Kamis, 26 Maret 2020

Kapolres Brebes Pimpin Social Distancing Di Sejumlah Pusat Keramaian


Brebes – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) diwilayah Kabupaten Brebes, Polres Brebes beserta Polsek jajaran secara serentak melakukan Social Distancing secara serentak, di sejumlah pusat keramaian warga di wilayahnya, Senin malam (23/3).







Seruan tersebut berisi agar masyarakat tidak berkumpul dan tetap diam rumah tersebut dilakukan dengan menggunakan alat pengeras suara.

Seruan social distancing itu dipimpin langsung Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto bersama Wakil Bupati Brebes Narjo dan Sekda Pemkab Brebes Djoko Gunawan. Ikut juga Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes, Dr Sartono. 

Puluhan personel gabungan dari berbagai satuan di Polres Brebes dan TNI dari Kodim 0713 Brebes diterjunkan dalam kegiatan tersebut.

Seruan social distancing pertama dilakukan dengan mendatangi Alun-alun Kota Brebes. Di tempat itu, polisi menyerukan agar masyarakat yang masih beraktivitas di Alun-alun untuk pulang. Selain itu, warung poci yang masih terlihat buka juga diminta tutup.

Selain itu, seruan juga dilakukan personel gabungan dijalan jalan protokol kota Brebes.

Dalam aksi tersebut, anggota yang diterjunkan juga memberikan selebaran berisi maklumat Kapolri yang berisi imbauan-imbuan dan larangan untuk tidak berkumpul atau melakukan kegiatan sosial, budaya dan konser musik.

Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto mengungkapkan dengan adanya wabah virus corana ini, kepada masyarakat untuk tidak menggangap sepele. Pihaknya, bersama Pemda, TNI dan Dinas instansi terkait berharap kepada warga agar kiranya masyarakat yang tidak berkepentingan di luar rumah untuk sementara waktu jangan keluar rumah dan jaga keluarga masing-masing.

Lebih lanjut dia mengatakan, melalui kegiatan seruan itu, pihaknya berharap masyarakat bisa mematuhi. Sehingga, penyebaran virus korona bisa dicegah. “Kami minta masyarakat mematuhi imbauan ini, demi keselamatan bersama, ” jelasnya.

“Malam ini, kami bersama Pemkab Brebes melakukan woro-woro social distancing. Masyarakat yang masih nongkrong atau berkumpul-kumpul untuk segera pulang istirahat di rumah, untuk mengurangi penyebaran virus korona, ” Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, di sela-sela kegiatan.

Ditambahkan Kapolres, dari hasi rapat koordinasi di Kantor Bupati Brebes, Senin (23/3) siang tadi disampaikan bahwa untuk aktivitas dialun alun Brebes nantinya akan ada pembatsan waktu. “Untuk pusat keramaian, seperti Alun-alun Kota Brebes ini, sesuai hasil rapat koordinasi dengan Pemkab Brebes nantinya ada pembatasan waktu jualan. Ini untuk mengantisipasi terjadinya berkumpulnya masyarakat, ” pungkasnya. (Hms)

Aksi Kodim, Polres dan Pemkab Brebes Semprot Disinfektan Virus Corona


Brebes – Satuan Gugus Tugas Covid-19 gabungan Kodim, Polres dan Pemerintah Kabupaten Brebes dalam upaya penanggulangan virus corona melakukan penyemprotan disinfektan di jalur pantura menggunakan mobil water canon Polres setempat dan dibantu tenaga manual TNI, Polri, BPBD dan Dinas Kesehatan dengan menggunakan Handsprayer, Kamis (26/03/2020).







Dipimpin Dandim 0713 Brebes, Letkol Inf Faisal Amri, Kapolres Brebes, AKBP Gatot Yulianto dan Kepala BPBD Brebes Ir. Nursy Mansyur mewakili Bupati Brebes melakukan aksi penyemprotan Desinfektan mulai dari jalur pantura depan Polres Brebes terus menuju Stasiun Kereta Api Brebes hingga di ruang tunggu penumpang, kantor dan penumpang yang turun dan naik kereta api dilanjutkan di area tempat keramaian yaitu alun-alun Brebes dan terakhir di Pasar Induk Brebes serta himbauan kepada masyarakat melalui pengeras suara di kelurahan Pasarbatang Brebes.

Komandan Kodim Letkol Infanteri Faisal Amri menuturkan bahwa aksi ini dilakukan sebagai sterilisasi dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19 di pusat kota Brebes. Tuturnya kepada media saat diwawancara di alun-alun Brebes.

Dandim menyebutkan bahwa aksi ini ini dilaksanakan di tiga titik. Yakni, Stasiun Brebes, Pasar Induk Brebes dan Alun-alun Brebes. Diharapkan penyebaran covid-19 di Brebes yang kita cintai bersama ini bisa diantisipasi. Tambahnya.

Sementara Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto menuturkan "Tadi pagi di mapolres, kita isi ulang air dengan dicampurkan bahan-bahan pencegah virus untuk disemprotkan lagi dengan menggunakan mobil water canon ini. Kami memang sudah menyiapkan mobil pemadam kebakaran untuk droping air," jelas Kapolres.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat mengurangi kegiatan di luar rumah dan lebih tetap tinggal di rumah. Termasuk, pedagang yang ada di pasar induk dan yang berada di trotoar-trotoar untuk sementara mengurangi aktivitasnya sebagai upaya pencegahan Covid-19.

"Ini adalah maklumat Kapolri dan sudah disampaikan melalui desa-desa dan satuan gugus tugas covid-19, dimana masyarakat untuk tetap tinggal di rumah dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan orang banyak" pungkasnya. (Utsm)

Rabu, 25 Maret 2020

Posko Bersama Pemeriksaan, Pencegahan dan Mengantisipasi Covid 19 di Perbatasan Salem-Banjarharjo



Brebes – Puncak Gunung Lio tepatnya di jalan Provinsi perbatasan Kecamatan Salen-Kecamatan Banjarharjo Kabupaten Brebes telah didirikan Posko Bersama dalam rangka pemeriksaan untuk mencegah dan mengantisipasi penularan Virus Corona/Covid 19 terhadap kendaraan roda 4 ataupun roda 2, Rabu (25/03/2020)







Jalur ini akan menghentikan sementara kendaraan baik sopir dan penumpang khususnya warga Salem yang pulang merantau dari Luar Negeri maupun Luar Daerah.

Pendirian Posko Bersama ini dihadiri Camat dan Sekcam Salem, Babinsa Koramil 13/Salem, Bhabinkamtibmas Polsek Salem, Dinas Kesehatan (Puskesmas Bentar) dan Ormas (Bangbara dan Banser).

Maksud dan tujuan didirikan Posko Bersama ini adalah menindaklanjuti hasil rakor Forkompincam Kecamatan Salem sepakat untuk menjemput bola bagi masyarakat Salem yang habis merantau/bepergian ke Negara dan Daerah yang sudah dinyatakan zona merah penyebaran Virus Covid 19 oleh pemerintah, Posko gabungan tersebut bekerja 1×24 jam dimana ada personel berjumlah 7 Orang setiap jaga, terdiri dari TNI, Polri, Dinas Kecamatan, Dinas Kesehatan dan Ormas (Bangbara dan Banser) serta tujuannya adalah untuk menjaga, mencegah, mengantisipasi dan mendata penyebaran virus Covid 19 dan juga untuk mengetahui warga yang terindikasi terjangkit Covid 19. Tutur Camat Salem.

Dalam tugasnya, setiap personel jaga wajib menggunakan APD (Alat Pelindung Diri) sesuai SOP Pemerintah, untuk petugas jaga dilarang keras kontak fisik langsung dengan sopir atau penumpang, untuk penumpang mobil dan sepeda motor akan di turunkan dan wajib dicek kesehatanya oleh tenaga medis, dan akan dilakukan penyemprotan cairan anti Virus di setiap kendaraan yang melewati Posko. Tambahnya.

Kemudian ditambahkan bahwa nantinya bagi sopir, pengendara dan penumpang, setelah dilakukan pengecekan, apabila ada yg mengalami gejala-gejala terkena Covid 19 akan dipisahkan dalam ruangan yang sudah disiapkan kemudian laporkan kepada Tim Cegah Covid 19 tingkat Kecamatan, apabila tidak mengalami gejala-gejala tersebut akan melanjutkan perjalanan kembali.

Untuk Posko Bersama ini akan dibangunkan lagi Posko yang ke 2, rencana akan didirikan di jalan perbatasan Kecamatan Salem Kabupaten Brebes – Kecamatan Majenang Kabupaten Cilacap.

. “Alhamdulillah sampai saat ini baik penumpang maupun sopir dan juga pengendara sepeda motor yang melintasi Posko Bersama ini masih aman dan tidak ada terindikasi atau mengarah pada suspect corona. (Utsm)

Babinsa dan Pemuda Pancasila Banjarharjo Menuju Sasaran Penyemprotan Disinfektan


Brebes - Berbagai upaya mencegah penyebaran Corvid-19 atau yang lebih familiar disebut dengan virus corona gencar dilaksanakan. Beberapa upaya yang dilakukan yaitu dengan penyemprotan desinfektan seperti yang dilakukan di seluruh desa-desa diwilayah Kabupaten Brebes dengan melibatkan seluruh komponen pemerintahan desa dengan Babinsa dan Babinkamtibmas. Rabu (25/03/2020).





Seperti yang dilakukan Babinsa  Parereja  Serka Suyitno beserta  4 anggota Koramil 14 Banjarharjo dan Pemuda Pancasila Ranting  Desa Parereja beserta 25 orang dan warga sekitar 20 orang.

Sasaran kali ini yaitu 2 masjid dan 18 mushola, 3 sekolah dasar, Kantor Kepala Desa, Perumahan warga masyarakat dan tempat sarana umum.
.
Serka Suyitno menuturkan,” upaya ini sebagai usaha dalam rangka memutus rantai penyebaran virus corona dimulai dari tingkat bawah yaitu level desa, harapannya bila dimulai dari tingkat desa bisa clear aman bertahap sampai di level atasnya Kecamatan , Kabupaten dan seterusnya sampai tingkat Nasional bahkan dunia maka kita semua akan selamat dari ancaman virus corona (COVID-19),” harapnya.

”Sasaran yang disemprot disinfektan prioritas utamanya adalah tempat berkumpulnya massa seperti pasar maupun tempat ibadah karena di tempat ini rentan sekali terjadi penularan dikarenakan menjadi tempat berkumpulnya masa yang biasanya dalam jumlah banyak, Masjid, Mushola, Sekolah Dasar, Kantor Kepala Desa, Perumahan dan Fasilitas Umum lainnya tak luput jadi sasaran kali ini, harapannya mata rantai penyebaran dapat diputus agar masyarakat aman dari ancaman penularan virus corona,” tambahnya.

Kagiatan ini sekaligus sosialisasi pencegahan dan berkembangnya virus Corona, Kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan agar terhindar dari penyakit dan wujud usaha serta langkah Koramil 14 Banjarharjo, Pemerintah Desa, Organisasi Pemuda Pancasila Ranting Parereja Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes. (Utsm).

Senin, 23 Maret 2020

Camat, Danramil dan Kapolsek Bantarkawung Laksanakan Penyemprotan Disinfektan


Brebes - Camat, Danramil dan Kapolsek Bantarkawung kompak berpatroli untuk mengawal dan mencegah masuknya virus corona atau Covid-19. Dengan mengelilingi kecamatan, mereka menyampaikan jurus untuk terhindar dari virus mematikan itu kepada masyarakat.








Namun secara serentak di sejumlah 17 kecamatan di Kabupaten Brebes, melalui corong pengeras suara dari dalam mobil patroli dan mobil penyuluhan Binmas Polsek dan Tosa, motor Babinsa, satu persatu personil TNI dan Polri serta ada juga Kepala Desa itu menyampaikan jurus untuk terhindar dari virus Corona tersebut. Bahkan juga mereka turun langsung ke tengah masyarakat. 

Di Bantarkawung, Jurus tersebut yakni meminta masyarakatnya untuk tidak panik dan tetap menjaga jarak orang per orang minimal 1 meter. Kemudian meminta masyarakat untuk cuci tangan sesering mungkin setelah melakukan aktivitas dengan menggunakan sabun atau hand sanitizer. Kata Danramil 12 Bantarkawung Kapten Infanteri Nurhadi yang di dampingi Camat dan Kapolsek.

Selanjutnya dengan nada menghimbau Camat Bantarkawung Eko, meminta masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan menghindar berjabat tangan ataupun bersentuhan dengan orang lain serta menghindari berkumpul di tempat keramaian.


"Dan jangan lupa selalu berdoa kepada Tuhan agar dijauhkan dari segala penyakit dan marabahaya," kata para personil TNI dan Polri tersebut ketika menyampaikan jurus menghindari virus Corona tersebut melalui pengeras suara. (Utsm)

Satgas TMMD Sengkuyung Kodim Brebes Sosialisasikan Kesehatan


Brebes - Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I TA. 2020 Kodim 0713 Brebes, sosialiasi kepada masyarakat tentang pencegahan virus Corona, di desa target TMMD yaitu di Desa Linggapura, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin (23/03/2020).
Dalam sosialisasi kerjasama Satgas TMMD dengan petugas bersama Puskesmas Kecamatan itu, masyarakat diminta tenang dan tidak panik dalam menghadapi ancaman wabah virus corona (COVID-19).




Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE selaku Dansatgas melalui Koordinator Lapangan Kapten Infanteri Ngadino Danramil 09 Tonjong mengatakan, untuk mengantisipasi penularan virus tersebut, bisa dimulai dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS).

"Kami berharap setelah acara ini, para peserta sosialisasi yang hadir bisa menginformasikan kepada masyarakat yang tidak hadir cara mencegah ancaman virus corona dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat,” ungkap Dandim, melalui Danramil Kapten Ngadino.

Sementara itu, Ketua Tim Sosialisasi dari Puskesmas Tonjong Wasri, AMd, mengatakan bahwa, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meresmikan nama baru untuk virus corona, dari nCoV-2019 menjadi Covid-19. Tuturnya.

"Kami memberikan edukasi dan penyuluhan, pengenalan tentangg penyakit corona, gejala terjangkit virus corona, masa inkubasi dan penyebaran virus corona, pencegahan dan cara pembuatan antiseptik untuk cuci tangan kepada masyarakat dengan selalu menekankan pentingnya mencuci tangan saat atau setelah bepergian dan juga ketika akan makan," jelas Wasri.

Selain itu Pj. Kepala Desa Linggapura Pahrudin SH, mengucapkan banyak terima kasih kepada TNI khususnya Kodim 0713 Brebes, berkat adanya program TMMD Sengkuyung ini, pihaknya bisa memberikan berupa pembangunan (fisik) dan juga non fisik seperti sosialisasi kesehatan ini kepada masyarakat.(Utsm)

Dandim Brebes Terima Kunjungan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro


Brebes - Dandim 0713 Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE, menerima kunjungan kerja tim wasrik Itdam IV/Diponegoro yang dipimpin Letkol Infanteri L. Cahyo Tyas Sekti beserta 3 orang anggota yaitu Letkol Infanteri Idang Ismail, S.Pd., M.Si, Letkol Infanteri A. Malik E, S.Ag., MM dan 2 anggota staf. Senin (23/03/2020).






Dandim didampingi Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku beserta Perwira Staf Kodim menyambut baik kedatangan tim wasrik ke Kodim dalam Kunjungan kerja ini dalam rangka pengawasan dan pemeriksaan kepada satuan bawah demi mewujudkan tertib administrasi di masing-masing satuan.

Ketua tim menegaskan bahwa kegiatan ini untuk memberikan bimbingan dan arahan kepada satuan-satuan bawah agar semua administrasi bisa lebih baik dan tertib lagi. Selain itu, tim melakukan upaya preventif dan langkah efisiensi, sehingga mekanisme kerja organisasi dapat terhindar dari kemungkinan terjadinya kesalahan dan penyimpangan.

Tim bukan ingin mencari kesalahan-kesalahan di satuan yang diperiksa, namun sifatnya berkoordinasi, saling memberi, dan menerima informasi tentang kinerja satuan untuk dijadikan bahan penentuan kebijakan selanjutnya.

Kegiatan ini berlangsung selama sehari, semua staf diperiksa oleh tim pemeriksa, Ketua tim mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari setiap staf yang telah memberikan data yang diperiksa dan berharap temuan-temuan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro bisa diperbaiki agar lebih baik dan mendekati sempurna.

Kegiatan ini berlangsung selama sehari, semua staf diperiksa oleh tim pemeriksa. Ketua tim mengucapkan terima kasih atas kerja sama dari setiap staf yang telah memberikan data yang diperiksa dan berharap temuan-temuan Tim Wasrik Itdam IV/Diponegoro bisa diperbaiki. (Utsm)