Tampilkan postingan dengan label Terus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Terus. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 April 2021

Puasa, Strava Jalan Terus

 Banyumas - Puasa tidak dijadikan prajurit untuk tidak melakukan aktivitas berolahraga, namun puasa juga sebagai penyemangat untuk menjaga imunitas tubuh khususnya di masa pandemi Covid-19. Begitupula dengan prajurit Wijayakusuma, diawal puasa Ramadhan ini, tetap melakukan aktivitas berolahraga sebagai sarana menjaga imunitas tubuh guna mendukung tugas pokok satuan.







"Kita tetap melaksanakan aktivitas sesuai program satuan baik dalam kegiatan olahraga maupun kegiatan satuan lainnya. Namun, untuk porsinya kita sedikit kurangi, yang mungkin dalam berolahraga sebelumnya dimaksimalkan kegiatannya, di bulan puasa ini kita sesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Hal ini untuk menjaga daya imunitas kita, apalagi masih pandemi Covid-19", terang Danrem 071/Wijayakusuma, Kolonel Inf Dwi Lagan Safrudin, S.I.P., di Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas. Selasa (13/4/2021).


Dikatakan orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma, puasa tidak menjadikan prajurit dan PNS untuk tidak beraktivitas, namun hal ini sebagai pemicu kita agar tetap bersemangat dalam menjalankan tugas pokok sebagai prajurit dan PNS TNI AD.


"Dalam puasa ini, Strava (aplikasi layanan internet untuk melacak olahraga manusia yang menggabungkan fitur jejaring sosial- red) berputar. Hal ini untuk mengetahui sejauh mana kemampuan pembinaan fisik yang dilakukan prajurit. Tidak hanya berputarnya terus strava, fasilitas gymnastic atau fitnes prajurit tetap berjalan dan olahraga lainnya, seperti woodball, tenis lapangan, aerobik, bola volly, bersepeda dan sebagainya", ujarnya.


Danrem berharap, dengan berolahraga secara teratur, terprogram dan terarah tersebut, dapat menjaga dan mempertebal daya imunitas tubuh prajurit-prajurit dan PNS nya dimasa pandemi Covid-19.


Pada kesempatan yang sama, Kolonel Dwi Lagan Safrudin menyampaikan "Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan 1442 Hijriah/2021 Masehi" kepada segenap prajurit dan PNS nya serta segenap masyarakat di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma.


Danrem 071/Wijayakusuma berpesan, agar memanfaatkan momentum Ramadhan ini sebagai bulan rahmat dan bulan ampunan yang penuh berkah.


"Menyikapi bulan Ramadhan sebagai bulan rahmat dapat kita jadikan sebagai motivasi untuk berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan. Jadikan bulan Ramadhan sebagai bulan latihan dengan banyak beribadah termasuk ibadah sosial seperti menyantuni fakir miskin, anak yatim, berinfak dan menunaikan zakat", terangnya.


Danrem berharap, agar nilai-nilai yang baik selama puasa harus bisa diaplikasikan sesuai dengan hakikatnya, bukan hanya simbol, tetapi nilai dan manfaatnya bagi segenap prajurit dan PNS. 


"Mari kita raih hakikat serta nilai dan manfaat yang penuh berkah dan rahmat ini untuk kedamaian, serta mari kita tingkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.


Disamping itu, Danrem juga menghimbau kepada segenap masyarakat dijajarannya, agar dalam melaksanakan ibadah maupun kegiatan keagamaan lainnya, untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan 5M nya.


"Di bulan penuh berkah dan rahmat ini, mari kita bersama bermunajat kepada Allah SWT, agar pandemi Virus Covid-19 segera berakhir dan sirna dari muka bumi ini khususnya di NKRI yang kita cintai," pungkasnya.

Kamis, 14 Mei 2020

Sweeping Pemudik ke Wilayah Salem Brebes Terus Diberlakukan di Tiga Akses Masuk


Brebes – Tim Gugus Cegah Covid-19 Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus memberlakukan prosedur pencegahan covid-19 yang kemungkinan dibawa oleh para pemudik yang akan masuk wilayah Salem.




Tampak petugas pengamanan terpadu mendata dan mengecek setiap orang dengan menggunakan thermometer infrared, di Posko Gunung Lio. Jumat (15/5/2020).

Dikemukakan Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infantri Iskandar, bahwa selain di posko di perbatasan Kecamatan Salem-Banjarharjo tersebut, juga dilakukan di Posko Banjaran perbatasan Salem-Majenang, Kabupaten Cilacap, serta Posko Desa Gununglarang yang merupakan akses antara Salem dengan Kecamatan Bantarkawung.

“Selain dilakukan pengecekan suhu badan dan pendataan, juga dilakukan penyemprotan dengan cairan disinfektan oleh petugas gabungan baik dari TNI-Polri, Satpol PP, Puskesmas Bentar, Puskesmas Salem, perangkat desa, serta Ormas dari Relawan Bangbara dan Banser Salem,” ungkap Kapten Iskandar.

Adapun hasil pemeriksaan mulai dari tanggal 14 sampai dengan 15 Mei 2020 pagi, adalah mobil travel masuk sebanyak 5 unit, mobil pribadi 3 unit, dan sepeda motor 32 unit. Total adalah 64 orang pemudik.

“Dari 64 orang pemudik dan 46 orang warga setempat dan sekitarnya yang lalu lalang, belum ditemukan orang dengan gejala virus corona karena suhu tubuhnya normal dan tidak ada keluhan,” tandasnya.

Ditambahkannya, petugas tetap menghimbau bagi para perantau yang pulang kampung untuk mengisolasi diri atau karantina mandiri di rumah masing-masing selama 14 hari, selalu memakai masker dan rajin cuci tangan. (Aan)

Sabtu, 09 Mei 2020

Upaya Pencegahan Covid-19 di Wilayah Brebes Terus Dilakukan Sambil Bagi-bagi Takjil


Brebes – Jumat berkah untuk membantu warga perekonomian masyarakat terdampak covid-19 dilakukan anggota TNI Kodim 0713 Brebes di sejumlah tempat di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Jumat (8/5/2020).







Di wilayah Kabupaten Brebes selatan, kegiatan berbagi makanan dan takjil buka puasa serta masker kepada masyarakat, dilakukan di depan Pasar Bumiayu di Jalan Diponegoro, oleh SMK Muhammadiyah Bumiayu bersama Muspika Bumiayu.

Disampaikan Danramil 08 Bumiayu, Kapten Armed Jupriadi, bahwa pihaknya bersama SMK tersebut, Satgas Covid-19 Puskesmas Bumiayu, Satpol PP dan Kokam Bumiayu, membagikan takjil sebanyak 150 buah dan masker kain 250 buah.

“Sengaja dibagikan masker kain kepada warga masyarakat dan pengguna jalan yang melintas yang tidak memakai masker, agar masker dapat dicuci dan dipakai kembali,” ucapnya.

Dikatakannya juga, hal tersebut sebagai edukasi kepada masyarakat bahwa di tengah pandemi corona memakai masker adalah wajib hukumnya agar masing-masing individu tidak terpapar virus corona.

Untuk di Kecamatan Paguyangan, Bati Tuud Koramil 11 Paguyangan, Pelda Gunawan Wibisono, memimpin para Babinsa lainnya untuk membagikan puluhan masker dan makanan berbuka puasa kepada masyarakat di sekitar Pasar Grengseng, Desa Taraban.

Sementara di Brebes tengah, dilakukan di depan SPBU Kubangwungu oleh Pemerintah Desa dan IPPNU Kubangwungu bersama Koramil 15 Ketanggungan.

“Kita bersama Pemdes dan IPPNU Kubangwungu membagikan 1.200 takjil berbuka puasa dan 250 buah masker kepada para pengguna jalan yang melintas,” ucap Kapten Infantri Sugeng Wiratno, Danramil Ketanggungan.

Sedangkan di Brebes utara yaitu di Kecamatan Brebes, anggota Kodim juga membagikan puluhan makanan dan takjil untuk berbuka puasa di Jalan Sultan Agung, Desa Saditan.

Pembagian masker tersebut dilakukan agar masyarakat lebih sadar tentang bahayanya wabah virus corona. Pasalnya, jika satu anggota keluarga terpapar maka akan menjadi pembawa bagi keluarga lainnya. Terlebih dengan ditetapkannya Kabupaten Brebes sebagai zona merah covid-19 setelah 16 warganya positif covid-19 dari hasil test swap PCR (5/5).

Di beberapa kesempatan terpisah tersebut, para petugas dan relawan juga menghimbau masyarakat agar tetap melaksanakan anjuran pemerintah yakni menjaga jarak (physical distancing) dan tidak membuat kerumunan massa (social distancing).

Untuk diketahui, ke-16 PDP (Pasien Dalam Pengawasan) positif covid-19, 15 orang diisolasi Pemkab Brebes bersama 6 orang lainnya di karantina Islamic Centre Kecamatan Brebes, sedangkan 1 orang PDP di rawat isolasi di RSUD Brebes. (Aan)

Jumat, 01 Mei 2020

Sweeping Warga Pulang Merantau Terus Dilakukan di Pegunungan Salem Brebes


Brebes – Tim Gugus Cegah Covid-19 Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terus memberlakukan protokol pencegahan virus corona khususnya bagi para pemudik yang akan masuk desa.




Danramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes, Kapten Infantri Iskandar, tercatat hari ini 20 orang pemudik masuk. Sementara aktivitas lalu-lintas keseluruhan yakni mobil travel 4 unit, mobil pribadi 38 unit, sepeda motor 96 unit. Dari kendaraan itu, tercatat 244 orang, dimana 20 orangnya adalah pemudik.

“Kita terus mendata dan mengecek kesehatan warga pulang merantau yang akan masuk ke wilayah Kecamatan Salem. Dari 20 orang pemudik baru, tidak ada yang mempunyai gejala covid-19 dan suhu badannya diatas 36 derajat celcius,” ungkapnya, Rabu (29/4/2020).

Ada 3 posko pemantauan yakni di Posko Gunung Lio perbatasan Kecamatan Salem-Banjarharjo, Posko di Desa Gununglarang Kecamatan Salem-Bantarkawung, dan Posko Banjaran perbatasan Kecamatan Salem dengan Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

“Ini merupakan pengamanan terpadu dalam rangka pencegahan virus corona. Selain pengukuran suhu badan dengan termometer inframerah, juga dilakukan penyemprotan cairan disinfektan guna meminimalisir wabah covid-19,” tandasnya.

Ditambahkannya, pemudik yang telah terdata akan dilakukan karantina 14 hari di rumah masing-masing serta dalam pengawasan tim tersebut.

Sekedar diketahui, personil yang tergabung di pos terpadu itu meliputi pihak Koramil, Polsek, Satpol PP, pihak Puskesmas Bentar dan Puskesmas Salem, Perhutani BKPH Salem KPH Pekalongan Barat, Ormas (Relawan Bangbara dan Banser), serta Perangkat Desa Gununglarang dan Banjaran. (Aan)

Sabtu, 25 April 2020

2 Kecamatan Tanjung dan Salem Brebes, SOP Covid-19 Penerimaan Warga Pulang Merantau Terus Diberlakukan


Brebes – Pihak Desa Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tetap memberlakukan SOP pencegahan virus corona saat menerima warga pulang merantau yang akan masuk desa,


Hal ini juga berlaku kepada 57 orang baik santriwan dan santriwati yang diliburkan pihak Ponpes Kanjeng Sunan Kalijaga, Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Mereka juga diukur suhu tubuhnya dengan thermometer infrared sampai dengan pukul 21.45 WIB di Balai Desa Kemurang Kulon. Kamis malam (23/4/2020).

Disampaikan Babinsa setempat dari Koramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes, Sertu Kuntoro, bahwa penyambutan puluhan pelajar Ponpes tersebut tetap berjalan meriah namun diselingi acara tambahan yakni pemeriksaan kesehatan.

“Bersama pihak Puskesmas Kemurang Kulon dan perangkat desa, kita memberlakukan SOP untuk mencegah penyebaran covid-19. Upaya ini juga untuk memberikan ketenangan kepada warga setempat yang bermukim,” ucapnya.

Hasil pemeriksaan dinyatakan aman dengan suhu tertinggi 36,9 derajat celcius. Hadir juga dalam kegiatan ini yakni Kades Kemurang Kulon Abdurrohim, SHI, dan Bhabinkamtibmas Aipda Uyud.

Terpisah di wilayah Kecamatan Salem, di Posko Covid-19 Gunung Lio perbatasan Kecamatan Salem-Banjarharjo, pemeriksaan kesehatan, pendataan warga pulang merantau dan penyemprotan disinfektan juga terus dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai penularan wabah tersebut.

Selain di Posko Covid-19 Gunung Lio, juga diberlakukan di Posko Banjaran, yaitu perbatasan antara Kecamatan Salem dengan Majenang Kabupaten Cilacap, dan juga di Posko Desa Gununglarang, perbatasan Salem dengan Kecamatan Bantarkawung Kabupaten Brebes.

“Pengamanan kesehatan secara terpadu dengan melibatkan seluruh unsur di wilayah Kecamatan Salem ini, dalam meminimalisir penularan covid-19,” tegas Danramil 13 Salem, Kodim 0713 Brebes, melalui Pelda Jahri, Bati Tuud.

Dibeberkannya, hasil pemeriksaan didapatkan mobil travel masuk sebanyak 39 unit, mobil pribadi 57 unit, sepeda motor 170 unit.

“Untuk orang yang keluar masuk wilayah Kecamatan Salem pada hari ini adalah 957 orang, ditambah 219 orang pemudik. Hasil pemeriksaan khususnya terhadap 219 orang ODP (Orang Dalam Pemantauan) virus corona, dinyatakan suhu tubuh normal dan tidak ada keluhan,” pungkasnya.

Ditambahkannya, para OPD tersebut juga akan diawasi oleh Tim Gugus Cegah Covid-19 Kecamatan Salem saat karantina selama 14 hari di rumah masing-masing. (Aan)