan tugas pendampingan kepada petani untuk langsung terjun ke sawah, guna membantu kegiatan petani demi bersinergi dengan program Pemerintah Pusat demi tercapainya ketahanan pangan secara menyeluruh. 

Babinsa bersama Yulia selaku Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes yang didampingi oleh H. Mulyadi Koorpro Losari dan Khozin Kepala Desa Bojongsari serta masyarakan Poktan sejumlah kurang lebih 40 orang melakukan penanaman padi dengan menggunakan mesin tanam padi “Rice Transplanter”. Ini merupakan bukti kepedulian TNI khususnya Jajaran Kodim 0713/Brebes untuk membantu petani memperoleh hasil yang maksimal tanpa ada kendala dengan kemajuan teknologi.

Bagi para petani, apa yang diberikan anggota TNI sangat membantu dan memotivasi petani untuk ikut mendukung dalam mensukseskan swasembada pangan. Perkembangan teknologi pertanian seperti halnya mesin Rice Transplanter yang diberikan oleh Kementan RI, sudah tidak menjadi kendala bagi petani dalam pengoperasian usai mendapat arahan dari anggota TNI.

Semula warga yang masih memakai cara manual dalam menanam padi atau istilahnya “Tandur”, kini dengan adanya bantuan mesin transplanter menjadi hal yang baru dalam penanaman padi bagi petani di wilayah Kecamatan Losari. (Utsm)