Tampilkan postingan dengan label Buka. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buka. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 April 2021

Pramuka SWK Larangan Brebes Bagikan Ratusan Takjil Buka Puasa

 Brebes – Pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Koramil 16 Larangan, Kodim 0713 Brebes, bagi-bagi takjil buka puasa di depan Makoramil Larangan, Jalan Raya Larangan No. 78 Brebes. Kamis sore (22/4/2021).







Dijelaskan Pjs. Danramil, Letda Infanteri M. Yazid melalui Bati Tuud, Peltu Maulana, takjil gratis dibagikan kepada para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di depan koramil.


“Ada 150 takjil yang kita siapkan bersama Pramuka SWK dan kita berikan kepada para pengguna jalan yang melintas sore ini,” terangnya.


Lanjut Maulana, kegiatan sosial itu merupakan bentuk kepedulian khususnya bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa serta untuk mengisi Hari Kartini.


“Untuk Mekanisme pembagiannya dilakukan saat kendaraan berhenti di lampu merah atau warga yang berhenti untuk mendapatkan takjil,” sambungnya.


Menurutnya, cara itu dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu-lintas atau menimbulkan kecelakaan.


Tak hanya itu, mereka juga mengingatkan para penerima takjil agar memakai helm dan juga patuh Prokes dengan memakai masker. (Junaedi/Aan)

Senin, 08 Juni 2020

Dipomart Kodim Brebes Mempekerjakan Masyarakat Umum Ditengah Pandemi Virus Corona


Brebes – Setelah dibangun selama 4 bulan, akhirnya Dipomart, bangunan yang akan dikelola oleh Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes, selesai dibangun dan diresmikan oleh Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, melalui pemotongan tumpeng dan pita. Senin (8/6/2020).







Bangunan yang berdiri di lahan Kodim 0713 Brebes, di Jalan Pusponegoro No. 56 dan berukuran 10 x 10 meter ini, juga dilengkapi dengan tempat pangkas rambut yang mempekerjakan orang umum yaitu Dedi Suswanto (49), warga asal Desa Saditan, Kecamatan Brebes yang sudah mengabdikan diri mencukur rambut para prajurit Kodim sejak 2008 lalu.

Selain itu, di depan bangunan koperasi juga telah berdiri bengkel sepeda motor berukuran 4 x 5 meter, yang juga menyediakan spare partnya. Pun dengan teknisinya juga mempekerjakan orang umum asal Kelurahan Pasar Batang, Kecamatan Brebes, yang bernama Amad (50), yang sebelumnya diberhentikan kerja dari PT. Astra Honda Motor.

Disampaikan Faisal Amri, rekonstruksi bangunan dari mulai pondasi ini dimaksudkan agar Dipomart minimal sejajar dengan pelayanan minimarket umum.

“Ini semua bentuk komitmen Koperasi Kodim Brebes dalam memberikan pelayanan terbaiknya untuk anggota sendiri, anggota Subdenpom dan Minvetcad Brebes, serta masyarakat umum yang berkunjung,” ungkapnya memberikan sambutan.

Menurutnya juga, siapa lagi yang akan memajukan koperasi kalau bukan anggotanya sendiri.

Ketua Koperasi A-09 Brebes, Kapten Infantri Sutarno, menyatakan bahwa Dipomaret adalah upaya peningkatan kesejahteraan anggota TNI yang berdinas di wilayah Kabupaten Brebes termasuk Subdenpom dan Minvetcad Brebes yang juga tergabung menjadi anggota.

“Sesuai asas dari koperasi, bahwa untuk laba usaha akan dikembalikan kepada anggotanya melalui SHU yang dibagikan saat RAT setiap tahunnya. Semoga kedepan dengan penambahan usaha bengkel dapat menambah SHU anggota,” ucap Sutarno yang juga menjabat sebagai Danramil 17 Songgom.

Ditambahkannya, untuk harga bersaing dengan usaha serupa lainnya, dan mempersilahkan masyarakat umum jika ingin menitip barang dagangan.

“Pembangunan Dipomart juga mempekerjakan 4 orang masyarakat sehingga terbantu ekonomi saat krisis di tengah pandemi covid-19,” pungkasnya. (Aan)

Jumat, 06 Maret 2020

Luar Biasa, Kerja Keras Ratusan Orang Di Salem Brebes Membuka Jalan Tertutup Longsor


Brebes – Tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada pukul 03.00 WIB, Kamis pagi (5/3/2020).






Tebing di sisi Jalan Cigoreg setinggi 15 meter longsor sehingga menutup total akses antar pedesaan dari Desa Gandoang menuju Kadumanis.

Dibenarkan Danramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Iskandar, bahwa panjang tebing yang longsor mencapai 20 meter dengan lebar 3 meter.

Tebing longsor dipicu tanah tebing yang tidak mampu menahan resapan air hujan yang sejak hari Rabu (4/3) mulai pukul 16.00 WIB, mengguyur wilayah Kecamatan Salem.

“Secara manual kami membantu masyarakat untuk membuka jalan agar dapat dilewati baik kendaraan roda dua maupun empat, karena jalan sangat vital bagi perekonomian dan anak sekolah,” ucapnya.

Sementara disampaikan Pelda Jahri, Bati Tuud Koramil yang merupakan putra daerah Salem, bahwa kondisi geografis Salem yang berbukit-bukit tanah menjadi labil jika diguyur hujan dengan intensitas lama dan tinggi.

“Kami menghimbau kepada warga masyarakat untuk lebih berhati-hati melintasi jalan di bawah tebing apabila wilayah Salem diguyur hujan dengan cukup lama dan lebat,” tegasnya.

Tidak ada korban jiwa atas bencana alam tersebut. Tampak kerja keras ratusan orang relawan gabungan dari segenap unsur di wilayah Kecamatan Salem berhasil membuka jalan. Mereka adalah TNI-Polri, Satpol PP, Ormas Bangbara, Pemuda Pancasila, serta 150 orang warga masyarakat.

“Pada pukul 11.00 WIB, akses sudah bisa dilewati baik kendaraan roda dua maupun empat,” pungkasnya. (Aan)

Jumat, 28 Februari 2020

Manual Selama Dua Hari, TNI-Polri Dan Masyarakat Tonjong Brebes Berhasil Buka Jalan


Brebes – Anggota TNI dari Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes bersama Polsek dan masyarakat Desa Tonjong, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berhasil membuka jalan antar pedukuhan dua desa yang sebelumnya lumpuh total (27/2) akibat tertimbun material longsor dari tebing setinggi 15 meter di Dukuh Karang Anjog, Tonjong. Jumat siang (28/2/2020).




Peltu Edi Burhanudin, Bati Tuud Koramil, bersama Kepala Desa Tonjong, Samsudin, memimpin para relawan gabungan yang meliputi 8 orang Babinsa, 7 orang Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat sejumlah 65 orang ditambah perangkat desa, BPD dan LPMD.

“Adapun sasaran kerja bakti di hari kedua ini adalah pembersihan tanah longsor sepanjang 50 meter lebar 2 meter, pembuatan saluran air/drainase serta pembuatan tanggul pengamanan berbahan bambu di lereng/tebing yang longsor,” ucapnya.

Dijelaskannya lanjut, pekerjaan sehari sebelumnya adalah berhasil mengevakuasi material longsor sepanjang 50 meter dari total panjang longsor yaitu mencapai 100 meter.

“Atas kerja keras dan kerjasama, jalan antar pedukuhan yang menghubungkan Dukuh Karang Anjog, Desa Tonjong dengan Dukuh Balai Kambang, Desa Linggapura, akhirnya terbuka pada Jumat siang,” pungkasnya.

Kepala Desa, Samsudin, mengapresiasi keterlibatan anggota TNI dan Polri tersebut sehingga kini jalan dapat dilewati kendaraan bermotor sehingga aktivitas masyarakatnya normal kembali. Pasalnya, akses itu merupakan jalan utama warga pedukuhan antar desa.

“Kemarin baik warga dan anak sekolah harus melalui jalan lain yaitu melewati pematang sawah dan jalan setapak, namun kini sudah terbuka kembali,” ungkap Samsudin.

Pihaknya berharap bantuan penanganan secara lebih permanen (talud) atau pemasangan bronjong, sehingga tanah yang labil di titik tersebut atau rawan longsor tidak longsor kembali, dan juga pembuatan jalan darurat tidak dilakukan dengan memangkas tebing.

Untuk diketahui, longsor tebing terjadi pada Kamis dini hari (27/2) pukul 01.00 WIB. Tidak ada korban jiwa akibat bencana yang dipicu hujan intensitas sedang yang mengguyur wilayah Desa Tonjong dan sekitarnya sejak sore sampai malam hari (17.00-21.15 WIB). Longsor berada di atas samping Jembatan Kali Salak, Dukuh Karang Anjog RT. 03 RW. 09, Tonjong. (Aan)

Senin, 02 September 2019

Awali Tahun Baru Islam, Warga Salem Kerahkan 50 Mobil

Brebes - Mengawali Tahun Baru Islam 1441 Hijriyah, Warga Salem berbondong bondong menaiki 50 mobil bak terbuka yang telah dihias untuk pawai taaruf. Mereka merupakan grup grup Qosidah yang langsung tampil diatas kendaraan hias tersebut melaju dari Alun Alun Salem ke Desa Gunungsugih , Desa Ganggawang dan kembali lagi ke Alun Alun Salem, Minggu (1/9) kemarin.



Usai berpawai, mereka tidak langsung pulang tetapi mengikuti pengajian Salem Bersholawat dalam rangka peringatan Tahun Baru  Islam 1 Muharram 1441 Hijriah yang diisi Habaib Ahmad bin Agil Al Athos dari Paguyangan. 

Peringatan ini, sinergi antara Pemerintah Kecamatan Salem, Forkompinca Salem, KUA Salem,  PCNU Salem,  Institut Agama Islam Imam Ghozali (IAIIG) Cilacap, Universitras Nadhlatul Ulama Imam Ghozali (UNUGHA) Cilacap,  Muslimat NU, Fatayat NU, Ansor, Banser dan Paguyuban Kepala Desa se Kecamatan Salem.

Antusiasme warga sangat tinggi sehingga acara meriah yang dimulai sejak pukul 08.00 berupa pawai ta'aruf, Salem Bersholawat, pelantikan PAC IPNU - IPPNU Salem,  dan santunan bagi 83 anak yatim/piatu. 

Camat Salem Nur Ari HY dalam sambutannya atas nama Forkompinca dan pemerintah mengucapkan Selamat Tahun Baru 1441 Hijriyah. Dia merasa bersyukur kepada Allah SWT karena masih diberi umur panjang dan berharap di tahun baru Hijriyah akan lebih baik,  lebih bermakna dan lebih manfaat. 

Dosen IAIIG-UNUGHA Cilacap KH Saekhoni dalam sambutannya juga menyampaikan arti pentingnya silaturahmi. Dan sekaligus mewakili mahasiswa KKN uuntuk berpamitan guna kembali kekampusnya di Cilacap. Saekhoni berharap KKN akan berlanjut terus dalam waktu yang akan datang sehingga bisa berpartisipasi dalam membangun Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes.

Selaras dengan itu, tausiah Habib Ahmad mengajak untuk bersyukur menikmati pergantian tahun. Sebab, nikmat Allah SWT akan senantiasa bertambah manakala selalu bersyukur. Dan sebaik baiknya manusia, adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Semoga istiqomah dalam kebaikan, selalu ikhtiar dan lebih baik dari tahun yang sudah dilewati, agar mendapat keberuntungan. (wasdiun/pendim0713)

Rabu, 24 April 2019

Macet Puluhan Kilometer di Jalan Provinsi Brebes-Banyumas, Sistem Buka Tutup Diberlakukan

Brebes – Situasi lalu-lintas di jalur penghubung antara Kabupaten Brebes-Banyumas (jalur selatan ke jalur Pantura), tepatnya antara Kecamatan Ajibarang-Bumiayu, padat merayap puluhan kilometer.



Dibenarkan Danramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Cpl. Harsono bahwa, antrian terjadi mulai terjadi pukul 03.00 sampai dengan siang ini 12.00 WIB, mulai dari wilayah Kranggan/Pekuncen Banyumas memasuki wilayah Kabupaten Brebes di Paguyangan. Rabu (24/4/2019).

“Kami juga menerjunkan anggota Koramil guna membantu petugas jalan dalam mengurai kemacetan akibat pengecoran ruas jalan provinsi di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan, dengan memberlakukan rekayasa sistem buka-tutup kendaraan yang melintas di depan Koramil,” ucapnya.

Ditambahkannya, sebab lain kemacetan terjadi karena para sopir bus dan truk antar kota dalam provinsi tidak mengetahui jika ada pengecoran.

"Persiapan pengecoran jalan dimulai pada 19 April 2019 lalu guna mempersiapkan mudik lebaran 2019 nanti. Kami akan mengembalikan para pengendara yang ngeblong dan tidak tertib mengantri saat melintas di depan Koramil ke jalur semula," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya (pagi hari), kemacetan panjang sekitar 20 kilometer terjadi dan kendaraan tidak bergerak antara pukul 03.00-08.00 WIB. Selepas pukul 08.00 WIB, kendaraan hanya bisa melaju sejauh kurang lebih 300 meter lalu berhenti sampai 30 menit. (Aan Pendim Brebes).