Tampilkan postingan dengan label corona. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label corona. Tampilkan semua postingan

Jumat, 01 Mei 2020

Aksi Segenap Komponen di Banjarharjo Brebes Turun ke Jalan dan Pasar Terkait Corona



Brebes – Segenap elemen di Desa Bandungsari, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, juga melakukan gebrakan dengan turun ke pasar dan jalan untuk membagi-bagikan masker kain kepada pedagang dan pembeli di Pasar Bungur Bandungsari, serta para pengendara kendaraan yang melintas di jalan.






Dalam aksi tersebut juga disertai himbauan dengan menggunakan pengeras suara atau megaphone.

Dikemukakan Serda Rasio Budiono, Babinsa Bandungsari, Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, bahwa tujuan dilaksanakan aksi adalah untuk mencegah penyebaran covid-19 atau virus corona.

“Pembagian masker kain diharapkan dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan virus corona. Mereka memang harus diberikan stimulasi agar tergerak untuk mengikuti,” ungkapnya, Senin (27/4/2020).

Sementara disampaikan Kepala Puskesmas Bandungsari melalui Yanto, Amd, Kep, bahwa upaya gabungan tersebut sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat untuk meminimalisir wabah pandemi itu.

“Kami juga menyuarakan ajakan untuk berpola hidup bersih dan sehat, membersihkan lingkungan, sesering mungkin mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer, mengurangi berjabat tangan serta membatasi keluar rumah selama pandemi corona,” jelas Yanto.

Ditambahkannya, masker berbahan kain yang dibagikan dengan harapan dapat dicuci sehingga dapat dipakai kembali.

Selain pihak Puskesmas dan Perangkat Desa Bandungsari, ikut juga Kepala Desa Bandungsari Kodir, Kepala Desa Kertasari Herman Budi Hartanto, Bhabinkamtibmas Bripka Eko, Linmas, perawat, dan bidan desa Bandungsari. (Aan)

Sabtu, 18 April 2020

TNI Belanja Sayur : Dirumah Saja Yah.


Brebes - Suatu kehormatan bagi anggota TNI yang selama bertugas di situasi saat ini yaitu dalam upaya pencegahan virus corona (Covid-19) masih saja tetap melaksanakan tugas yang mulia. 
















Siaga maupun jaga di kondisi saat sekarang ini adalah tugas pokok bagi TNI dimana selalu ada dan menjaga wilayah bilamana dibutuhkan oleh masyarakat.

Namun kali ini sungguh berbeda dengan apa yang telah dilakukan oleh seorang prajurit TNI AD yang berada di Koramil 13 Salem,  Kodim 0713 Brebes bernama Pelda Jahri yang kesehariannya menjadi Bati Tuud Koramil menjadi contoh dalam lingkungannya di masa pandemi covid-19 ini dengan berbelanja sayuran dan lauk pauk untuk istri dan anak-anaknya yang berada dirumah.  Sabtu (18/04/2020).

Pelda Jahri tidak merasa malu berbelanja sendiri untuk pemenuhan kebutuhan pokok keluarganya dengan menenteng sayuran yang kemudian diserahkan kepada istrinya saat sampai didepan rumah. 

"Tetap di rumah ya bu, biar ayah yang keluar pakai masker untuk membeli kebutuhan pokok untuk ibu dan anak-anak" Tutur Pelda Jahri kepada istrinya.

Pelda Jahri melaksanakan peraturan dari pemerintah yang saat ini menghimbau agar tetap dirumah saja guna menghentikan penyebaran virus corona. 
Pelda Jahripun mengajak tetangga dan lingkungannya untuk memakai masker bila keluar rumah dan bila tidak ada kepentingan yang emergency diminta untuk tidak keluar rumah. Hal ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Untuk menjaga agar anak dan istrinya merasa aman dan nyaman dirumah,  Pelda Jahri berbelanja sayuran dan kebutuhan pokok makanan selama pandemi covid-19 guna menghindari seringnya keluar rumah. (Utsm)

Senin, 06 April 2020

Dandim Himbau Warga Brebes Yang Masih Diperantauan Untuk Putus Mata Rantai COVID-19


Brebes – Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE melalui video singkat di media sosial berdurasi 1 menit 17 detik menghimbau kepada seluruh warga kabupaten Brebes terutama yang masih berada di perantauan untuk tidak melaksanakan mudik ataupun perjalanan jauh kemanapun. Selasa (07/04/2020).






Kata Dandim ini adalah “Dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus corona (covid-19) dan perlu diketahui bersama bahwa virus corona (covid-19) ini tidak bisa dilihat dengan kasat mata dan orang yang sudah terjangkitpun, tidak langsung merasakan sakit, oleh karena itu untuk mengantisipasi agar tidak menularkan atau tertular, lebih baik dirumah saja” Tutur Letkol Faisal.

Ditambah juga masyarakat Brebes untuk melaksanakan pola hidup sehat, tidak berkerumun, serta jaga jarak, sering cuci tangan dengan sabun, olah raga teratur dan selalu berdo’a kepada Allah SWT, agar kita semua terhindar dari wabah virus corona (covid-19). Tambahnya.

Diakhir Himbauannya, Dandim menyerukan kalimat “Enyong Sehat, Rikane Sehat, Sedulur Kabeh Pada Sehat”. (Saya Sehat, Kamu Sehat, Saudara Semua Sehat). Brebes Sehat…Indonesia Kuat… (Utsm).

Sabtu, 04 April 2020

Kodim Brebes Bantu PMI Sediakan Darah Selama Penanganan Musibah Covid-19



Brebes - Kodim 0713 Brebes bekerjasama dengan PMI Brebes menggelar donor darah dalam rangka membantu PMI dalam mengatasi minimnya persediaan darah selama penanganan musibah Covid-19 bertempat di Aula Jenderal Soedirman nomor 107 Brebes. Sabtu (04/04/2020).













Kegiatan donor darah yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE ini dihadiri oleh para pendonor yang terdiri dari jajaran TNI dari 17 jajaran Koramil yang ada di wilayah Kabupaten Brebes.

Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, SE mengatakan, Donor darah ini adalah untuk melaksanakan perintah dari Komando Atas yang mana menyikapi kesiapsiagaan dalam rangka membantu PMI dalam mengatasi minimnya persediaan darah selama penanganan musibah Covid-19 khususnya di wilayah Brebes.

Dandim juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para pendonor yang mana dengan ikhlas dan secara sukarela mau memberikan sumbangsih darahnya kepada yang membutuhkan karena setetes darah yang kita berikan sangatlah berarti bagi mereka yang membutuhkan sekaligus sebagai upaya untuk menanamkan sikap peduli kepada sesama.

Menurut keterangan dari pihak PMI Brebes mengucapkan terima kasih kepada Kodim 0713 Brebes yang telah memberikan donor darahnya kepada PMI Brebes dalam upaya kesiapsiagaan persediaan darah dalam mengatasi minimnya persediaan darah selama penanganan musibah Covid-19 khususnya di wilayah Brebes.

Bahwasannya manfaat donor darah bukan hanya pada penerima donor darah saja tetapi pendonor juga memiliki banyak manfaat antara lain untuk menurunkan berat badan, melindungi jantung, meningkatkan sel darah merah, mencegah stroke, meningkatkan kesehatan psikologis, memperbarui sel darah baru, mencegah resiko terkena penyakit langka, menurunkan resiko kanker, meningkatkan produksi darah, pikiran menjadi lebih stabil dan menurunkan kolesterol.

Donor darah akan digelar selama 2 hari dengan melibatkan seluruh jajaran TNI Kodim 0173 Brebes, untuk berpartisipasi dalam mendonorkan darahnya. (Utsm).

Kamis, 02 April 2020

Koramil 05 Losari Tingkatkan Metabolisme Tubuh Cegah Virus Corona

 

 

Brebes - Salah satu upaya pencegahan virus corona atau covid 19 adalah dengan meningkatkan metabolisme tubuh, salah satunya dengan berjemur di bawah sinar matahari langsung selama 10 sampai 15 menit, Kamis (02/04/2020).   





 

Komandan Koramil 05 Losari Kapten Infanteri Muhtadi menekankan kepada anggota Babinsanya untuk melaksanakan kegiatan itu setiap hari sebelum mulai bekerja.   

 

Ini merupakan terusan dari Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE agar seluruh jajarannya melaksanakan jemur pagi dibawah terik sinar matahari. Tutur Danramil.

 

Menurut para ahli, waktu terbaik jemur badan di bawah sinar matahari pagi adalah diatas pukul 10.00 WIB. Namun, saat berjemur tidak boleh terlalu lama. Diatas jam 10 pagi 10-15 menit, diatas pukul 11 selama 3 menit. Tambahnya.

 

Pelaksanaan olah raga yang dilanjutkan dengan berjemur di bawah sinar matahari dilaksanakan di halaman Koramil, bertujuan untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan metabolisme tubuh agar terhindar dari penularan virus corona atau covid 19.   

 

"Sebagai langkah dan upaya pencegahan virus corona atau covid 19, kita lakukan mulai diri sendiri selain dengan melakukan pola hidup bersih dan sehat, sering cuci tangan pakai sabun, olah raga, dan membatasi diri keluar rumah. Kita juga melakukan pencegahan dengan berjemur di bawah sinar matahari selama 10-15 menit dan diimbangi makan makanan bergizi,". (Utsm). 

Rabu, 01 April 2020

Aksi Babinsa Dan Kades Limbangan “Ayo Bareng-Bareng Cegah Corona”

Brebes – Dalam kegiatan rutin setiap hari rabu pukul 10.00 wib, Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes tampil dengan tema yang berbeda-beda disetiap tayangannya di On Air Talk Show Radio Singosari FM Brebes.






Kini Babinsa dan Kepala Desa Limbangan, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah giliran menyampaikan aspirasi dan aksinya diacara tersebut. Rabu (01/04/2020).

Kades Limbangan Siswo (33) dan Serda Sadun selaku Babinsa menyampaikan di acara khususnya itu dengan menggunakan logat/bahasa jawa cirebonan. Penyampaian himbauan itu adalah “Ayo Bareng-Bareng Cegah Corona (Covid-19), Endah Laka Ning Limbangan”. Baliho ini dipasang oleh pemerintah desa Limbangan di setiap pertigaan, perempatan jalan dan di tempat umum yang bisa dilihat orang banyak.

Himbauan ini ditulis dalam bahasa brebesan “Aja Ndableg Ari dipaih Weruh”, (Jangan Malas-malas kalau dikasih tau), “Bokan tembe balik sing kana-kana kudu lapor ning baledesa” (Barangkali baru pulang dari luar kota/luar negeri harus laporan ke balaidesa), “Aja kluyuran dingin” (Jangan keluyuran/jalan-jalan dulu), “Ari tangane tas ngemek apa mbuh apa wisuh sing bersih nganggo sabun” (Kalau tangannya habis pegang barang/benda atau yang lainnya harus cuci tangan yang bersih pakai sabun, “Aja rubungan bae” (Jangan selalu berkumpul), “Ari ngobrol aja perek-perekan” (Kalau berbicara/mengobrol jangan berdekatan). 

Kemudian tulisan selanjutnya “Dieling Eling Gejala Corona (Covid-19)” (Ingat-ingat gejala Corona). pertama “Awake panas karo watuk terus pegel” (Badannya panas, batuk dan badan terasa pegal). kedua “Gulune ana jigraeh, ambekane ya sesek”, (Lehernya ada lendirnya, nafas sesak). “Endase mumet, wetenge enek karo muntah” (Kepala pusing, perut sakit dan muntah-muntah). “Cungure mampet, mencret sisan” (Hidunggnya rapat/tersumbat dan buang air besar mencret).

Diakhir Aksi Babinsa Kodim 0713 Brebes Yes ini himbauan Babinsa dan Kades Limbangan berbunyi “Pokoke ora enak kabeh, Bokan ana sing krasa kaya kie, gagian priksa/lapor ning desa. Sing nurut”. (Pokoknya tidak enak semuanya, barangkali ada yang merasa seperti ini, segera periksakan atau laporkan di balaidesa, patuhi aturan). (Utsm).

Penerangan Kodim dan Satlantas Brebes Siarkan Maklumat Kapolri Melalui Radio


Brebes – Sinergitas TNI-Polri khususnya Kodim 0713 Brebes dan Polres Brebes dalam menyampaikan maklumat tentang kepatuhan terhadap kebijakan pemerintah dalam penanganan penyebaran virus corona atau Covid-19 oleh Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis.







Pembacaan isi maklumat Kapolri disiarkan langsung melalui radio oleh Iptu Ibnu Setiyadi, S.H., M.M. Kanit Dikyasa Sat Lantas Polres Brebes bersama Pelda Ujang Taiyo, SH. Penerangan Kodim 0713 Brebes di radio Singosari FM Brebes di jalan Veteran nomor 17 Brebes. Rabu (01/04/2020).

Adapun surat maklumat tersebut sudah diteken Kapolri tertanggal  19 Maret 2020. Dan surat itu sekaligus menjadi rujukan bagi Kepolisian Daerah dalam mengambil tindakan untuk penanganan virus corona.

“Untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat, Polri senantiasa mengacu asas keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto),” tulis Idham Azis.

Dalam isi maklumat, Kapolri melarang semua kegiatan yang berpotensi bisa mengumpulkan orang banyak atau massa. Baik itu yang berada di tempat umum atau di lingkungan masing-masing. Apakah itu berbentuk pertemuan sosial, budaya, keagamaan dan aliran kepercayaan, seperti seminar, lokakarya, sarasehan, dan kegiatan lainnya.

Ini juga termasuk kegiatan konser musik, pekan raya, festival, bazaar, pasar malam, pameran atau resepsi keluarga. Ini artinya kegiatan resepsi pernikahan dan acara keluarga lainnya juga dilarang.

Sama halnya juga pelarangan untuk kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan. Dan jangan harap untuk rasa, pawai atau karnival bisa berlangsung lantaran termasuk yang dilarang diadakan oleh Polri.

Namun jika ada kegiatan mendesak dan tidak dapat dihindari, kegiatan yang melibatkan orang banyak bisa dijalankan, asalkan tetap menjaga jarak atau social distance.

Dalam maklumat tersebut Kapolri juga berharap masyarakat tidak panik dan tidak menimbun bahan pokok secara berlebih. Selain itu juga tidak terpengaruh dan tidak menyebarkan berita dengan sumber yang tidak jelas dan berharap bisa melaporkan ke pihak berwajib jika ada informasi  yang tidak jelas terkait penyebaran virus corona.

Kemudian, Kapolri dalam maklumatnya juga memerintahkan seluruh jajarannya yang ada di Indonesia untuk melakukan tindakan kepolisian yang diperlukan sesuai ketentuan undang-undang yang berlaku jika ditemukan pelanggaran terhadap maklumat tersebut. 

Selanjutnya Pembacaan isi maklumat Kapolri diteruskan oleh Iptu Ibnu Setiyadi, bersama Pelda Ujang Penerangan Kodim menyiarkan kembali di radio-radio milik pemerintah daerah dan swasta yang ada di kabupaten Brebes dengan harapan seluruh warga mengetahui isi dari maklumat Kapolri tentang kebijakan dari pemerintah. (Utsm)