Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tegal. Tampilkan semua postingan

Minggu, 04 Februari 2024

Dandim Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto Terima Kunjungan Silaturahmi Danlanal Tegal

 Brebes - Komandan Kodim (Dandim) 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letnan Kolonel Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si, menerima kunjungan silaturrahmi Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Adi Surono, S.T., M.T., M.Tr.Hanla.,.CTMP., di ruang Transit Makodim Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes. Senin (05/02/2024).


Danlanal Tegal bersama Staf dalam rangka kunjungan kerja sekaligus silaturahmi di wilayah satuan tugas Lanal Tegal.


Dalam kesempatannya, Dandim Letnan Kolonel Infanteri Sapto Broto mengucapkan selamat datang dan terimakasih atas waktu dan kesempatan danlanal Tegal beserta Stafnya telah berkunjung ke Kodim 0713 Brebes.


Dandim berharap, kegiatan ini dapat terciptanya hubungan yang semakin solid dan harmonis dalam mewujudkan komunikasi, koordinasi dan kerjasama ke depannya.


Dandim juga menyampaikan dari pertemuan ini dapat saling memberi masukan positif dan saling sinergi antara Lanal Tegal dan Kodim 0713 Brebes dalam upaya memperdayakan potensi pantai sesuai tugas pokok masing-masing, sekaligus juga dalam membantu kesejahteraan masyarakat pesisir pantai utara Jawa Tengah.






“Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin, sehingga sinergitas Kodim 0713 Brebes dengan Lanal Tegal semakin solid,” pungkas Dandim.


Sementara itu, Danlanal Tegal Letkol Laut (P) Adi Surono, S.T., M.T., M.Tr.Hanla.,.CTMP., menuturkan, silaturrahminya ini dalam rangka kunjungan kerja, sekaligus juga untuk memperkenalkan diri sebagai pejabat baru Danlanal Tegal kepada pejabat TNI AD di wilayah Kabupatan Brebes.


“Salah satu jajaran Lanal Tegal berada di kabupaten Brebes, maka sebagai pejabat Danlanal yang baru, kami perlu berorientasi dengan seluruh intansi yang berada dibawah wilayah tugas Lanal Tegal.


Danlanal berharap berharap hubungan sinergitas Lanal Tegal dengan instansi terkait semakin solid dalam mendukung tugas masing-masing khususnya untuk menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di pesisir Pantai utara Jawa Tengah. (Pen0713).

Minggu, 14 Februari 2021

Jalan Penghubung Brebes-Tegal Amblas

  

Brebes - Jalan penghubung Brebes-Tegal yang berada di ruas Kaliwadas Desa Batursari Kecamatan Sirampog arah Tuwel (Tegal) mengalami amblas dan meninggalkan lubang menganga seperti sumur. Jalan yang biasa dilewati warga ini sebagai asset satu-satunya untuk mengirim hasil pertanian antar Tegal dan Brebes.







 

Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH. didampingi  suami AKBP Dr. Drs. Warsidin MH, Asisten bidang pemerintahan dan Kesra Apriyanto Sudarmoko, Kepala Dinas Peternakan Zuhdan Fanani, Kepala Dinperinnaker Warsito Eko, Kepala Badan Pendapatan Daerah Subandi, Sekretaris DPU Abdul Majid, Kepala Dinpermades Subagja, Muspika Sirampog dan pejabat lainnya meninjau langsung jalan tersebut, ketika itu sedang dilakukan perbaikan oleh Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal, Minggu (14/2).

 

Bupati Brebes mengatakan “Saya mengimbau kepada warga yang biasa lewat Desa Batursari perbatasan Tuwel untuk sementara ini jalan tidak bisa dilewati, karena jalan amblas sedang diperbaiki,” Ungkap Idza.

 

Kata Idza, saat ini sedang dilakukan penanganan tanggap darurat oleh pihak terkait. Kendaraan roda empat tidak bisa lewat, kalau pun bisa hanya roda dua atau jalan kaki untuk melansir hasil pertanian warga.

 

“Karena kondisi saat ini masih hujan, kemungkinan waktu pengerjaan sampai lima hari, untuk itu harap bersabar,” pungkasnya.

 

Termasuk, berbagai kerusakan pipa saluran air bersih akibat bencana alam, Idza juga berharap para pelanggan Perumda Tirta Baribis untuk bersabar. Karena saat ini tengah dilakukan perbaikan, diperkirakan Senin (15/02) akan bisa seperti semula.

 

Wahyutoro Soetarno Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Tegal menyampaikan untuk perbaikan langkah pertanyanya akan melakukan pemasangan armco (gorong-gorong baja bergelombang) sepanjang aliran air di bawah jalan, kemudian akan ditimbun material.

 

“Selanjutnya, akan dibuatkan kontruksi permanen dengan melebarkan lubang gorong gorong, estimasi pengerjaan bisa memakan waktu cukup lama, namun bila cuaca mendukung dua hari bisa diselesaikan ” jelasnya.

 

Sementara Danramil 10 Sirampog Kapten Infanteri Siswanto mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi Sabtu (13/2) kemarin. Yang amblas merupakan gorong gorong Jembatan Kali Pedes panjang 8 Meter lebar 8 Meter. Gorong gorong itu rusak karena tak kuat menahan gerusan air sungai yang cukup deras. Sehingga mengakibatkan jalan di atasnya ikut terkikis dan berlubang.

Hingga saat ini, perbaikanpun masih berjalan, apabila warga melewati jalur tersebut hendaknya berhati-hati. (Armin/Oedjank).

Selasa, 05 Januari 2021

Ujian Kenaikan Tingkat/Penurunan Kyu Inkai Brebes dan Tegal

  

Brebes, 67 peserta mengikuti ujian kenaikan tingkat atau Penurunan Kyu yang tergabung dari Kabupaten Brebes dan Tegal yang diselenggarakan di aula Kodim 0713 Brebes, Jawa Tengah. Rabu (06/01/2021).







 

Istitut Karate-Do Indonesia (INKAI) Cabang Kabupaten Tegal dan Brebes ini diantaranya Simpai Ade Heritanto, Mulyawan, Karnoto, A. Romli dan Willy Laiyan menjadi Tim Penguji dalam kenaikan tingkat tersebut.

 

Dikatakan oleh Simpei Willy Laiyan yang merupakan salah satu anggota Provoost Kodim 0713 Brebes bahwa kenaikan tingkat ini merupakan pertama kalinya dilaksanakan dengan melibatkan 2 Kabupaten yang dipusatkan di Brebes.

 

“Memang benar bahwa kenaikan tingkat ini digabung dengan Tegal guna menumbuhkan semangat para karateka kecil dan saling kenal dengan daerah lain, dan juga membentuk sikap disiplin serta mental yang kuat, dimana pelaksanaanya sengaja saya pilih di satuan militer Kodim Brebes”. Tutur Simpei Willy.

 

Dari berbagai umur dan tingkatan usia karateka diuji dengan pentahapan dan pembatasan jumlah peserta, tiap gelombang 10 orang, sehingga tidak berkerumun. Adapun sebelum pelaksaan kegiatan sebelumnya telah mengikuti protokoler kesehatan dengan mencuci tangan pakai sabun dan menggunakan masker. (Ujang).

Rabu, 22 Januari 2020

Karateka Dojo Kodim Brebes Tuai Prestasi Turnamen Karate Forki Tegal


Brebes – Di awal tahun 2020 ini, Forki IV Jawa Tengah, Kabupaten Tegal, menggelar turnamen karate Piala Ketua Forki Tegal. Kejuaraan yang berlangsung di GOR Tri Sanja, Kecamatan Slawi, Tegal (kandang dari Tim Sepakbola Persekat dengan kapasitas 5000 orang), diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah se-Karesidenan Pekalongan.









Dari Kabupaten Brebes sendiri, even pembinaan dan penjaringan atlet umum yang berlangsung selama dua hari ini (18-19/1), juga diikuti oleh karateka cilik dari Dojo Kodim 0713 Brebes.

Dinyatakan Simpei Agus Supramono (49), Dan 3 Internasional (topi hitam), bahwa kegiatan ini diikuti para anak didiknya khususnya usia dini atau yang baru pertama kali mengikuti pertandingan.

“Terima kasih atas dukungan penuh dari Pak Dandim, Kapolres, Kejaksaan Negeri, Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes, sehingga anak didik kami dapat mengikuti turnamen,” ucap Agus mengapresiasi, Senin (20/1/2020).

Ditambahkannya, semakin banyak anak didiknya mendapat kesempatan bertanding maka kedepan diharapkan akan muncul bibit-bibit unggul dari Kota Bawang yang akan mengharumkan tanah kelahirannya, Jawa Tengah dan bahkan Indonesia.

Untuk para muridnya yang berprestasi diantaranya :

1. M. Aris Wijaya (9), murid SDN 02 Brebes, juara 3 kumite usia dini kelas - 30 kilogram, putra dari Sertu Abdul Muis, anggota Subdenpom IV/1-4 Brebes (memakai penutup kepala dan sabuk merah).

2. Aldo Fajar Suhendra, murid SMP PGRI Brebes kelas 7, kumite pemula putra + 50 kilogram.

3. Rui Hannan, murid kelas X SMAN 1 Brebes, kelas kumite kadet + 57 kilogram putra, putra dari Serka Sriyanto.

Sementara disampaikan Serma Kisworo, anggota Koramil 12 Bantarkawung Kodim Brebes, bahwa putranya Galang Arbi Sanjaya (19), mahasiswa semester 1 jurusan teknik mesin, Politeknik Harapan Bersama Kota Tegal, juga keluar sebagai juara kedua dalam event tersebut di kelas senior 75 kilogram putra, setelah dikandaskan karateka asal Petarukan, Kabupaten Pemalang. (Aan)

Minggu, 27 Oktober 2019

Putra Wartawan Asal Tegal Harumkan Indonesia Di Ajang Taekwondo 10 Negara Di Bali


Tegal - Harsa Abidarda (11) murid kelas 6 SDN Kejambon 7 Kota Tegal, Jawa Tengah, berhasil mengharumkan nama Indonesia dalam ajang Taekwondo International Championship 2019 yang digelar di Gor Purna Krida, Provinsi Bali, 25-27 Oktober 2019 ini.




Putra kelima sekaligus bungsu dari salah satu wartawan online dan cetak Kabar Nusantara, Slamet MD (53) ini, berhasil menjadi juara pertama kyorugi atau sparring di kelas under 33 kilogram.

Disampaikan Slamet, warga Jalan Arjuna Gang 15 RT. 7 RW. 3, Kelurahan Slerok, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, bahwa sebagai orang tua dirinya merasa bangga atas prestasi anaknya tersebut karena tak hanya mewakili kabupaten dan provinsinya saja.

“Di final anak saya mengalahkan kontestan Indonesia lainnya, Fiqri Rahmadian dari SDS Bhakti Tugas Jaguar, DKI Jakarta dengan skor 19-3, dan bahkan menjatuhkan lawannya sampai tiga kali,” ucapnya.

Dikatakannya juga, prestasi Harsa sebelumnya adalah medali emas taekwondo Pekan Olahraga Antar Pelajar (POPDA) Kota Tegal (12/10) di di Gor Mini Tegal Selatan dengan mengandaskan Taekwondoin Hanif H dari SDIT Usamah Kota Tegal.

Saat ditanya kiat suksesnya, Slamet mengaku bahwa anaknya hanya melakukan latihan secara rutin termasuk menjaga pola makan dan istirahat.

“Kuncinya adalah Harsa mencintai taekwondo dan berlatih sejak kelas 2 SD, sehingga mau berdisiplin menjalankan menu latihan. Saya selaku orang tua hanya memotivasinya saja,” imbuhnya.

Ditambahkannya, kejuaraan selanjutnya adalah mewakili kontingen pelajar Kota Tegal dalam event POPDA se-Karesidenan Pekalongan yang akan digelar akhir tahun ini. Tak lupa ia mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan dari seluruh pihak terhadap anaknya.

Senada juga disampaikan Harsa (memakai pelindung kepala merah saat kejuaraan), kepada kedua orang tuanya, guru, para pelatih di Proton Taekwondo Club, serta pihak lainnya.

Inilah sosok penginspirasi bagi pelajar atau generasi muda lainnya. (Aan)

Kejuaraan Taekwondo International, anak wartawan Kota Tegal berprestasi, emas kyorugi atau sparring taekwondo, kejuaraan di Bali

Pengurus Daerah IWO Tegal Resmi Di Lantik


KENDAL,- Ketum PP IWO Jodhi Yudono resmi melantik Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Tegal bertempat di Obyek Wisata Tirto Arum Kendal, Jumat (25/10).





Acara pelantikan dihadiri Ketua IWO Pusat, Sekjen Pusat, PD IWO Jateng dan PD IWO Kendal.

Acara pelantikan diawali dengan pembacaan doa, menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam 3 (tiga) stanza dan menyanyikan lagu Mars DPP IWO.

Pembacaan ikrar serta dan penyerahan pataka dilakukan secara langsung oleh Ketua IWO Pusat Jodhi Yudhono.

Ketua DPP IWO, Jhodi Yudhono dalam sambutannya mengatakan, peran media online semakin terdepan dalam memberikan sajian informasi pemberitaan dalam setiap peristiwa. Koran cetak saat ini diakui kalah cepat dalam mengabarkan.

Ketum IWO Pusat memberikan selamat kepada pengurus IWO Tegal. Dirinya berharap keberadaan IWO Tegal bisa membawa manfaat baik untuk pengurus dan juga untuk masyarakat Tegal secara luas.

Sekjen IWO Pusat Dwi Christiyanto mengapresiasi dan mendukung penuh keberadaan IWO Tegal. Dirinyapun mempersiapkan segala sesuatu surat menyurat untuk kemudian pengurus dan anggota PD IWO tegal agar segera masuk datanya ke Kebanglinmas Kota Tegal. 

Usai dilantik, Ketua PD IWO Tegal mengaku siap mengemban amanah. Dirinyapun meminta kepada seluruh pengurus dan anggota untuk senantiasa kompak. 

" Alhamdulillah PD IWO Tegal sudah dibentuk, mari saatnya kita rapatkan barisan," Katanya mengakhiri.

Pada kesempatan tersebut, pelantikan dan deklarasi juga dilakukan kepada PD IWO Jateng dan PD IWO Kendal. Pada kesempatan itu pula diselenggarakan seminar berjudul peran media online di era globalisasi.

Kamis, 10 Oktober 2019

Jasad Nelayan Losari Brebes Telah Ditemukan Di Perairan Jongor Tegal

Brebes – Warsum (45) seorang nelayan asal Desa Prapag Kidul RT. 005 RW.006, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, yang dilaporkan hilang di perairan yang masuk wilayah Jongor, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, telah ditemukan.

Hal ini dibenarkan Danramil 05 Losari, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sutarno, saat melayat ke rumah duka. Rabu (9/10/2019).

Dijelaskannya, Jenazah Warsum ditemukan sekitar pukul 09.00 WIB, oleh para nelayan lainnya asal Desa Prapag Kidul RT. 002 RW. 004, yaitu Jefri (30), Wartono (34) dan Tedi (21), saat miyang (mencari ikan) di perairan tersebut.

“Ketiga saksi melihat ada seseorang yang terapung dengan kondisi tubuh telungkup di tengah tengah perairan Jongor sekitar pukul 07.00 WIB. Ia memakai kaos biru dongker dan celana dalam warna pink,” jelasnya.

Dilanjutkannya, kemudian mereka segera mengangkat jasad tersebut ke dalam perahunya dan kemudian dibawa ke rumah duka.

“Dari penemuan ini, keluarga korban sudah mengikhlaskan atas kejadian yang murni karena kecelakaan, sehingga menolak untuk dilakukan otopsi,” sambungnya.

Diketahui sebelumnya, Almarhum dilaporkan hilang kepada pihak Polsek Losari, setelah pihak keluarganya mendapatkan berita bahwa beberapa nelayan lainnya telah menemukan perahu yang diduga milik Warsum berputar-putar di tengah perairan tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Dugaan kuat adalah pemiliknya jatuh ke laut dan tenggelam akibat tersangkut jaring (8/10).

Warsum meninggalkan rumah untuk pergi miyang sekitar pukul 03.00 WIB dan hanya sendirian ke perairan yang berjarak tiga jam perjalanan laut jika dari Pancer, Kecamatan Losari.

Dibenarkan Kapolsek Losari, AKP Suraedi bahwa, pencarian telah dilakukan sebelumnya oleh petugas gabungan dengan menggunakan perahu milik Tim SAR dan Polairud Brebes. Tidak ada tanda-tanda kejahatan, kehilangan ataupun kerusakan di dalam perahu. (Aan)

Perahu tanpa awak, korban tenggelam di perairan Tegal, pencarian nelayan hilang di tengah laut, jasad mengapung di laut ditemukan

Selasa, 08 Oktober 2019

Perahu Tanpa Awak Ditemukan Berputar-putar Di Tengah Perairan Jongor Tegal


Brebes – Perahu tanpa awak telah ditemukan di tengah perairan yang masuk wilayah Jongor, Kabupaten Tegal, atau berjarak tiga jam perjalanan laut dari Pancer, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Diduga pemiliknya jatuh ke laut dan tenggelam akibat tersangkut jaring. Selasa sore (8/10/2019).




Dijelaskan narasumber, Danramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sutarno, bahwa kapal ditemukan pertama kali oleh Arifin (37) nelayan asal Desa Prapag Lor RT/RW. 002, Kecamatan Losari, Kabupaten Brebes, sekitar pukul 14.00 WIB.

“Dari keterangan saudara Arifin sekitar pukul 13.00 WIB, saat perjalanan pulang sehabis mencari rajungan dari tengah laut, dirinya melihat ada perahu tanpa awak dengan kondisi berputar-putar di atas air dengan kondisi jaring di bawah,” terangnya.

Dijelaskannya lanjut, Arifin kemudian memanggil beberapa rekan nelayan yang masih melaut, kemudian mereka segera merapat ke darat dan menginformasikan apa yang mereka lihat di tengah laut kepada para nelayan lainnya, pihak Polsek serta Koramil.

“Masyarakat nelayan dengan menggunakan 3 perahu kemudian mencari ke tengah perairan tersebut, lalu setelah ketemu, perahu dibawa ke tepi untuk identifikasi,” sambungnya.

Setelah diinformasikan ke warga masyarakat, termasuk para nelayan, perahu diduga milik Warsum (45) asal Desa Prapag Kidul RT. 005 RW.006. Sementara menurut informasi dari keluarga Warsum, bahwa yang bersangkutan meninggalkan rumah pada pukul 03.00 WIB (8/10) untuk mencari ikan ke tengah laut.

“Dari keterangan pihak keluarga, Saudara Warsum meninggalkan rumah pada pukul 3 dini hari. Selama ini, kalau mencari ikan selalu sendiri,” imbuhnya.

Kapolsek Losari, AKP Suraedi menambahkan, pihaknya sudah menerima laporan hilangnya Warsum. Tidak ditemukan adanya kerusakan atau kehilangan apapun di dalam perahu. Untuk barang bukti adalah 1 unit perahu serta jaring/jala ikan.

Sampai berita ini diturunkan, pencarian terhadap terduga Almarhum Warsum yang tenggelam di perairan wilayah Jongor, masih dilakukan oleh petugas gabungan dengan menggunakan perahu milik Tim SAR dan Polairud Brebes. (Aan)

Kamis, 14 Maret 2019

Danrem 071 Ingatkan Netralitas Kepada Danramil Jajaran Kodim Brebes dan Tegal

Brebes, Berada di aula Jenderal Soedirman Kodim 0713/Brebes, 2 Kodim pantura yaitu Kodim 0712/Tegal dan Kodim 0713/Brebes hari ini diberikan pengarahan oleh Komandan Korem 071/Wijayakusuma tentang Netralitas TNI. Kamis (14/03/2019).


Tahun 2019 adalah tahun politik dimana tanggal 17 April nanti akan terjadi pencoblosan baik Pemilu DPRD/DPD/DPR RI dan Pilpres. Berkaitan dengan itu, Danrem 071/Wk Kolonel Kavaleri Dani Wardhana menegaskan kembali netralitas TNI dalam pesta demokrasi itu di depan Dandim, Kepala Staf, Perwira Staf dan Danramil Jajaran Kodim Brebes dan Tegal.

“Seperti yang kita ketahui bersama, tahun ini adalah tahun politik. Saya ingin meyakinkan kepada anggota di Kodim Brebes dan Tegal ini untuk bisa menyiapkan, khususnya bagi yang terlibat dalam pengamanan nanti. Mereka harus tahu tugas pokok dan tanggung jawabnya masing-masing,” ujarnya memberikan penjelasan tentang tugas pokok TNI.

Kolonel Kav Dani Wardhana, meyakinkan bahwa dalam perhelatan pesta demokrasi, posisi TNI itu adalah netral. Tidak hanya netral, tapi TNI juga harus memiliki pengetahuan seperti apa netralitas. Oleh karena itu, TNI dibekali buku saku netralitas agar setiap saat bisa memedomaninya.

Danrem mengatakan, jika ditemukan anggota TNI yang bersikap tidak netral, dirinya siap memberikan tindakan tegas sesuai koridor hukum. “TNI itu harus netral. Bila kita sudah berpihak, resikonya masyarakat tidak akan percaya sama kita. Kalau masyarakat sudah tidak percaya bagaimana kita bisa mengendalikan situasi,” tegas Danrem. (Utsm0713).