Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puasa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Mei 2021

Dandim 0713 Brebes dan Ketua Persit Cek Masakan di Dapur Lapangan Berbuka Puasa Untuk Warga

  

Brebes – Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Brebes Rem 071 PD IV/Diponegoro mengecek kesiapan dan masakan yang di masak oleh anggota TNI dan Persit Kodim 0713 Brebes di dapur lapangan yang berada di halaman Makodim jalan jenderal soedirman nomor 107 brebes, Jawa tengah. Senin (03/05/2021)

 












Masakan yang berjumlah 850 dalam bentuk nasi kotak ini secara higienis dan sehat disajikan oleh para TNI dan Persit untuk berbuka puasa yang akan dibagikan kepada warga masyarakat.

 

Dijelaskan Dandim Brebes, Letkol Armed  Mohamad Haikal Sofyan, makanan buka puasa yang telah disiapkan nantinya akan dibagikan oleh para Babinsa dengan menggunakan sepeda motor dinas mereka yang sudah dimodifikasi dengan menambahkan kantong besar di kanan-kiri motor di belakang pengendara.

 

“Gerakan sosial ini merupakan program dari Kodam IV Diponegoro, dimana akan dilaksanakan secara serentak di 36 Kodim, setiap tanggal ganjil pada awal bulan Mei 2021 sampai dengan H-2 lebaran 1442 H, atau berakhir tanggal 11 Mei 2021 nanti,” terangnya.

 

Dibeberkannya lanjut, untuk sasaran pembagian difokuskan kepada dhuafa, anak yatim-piatu, pemulung, gelandangan, tukang becak, dan petugas kebersihan.

 

Dapur umum ini sedang didikan di Makodim Brebes dan juga di Koramil 08 Bumiayu sebagai dapur lapangan untuk wilayah Brebes selatan.

 

“Untuk masing-masing koramil minimal Babinsa akan membagikan 50 bungkus makanan buka puasa setiap tanggal ganjil sampai dengan H-2 jelang lebaran,” tandasnya.

 

Ditambahkannya, gerakan sosial itu untuk membantu pemerintah merespon kesulitan masyarakat di masa pandemi covid-19, serta mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagi. (Aan/Kujang)

Senin, 26 April 2021

Pramuka SWK Larangan Brebes Bagikan Ratusan Takjil Buka Puasa

 Brebes – Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, bagi-bagi takjil buka puasa di depan Makoramil Larangan, Jalan Raya Larangan No. 78 Brebes. Kamis sore (22/4/2021).







Dijelaskan Pjs. Danramil, Letda Infanteri M. Yazid melalui Bati Tuud, Peltu Maulana, takjil gratis dibagikan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan koramil.


“Ada 150 takjil yang kita siapkan bersama Pramuka SWK dan kita berikan kepada para pengguna jalan yang melintas sore ini,” terangnya.


Lanjut Maulana, kegiatan sosial itu merupakan bentuk kepedulian khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa serta untuk mengisi Hari Kartini.


“Untuk Mekanisme pembagiannya dilakukan saat kendaraan berhenti di lampu merah atau warga yang berhenti untuk mendapatkan takjil,” sambungnya.


Menurutnya, cara itu dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu-lintas atau menimbulkan kecelakaan.


Tak hanya itu, mereka juga mengingatkan para penerima takjil agar memakai helm dan juga patuh Prokes dengan memakai masker. (Junaedi/Aan)

Minggu, 18 April 2021

Puasa, Strava Jalan Terus

 Banyumas - Puasa tidak dijadikan prajurit untuk tidak melakukan aktivitas berolahraga, namun puasa juga sebagai penyemangat untuk menjaga imunitas tubuh khususnya di masa pandemi Covid-19. Begitupula dengan prajurit Wijayakusuma, diawal puasa Ramadhan ini, tetap melakukan aktivitas berolahraga sebagai sarana menjaga imunitas tubuh guna mendukung tugas pokok satuan.







"Kita tetap melaksanakan aktivitas sesuai program satuan baik dalam kegiatan olahraga maupun kegiatan satuan lainnya. Namun, untuk porsinya kita sedikit kurangi, yang mungkin dalam berolahraga sebelumnya dimaksimalkan kegiatannya, di bulan puasa ini kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hal ini untuk menjaga daya imunitas kita, apalagi masih pandemi Covid-19", terang Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Selasa (13/4/2021).


Dikatakan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma, puasa tidak menjadikan prajurit dan PNS untuk tidak beraktivitas, namun hal ini sebagai pemicu kita agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas pokok sebagai prajurit dan PNS TNI AD.


"Dalam puasa ini, Strava (aplikasi layanan internet untuk melacak olahraga manusia yang menggabungkan fitur jejaring sosial- red) berputar. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pembinaan fisik yang dilakukan prajurit. Tidak hanya berputarnya terus strava, fasilitas gymnastic atau fitnes prajurit tetap berjalan dan olahraga lainnya, seperti woodball, tenis lapangan, aerobik, bola volly, bersepeda dan sebagainya", ujarnya.


Danrem berharap, dengan berolahraga secara teratur, terprogram dan terarah tersebut, dapat menjaga dan mempertebal daya imunitas tubuh prajurit-prajurit dan PNS nya dimasa pandemi Covid-19.


Pada kesempatan yang sama, Kolonel Dwi Lagan Safrudin menyampaikan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi" kepada segenap prajurit dan PNS nya serta segenap masyarakat di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Danrem 071/Wijayakusuma berpesan, agar memanfaatkan momentum Ramadhan ini sebagai bulan rahmat dan bulan ampunan yang penuh berkah.


"Menyikapi bulan Ramadhan sebagai bulan rahmat dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan latihan dengan banyak beribadah termasuk ibadah sosial seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, berinfak dan menunaikan zakat", terangnya.


Danrem berharap, agar nilai-nilai yang baik selama puasa harus bisa diaplikasikan sesuai dengan hakikatnya, bukan hanya simbol, tetapi nilai dan manfaatnya bagi segenap prajurit dan PNS. 


"Mari kita raih hakikat serta nilai dan manfaat yang penuh berkah dan rahmat ini untuk kedamaian, serta mari kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.


Disamping itu, Danrem juga menghimbau kepada segenap masyarakat dijajarannya, agar dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5M nya.


"Di bulan penuh berkah dan rahmat ini, mari kita bersama bermunajat kepada Allah SWT, agar pandemi Virus Covid-19 segera berakhir dan sirna dari muka bumi ini khususnya di NKRI yang kita cintai," pungkasnya.

Rabu, 06 Mei 2020

TNI Brebes Terus Berupaya Berbagi di Tengah Pandemi


Brebes – Puluhan nasi kotak dan es takjil untuk berbuka puasa dibagikan anggota TNI Kodim 0713 Brebes untuk warga masyarakat Brebes di Jalan Sultan Agung dan Jalan Letjen Suprapto. Rabu sore (6/5/2020).




Tampak Sertu Sunardi, Bintara Angkutan dan Kepala Dapur Umum (DU) Bersama TNI/Polri Kodim Brebes, membagikannya bersama rekan-rekannya dengan menggunakan kendaraan single cabin.

Dikemukakan Dandim melalui Sertu Sunardi, bahwa hidangan dimasak sendiri oleh anggota Kodim Brebes bersama Ibu-ibu Persit untuk dibagikan kepada warga sekitar Kodim menjelang berbuka puasa.

“Kami berharap sedikit bantuan makanan untuk berbuka puasa ini dapat membantu masyarakat yang membutuhkan di tengah pandemi virus corona karena masyarakat terdampak ekonomi,” ucapnya.

Ditambahkannya, bahan makanan yang sebagian diberikan oleh para relawan yang peduli sesama dan diserahkan di DU Kodim Brebes, menjadi berkah di bulan suci Ramadhan bagi semuanya. (Aan)

Selasa, 05 Mei 2020

6 Tahun Keahlian Juru Masak Dapur Umum Covid-19 Kodim 0713 Brebes


Brebes - Sertu Sunardi yang kesehariannya menjabat Bintara Angkutan Kodim 0713 Brebes ini ternyata memiliki keahlian lain yang tidak sesuai dengan pekerjaannya. 




Yaitu memasak, yah memang jarang sekali seorang TNI bisa memasak,  apalagi dengan menyiapkan masakan yang dikategorikan jumlah porsi banyak. 

Sebelumnya Sertu Sunardi berdinas di Batalyon 407/Padma Kusuma,  dimana semenjak menjadi TNI memulai belajar memasak dari pangkat Prajurit Kepala (Praka) sampai Kopral Satu (Koptu) 6 tahun lamanya.

Kebiasaan dan keahlian ini di dapat saat menyiapkan makanan untuk Prajurit Remaja,  kurang lebih 130 orang yang dimasakkan 3 kali dalam setiap harinya. 

Kini Sertu Sunardi berjibaku dengan nasi, sayuran dan menu takjil serta masakan lainnya guna menyiapkan pasien PDP yang dikarantina bertempat di islamic Centre Brebes berjumlah 22 orang dan yang jaga 8 orang dari TNI, Polres,  Satpol PP dan Tim Kesehatan. Rabu (06/05/2020)

Dengan menyiapkan makanan siap saji ini untuk berbuka puasa dan sahur,  Tim Dapur Umum Kodim 0713 Brebes memulai memasak dini hari pukul 01.00 wib selesai pukul 03.00 wib serta langsung di distribusikan ke Islamic. 

Sertu Sunardi dibantu rekan lainnya,  diantaranya anggota Polres Brebes dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Dim 0713 Brebes. 

Diwaktu menyiapkan santap berbuka puasa,  Tim Dapur Umum ini memulai memasak jam 1 siang hingga 3 siang. 

Harapan dari Sertu Sunardi adalah memberikan hal terbaik untuk satuan dan warga masyarakat dengan menyiapkan makanan dengan masakan ala tentara dengan mengutamakan 4 sehat 5 sempurna. Katanya. (Utsm)

Senin, 20 Mei 2019

Ngabuburit Bersama Komunitas Dan Koramil Banjarharjo

Brebes – “Berkah Ramadhan” Puluhan anggota Komunitas King of Brebes dari Korwil Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes, membagikan takjil buka puasa kepada masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas di depan Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Jalan Merdeka Nomor 153 Banjarharjo. Minggu (19/5/2019).

Dibenarkan Piket Jaga Koramil, Serda Sulis, “Ratusan bungkus makanan ditambah minuman berbuka puasa ini, dibagikan kepada para pengendara motor, pejalan kaki, penumpang bus atau mobil pribadi yang melintas di depan Koramil,” ucapnya.

Sebagai acara puncak, komunitas tersebut melaksanakan buka puasa bersama di Halaman Koramil.

Sementara dinyatakan Ketua Komunitas King of Brebes, Rizki, bahwa 40 orang anggotanya melaksanakan kegiatan ngabuburit itu dalam rangka menjalin silaturahmi antara anggota komunitas dengan masyarakat dan TNI.

“Ini sebagai bentuk aksi sosial positif dari salah satu komunitas pemuda motor di Brebes. Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas kami bukanlah geng motor yang meresahkan warga masyarakat seperti ramai di media-media sosial,” ungkapnya.

Ditambahkannya, mereka berharap bentuk kepedulian yang dilakukannya dapat membantu sambil berharap berkah di bulan Ramadhan 1440 Hijriyah, memupuk jiwa sosial dari komunitas dan menggugah masyarakat serta meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. (Aan Pendim Brebes).

Sabtu, 18 Mei 2019

Takjil On The Road di Salem Brebes

Brebes –Berbagi kepada sesama merupakan tindakan terpuji dan terlebih hanya untuk mengharapkan pahala dari Tuhan terutama di Bulan Ramadhan 1440 Hijriah ini. Tak hanya di kota-kota saja, di Pegunungan Salem tepatnya di depan Koramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, makanan dan minuman berbuka puasa dibagikan.


Terlihat Serka Wasim Pembina Paskibra Kecamatan Salem, Bripka Wiharto anggota Polsek, Amsor dari Satpol PP, Wasisto dari Polter Perhutani dan Anggota Paskibra SMAN 1 Salem, sedang mempersiapkan takjil dan membagikannya kepada para warga atau pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan Koramil. Sabtu sore (18/5/2019).

Dibenarkannya bahwa, kegiatan lintas instansi dan melibatkan pelajar ini memiliki sisi positif yaitu selain sebagai syiar Islam, mendapatkan pahala dengan memberi makanan dan minuman bagi orang yang berpuasa, juga wahana menjalin sinergitas.

Sebanyak kurang lebih 150 takjil berbuka puasa kami bagikan bersama Polri, Satpol PP, pihak Perhutani dan Anggota Paskibra Kecamatan Salem secara cuma-cuma kepada masyarakat serta pengguna jalan yang melintas di depan Koramil,” ucapnya.

Sementara disampaikan Bati Tuud Koramil, Pelda Jahri bahwa, untuk menghindari sisi minusnya dari pelaksanaan kegiatan tersebut maka pihaknya juga memperhatikan beberapa hal yang meliputi potensi kecelakaan lalu-lintas karena dilakukan di jalan, menghambat pengguna jalan lainnya karena terkadang tidak semua pemakai jalan membutuhkan takjil on the road serta dapat memunculkan sifat riya jika niatnya agar diketahui orang banyak saat bersedekah atau pamer.

“Pemberian takjil di jalan bisa mendapatkan dosa jika berpotensi membuat arus lalu-lintas terhambat atau bahkan macet, sebab orang yang punya kepentingan untuk segera sampai ke tempat tujuan akan merasa terzalimi atau dirugikan,” ucap Bintara Tinggi tersebut. (Aan Pendim Brebes).