Tampilkan postingan dengan label BPBD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BPBD. Tampilkan semua postingan

Jumat, 19 Maret 2021

BPBD Brebes Edukasi Kebencanaan di Pruwatan Bumiayu

 Brebes – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, memberikan edukasi kebencanaan kepada warga masyarakat di lokasi TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021 Kodim 0713 Brebes. Kamis (18/3/2021).








Lukman Suyatno, selaku narasumber dari BPBD Brebes menjelaskan, tujuan diberikan pengetahuan kebencanaan dalam kegiatan non fisik TMMD Sengkuyung, agar warga Desa Pruwatan setidaknya dapat mengantisipasi bencana alam sedini mungkin.


“Memang bencana alam datangnya tidak dapat dicegah, namun masyarakat setidaknya mengetahui upaya antisipasi dini untuk meminimalisir jatuhnya korban jiwa,” terangnya.


Lanjutnya, penanganan bencana alam bukan tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi pihak, termasuk seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, manajemen bencana juga harus dimiliki desa, mulai dari tahap pra bencana, tanggap darurat, dan pasca bencana.


Ia mencontohkan tentang manajemen bencana di tahap tanggap darurat adalah relawan evakuasi, pendirian dapur umum, pendirian tenda, pengamanan desa, dan pengamanan jalur evakuasi.


“Pihak desa kita dorong untuk membentuk relawan-relawan siap siaga bencana dan dilatih secara berkala, karena jika mereka terlatih atau tahu tentang tugas dan tanggung jawabnya masing-masing saat terjadi bencana maka penanganannya cepat dan tepat,” sambungnya.


Pihaknya siap membantu Pemdes untuk melatih para relawan desa selama 5 hari, dimana anggarannya bisa diambilkan dari dana desa.


Ulin, selaku Ketua Karang Taruna Gelora muda Desa Pruwatan menilai bahwa pembekalan/pelatihan penanggulangan bencana secara periodik sangat diperlukan untuk mempertajam keterampilan para relawan masyarakat.


Dirinya berharap, pasca edukasi yang disampaikannya juga dapat mendorong kesadaran warga di desanya untuk menjadi relawan bencana.


Untuk peserta kegiatan ini hanya menghadirkan perwakilan dari warga setempat, sebagai langkah protokol kesehatan covid-19. (Aan S)

Kamis, 16 Juli 2020

Dapur Lapangan TNI, Polri dan Pemkab di Brebes Kembali Bagikan 500 Nasi Kotak


Brebes - Dapur Lapangan Polres Brebes kembali bagikan 500 Nasi kotak ke sejumlah masyarakat yang kurang mampu di sejumlah titik di jalan jendral soedirman hingga pebatasan kaligangsa, Kamis (16/07/2020).














Dapur lapangan ini merupakan wujud kepedulian Polres Brebes bersama dengan Kodim 0713 Brebes dan juga Pemkab melalui BPBD di tengah pandemi Covid - 19.

Menurut Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto melalui Kabag Ops Polres Brebes Kompol Raharja mengatakan kegiatan dapur lapangan ini wujud kepedulian Polres Brebes bersama dengan Kodim dan BPBD Brebes di tengah masyarakat untuk berbagi.

" Sebanyak 500 Nasi kotak sudah di siapkan, nantinya kita lakukan sambangi di beberapa titik baik pangkalan ojek maupun pasar Induk Brebes," pungkasnya.

Kegiatan ini yang rutin dilakukan setiap hari kamis, merupakan program Polres Brebes dan Kodim yang mana selalu hadir di tengah - tengah masyarakat dalam berbagi kebaikan selain Bhakti sosial juga dengan Dapur Umum Lapangan.


Untuk sasaran dari pembagian ini terdiri dari Ojek Online, Ojek Pengkolan tukang becak dan beberapa masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Diakhir kegiatan, Kabag Ops juga mengajak kepada masyarakat di Era Adaptasi Kebiasaan baru bukan berarti kita kembali seperti duku akan tetapi melakukan aktifitas dan kegiatan selalu dengan protokol kesehatan untuk gunakan masker, cuci tangan dan juga physical distancing tetap dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran covid -19.

Sampai dengan realeas ini terbit,  TNI dan Polri serta BPBD Brebes masih membagikan makanan tersebut. (Humas-Utsm)

Jumat, 26 Juni 2020

Kodim, Polres dan BPBD Brebes Bagikan Makanan


Brebes – Sejumlah anggota TNI, Polri dan BPBD kabupaten Brebes membagikan makanan siap saji dalam bentuk nasi kotak untuk dibagikan kepada masyarakat yang membutuhkan dimasa New Normal di sekitar jalan raya dan pasar. Kamis (25/06/2020).






Makanan siap saji ini berasal dari Dapur Umum Lapangan Peduli Covid-19 yang berdiri di halaman Kodim 0713 Brebes.

 “TNI, Polri dan BPBD Brebes berikhtiar semaksimal mungkin dengan memberikan makanan dari dapur umum yang diinisiasi oleh Kodim, Polres dan Pemkab yang langsung dibagikan kepada warga terdampak covid-19 dan khusus hari ini di wilayah brebes kota yaitu dijalan jenderal soedirman dan jalan pangeran diponegoro,” ungkap Kabag Ops Polres Kompol Raharja saat memberikan pengarahan sebelum pemberangkatan pembagian nasi tersebut.

Ditempat lain, Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE menerangkan, melihat dari kondisi saat ini warga lebih membutuhkan makanan. Maka melalui dapur umum, Kodim, Polres dan BPBD akan berkelanjutan membagikannya kepada masyarakat dengan tetap melihat skala prioritas.

Dandim menambahkan, kegiatan membagikan makanan ini adalah cara yang paling tepat karena langsung menyasar kepada warga yang membutuhkan.

“Sebanyak 250 kotak menu makanan ini dibagikan untuk masyarakat semua, karena ini tugas TNI, Polri dan BPBD selalu bersinergi membantu Pemda,” tegas Dandim. (Utsm).

Jumat, 27 Maret 2020

Dandim Pimpin Semprot Disinfektan Cegah Virus Corona, Di Islamic Centre, Stadion Karangbirahi dan Gor Brebes



Brebes - Kewaspadaan terhadap pencegahan wabah virus Corona (Covid-19), Komandan Kodim 0713 Brebes Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE pimpin pembersihan dan penyemprotan cairan disinfektan guna mensterilisasi dilingkungan keramaian dan fasilitas umum milik pemerintah kabupaten Brebes bersama Polres Brebes dan BPBD Brebes. Penyemprotan ini untuk mencegah penyebaran Covid-19, khususnya diwilayah Brebes. Sabtu (28/03/2020).












Dandim Letnan Kolonel Infanteri Faisal Amri, SE menekankan kepada seluruh anggota, baik Kodim, Polres dan BPBD serta seluruh jajaran Koramil di 17 kecamatan yang ada di Brebes, agar melaksanakan penyemprotan pada pagi hari ini secara serentak setelah pelaksanaan apel pagi di, walaupun hari ini libur tetap kita laksanakan penyemprotan, apalagi di jam kerja dan sore hari menjelang pulang kantor kita harus waspada sebelum meninggalkan kantor harus dirapihkan kembali ruang kerjanya, hal ini adalah untuk menjaga kebersihan lingkungan dari mulai perorangan dan instansi” Papar Dandim..
“Semua dibersihkan, yang mencakup seluruh lingkungan di Kompleks Islamic Centre, Stadion Karangbirahi dan Gedung Olah Raga Sasana Krida Adhikarsa Brebes dengan cara penyemprotan cairan disinfektan. Hal ini untuk membunuh virus yang bisa saja menyebar kemana-mana,” kata Dandim 0713.
Dandim Letkol Infanteri Faisal, menyatakan “Menjaga kebersihan, menerapkan pola hidup sehat, dan rutin berolahraga, serta istirahat yang cukup, termasuk mengkonsumsi makanan bergizi, bisa juga menjadi cara menambah daya tahan tubuh. Penyemprotan disinfektan sangat perlu dilakukan, karena untuk mengurangi dampak penyebaran virus corona,” kata Dandim. 
Sejumlah personel Kodim, Polres dan BPBD dikerahkan dan sejumlah kendaraan Kodim digunakan dalam penyemprotan disinfektan yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0713 Brebes.(Utsm)

Senin, 29 Juli 2019

BPBD Brebes Bagikan 5.000 Liter Air Bersih Di Karangbale


Brebes – Sudah sewajarnya kita sebagai insan teritorial, anggota TNI Koramil 16/Larangan Kodim 0713/Brebes, melakukan dan membantu masyarakat di wilayah.





Seperti yang dilakukan hari ini, Babinsa Karangbale Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes Sertu Junaedi dan Kadus Sulaeman beserta perangkat desa melaksanakan pengawalan pendistribusian bantuan air bersih 1 unit mobil tangki air dari BPBD Kabupaten Brebes untuk kebutuhan warga saat musim kemarau sekarang ini. Senin (29/07/2019).
Sebanyak 5.000 liter air bersih di bagikan ke warga desa Karangbale menggunakan mobil tanki yang di miliki oleh BPBD Brebes, hal tersebut dikarenakan banyak warga yang belum memiliki PDAM dan mengandalkan air sungai, sedangkan kondisi sungai saat ini sedang kering dan masyarakat harus membeli air bersih per galonnya bahkan mencapai Rp 18.000,-.
Komandan Kodim 0713/Brebes melalui Danramil 16/Larangan Kapten Inf Yatno menyampaikan dan berharap semoga dengan adanya pembagian air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat dan dapat digunakan sebagai kebutuhan hidup sehari-hari.
“Masyarakat disini sangat membutuhkan air bersih untuk kebutuhan sehari – hari semoga dengan pemberian air bersih ini bisa bermanfaat untuk masyarakat,” imbuh Kapten Yatno.
Dalam kegiatan ini juga BPBD Brebes dan Babinsa bekerjasama dengan Kadus desa setempat untuk mendata warga yang kekurangan air bersih untuk kebutuhan selanjutnya. (Utsm)

Selasa, 12 Maret 2019

BPBD Brebes Gelar Sosialisasi Penanggulangan Bencana Alam

Brebes, BPBD Kabupaten Brebes tidak mau ketinggalan mensukseskan kegiatan Non Fisik TMMD Sengkuyung I Tahun 2019 di Desa Cinanas Kecamatan Bantarkawung, dengan memberikan sosialisasi kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal), Selasa (12/03/2019).



Pihak Kodim 0713 Brebes tidak mau setengah-setengah dalam membangun desa sasarannya, sehingga menggandeng BPBD atas restu dari Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, S.E., M.H.

Jubaedi, SH. Staf BPBD, Pemkab Brebes akan terus memperkuat kelembagaan BPBD serta menyiapkan dan melatih personel yang handal dalam penanganan bencana di wilayah Kabupaten yang terkenal dengan Bawang Merah dan Telur Asinnya.

Pihkanya juga menggandeng TNI yang notabene mempunyai Tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dalam penanggulangan bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan serta membantu pencarian dan pertolongan dalam kecelakaan SAR (Search And Rescue). Tugas TNI ini tertuang dalam Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004.

Kegiatan Non Fisik ini berjalan sesuai rencana dan waktu yang sudah dijadwalkan, sedangkan melihat dari para peserta sosialisasi ini, masyarakat sangat antusias dalam menerima materi tersebut. (Utsm0713)

Selasa, 19 Februari 2019

TNI Brebes Bersama Warga Menutup Akses Jalan Jembatan Yang Ambles dan Putus

Brebes - Sebuah jembatan penghubung antar dukuh Mranggi ke desa Pepedan di Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ambles dan putus akibat derasnya arus Sungai Pedes yang meluap hingga menggerus pondasi jembatan. Sabtu sore (16/2/2019).
 
Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 10 meter dan lebar 1 meter . Sedangkan jarak jembatan dengan dasar sungai sekitar 7 meter.

Hujan deras yang melanda kawasan tersebut membuat air sungai meluap dan mengikis tebing penyangga jembatan penghubung antar dukuh Mranggi ke desa Pepedan sehingga sebagian besar landasan atau pondasi jembatan ambles dan putus.
Akibatnya, aktivitas warga jadi terhambat, bahkan kendaraan roda dua milik warga di wilayah tersebut tidak dapat melintas.

Danramil 09/Tonjong Kapten Infanteri Suwardi melalui Babinsa Desa Pepedan, Pelda Edi Susanto mengatakan setelah kami mendapatkan laporan kemudian datang ke lokasi untuk mengecek kebenarannya jembatan yang putus di dukuh Mranggi karena hujan deras mengakibatkan sungai Pedes meluap. “ Bersama warga memasang rambu rambu bambu, kami menghimbau kepada warga untuk sementara jalan jembatan ditutup, ” Ucap Edi

Saat ini, untuk akses kendaraan hanya bisa dilalui roda dua dan pejalan kaki karena landasan jembatan yang ambles dan putus hanya ditutup menggunakan bambu," katanya.

Sementara, warga di wilayah tersebut terpaksa harus memutar ke jalan yang lebih jauh ketika hendak beraktivitas karena jembatan yang ambles rawan untuk dilalui.  Dari warga berharap dinas terkait di Pemkab Brebes, segera melakukan perbaikan, karena jembatan tersebut merupakan akses penghubung utama warga untuk beraktivitas termasuk jalur ekonomi. (Wdd).

TNI Koramil Ketanggungan Brebes Sigap Atasi Longsor

Brebes – Tepatnya di Gunung Sunia Desa Jemasih akses jalan penghubung dua Kecamatan di Kabupaten Brebes tertutup material tanah akibat tanah longsor yang terjadi Senin (18/2) malam sekitar 18.30 WIB.


Danramil 15/Ketanggungan Kapten Infanteri Sugeng W melalui Babinsa Desa Jemasih Sertu Dasro mengatakan longsor itu terjadi tepatnya di gunung Sunia Desa Jemasih kecamatan Ketanggungan, Brebes.

“Adapun penyebabnya hujan intensitas deras, mengakibatkan tebing tanah dengan tinggi sekitar 20 meter dan panjang sekitar 6 meter longsor,” katanya via telepon, Selasa (19/02/2019). 

Sertu Dasro mengungkapkan, material tanah tersebut menutup akses jalan Kabupaten Brebes penghubung antar Kecamatan Ketanggungan dan Bantarkawung.

”Material longsoran menutup jalan desa yang menghubungkan antar Kecamatan menuju ke Brebes yang menyebabkan jalan tersebut tidak bisa dilalui baik oleh kendaraan roda dua dan empat dengan ketinggian material tanah sekitar satu setengah meter,” ungkapnya. 

Koramil, Muspika setempat, BPBD dan masyarakat bekerjasama melakukan karya bakti membersihkan material longsoran dengan alat manual seadanya. 

Pagi ini, proses pembersihan material longsor tersebut sudah berjalan dan kendaraan sudah dapat melalui. Namun kendaraan tetap harus berhati hati karena kondisi jalan licin. “ Untuk korban jiwa tidak ada dalam kejadian ini,” pungkasnya. (Wdd).