Senin, 19 Februari 2024

Dandim Brebes Pimpin Pemasangan Tiang Pancang Jembatan Gantung di Dukuh Wadas Gumantung

 Brebes - Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si pimpin langsung berdirikan tiang pancang Jembatan Gantung yang akan menghubungkan Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Minggu (18/02/2024).


Dandim bersama Suntana Ketua Tim Pembangunan Jembatan Gantung di Wadasgumantung memberi aba-aba dan perintah pada ratusan warga yang menarik tambang agar Tiang Pancang Jembatan Gantung berdiri sesuai tempat dan tegak lurus.


Semangat warga dan relawan melaksanakan Gotong Royong Gerakan Tangan Tuhan menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas terwujud hari ini satu demi satu, Kini Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung berdiri menjulang dan pengecorapun dilakukan bersama-sama.


Dandim Brebes didampingi Ketua Tim Pembangunan Suntana mengatakan bahwa Tiang Pancang di Dukuh Wadas Gumantung sudah berdiri, besok akan dilanjutkan mendirikan Tiang Pancang yang berada di Dukuh Satir.







“Alhamdulillah berkan Tangan Tuhan dan seluruh warga serta relawan, Tiang Jembatan Gantung sudah berdiri tegak, rencananya akan dilanjutkan kembali esok, yakni mendirikan Tiang Pancang di Dukuh Satir”. Papar Dandim.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.


“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama Pemda Brebes kini sudah terpasang 1 tiang Pancang, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak di Dukuh Wadas Gumantung bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah”. Tutur Dandim Brebes.


Sementara Suntana mengungkapkan rasa bangga kepada kedua warga pedukuhan yang penuh semangat tak kenal lelah, baik bapak-bapak, emak-emak, anak-anak dan relawan terus bekerja mengumpulkan material pasir dan batu yang digunakan pengecoran kedua tiang pancang.


“Saya terharu dan bangga, seluruh warga di Desa Kutamendala sangat guyub dan kompak dalam pembangunan Jembatan Gantung, semoga ini menjadi ladang ibadah dari Kodim, Tim Pembangunan dan seluruh warga serta relawan”. Tutur Suntana.


Diseberang utara sungai Dukuh Satir, Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. menjelaskan ke media bahwa sudah 3 kali jembatan putus karena tergerus air deras karena banjir sehingga 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) terisolir, bahkan anak sekolah dan perekonomian di Dukuh Wadas Gumantung terhenti.


“Setelah melihat Tiang Pancang Jembatan Gantung berdiri, saya menitikkan air mata, sembari mengucap syukur Alhamdulillah, ini terwujud melalui campur tangan Tuhan, dalam waktu singkat Tiang Jembatan sudah tertanam”. Tutur Kepala Desa.


“Terima Kasih Pak Dandim, Terima Kasih Pemerintah Daerah Kabupaten Brebes, relawan dan seluruh yang terlibat dalam pembangunan Jembatan Gantung yang akan mebuka keterisoliran dukuh di desa kami” imbuhnya.


"Alhamdulillah hari ini dengan bantuan Dandim Brebes, warga Dukuh Wadas Gumantung sepertinya mimpi, baru seminggu kemarin di survey, kini sudah dibangun, bahkan hari ini sudah terpasang satu Tiang Pancang disebelah utara sungai, tinggal sebelah selatan sungai yakni di Dukuh Satir yang akan dikerjakan esok hari”. Tambah Kades.(Pen0713)

Kamis, 15 Februari 2024

Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim Brebes Baksos Warga Bencana Alam Banjir di Tanjung

Brebes - Pasca bencana alam banjir diwilayah Koramil 04 Tanjung, Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang  XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, Ny. Novi Sapto Broto berserta pengurus melaksanakan bakti sosial kepada keluarga besar Persit Ranting Koramil Tanjung yang terdampak banjir di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Brebes, Jawa Tengah. Selasa (13/02/2024).


Dalam kegiatan tersebut, Ibu Novi Sapto Broto beserta rombongan menyerahkan bantuan berupa kebutuhan pokok dan makanan kepada anggota persit serta masyarakat yang terkena bencana banjir. Kegiatan ini mewujudkan rasa kepedulian dan juga untuk mempererat tali silahturahmi terhadap masyarakat setempat.




Adapun bantuan langsung yang diberikan oleh ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang  XXIII Dim 0713 Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dan rombongan berupa kebutuhan makanan, pakaian berserta obat-obatan.


Dalam kesempatan ini Ny. Novi Sapto Broto mengatakan, jika bantuan yang kami berikan semoga dapat membantu seluruh anggota Persit Ranting Koramil Tanjung dan  masyarakat sehingga bisa meringankan beban warga dan bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh warga.


Motivasi dan semangat juga disampaikan Ketua Persit Ny. Novi Sapto Broto kepada korban bencana banjir agar tetap tabah menghadapi ujian serta mengambil hikmah dari peristiwa yang terjadi. (Pen0713).

Minggu, 11 Februari 2024

Dandim Brebes Bersama Warga Wadas Gumantung Cor Titik Lokasi Tiang Jembatan Gantung

 Brebes - Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si bersama Kepala DPU TARU Kabupaten Brebes Sutaryono, S,H., M.Si, Camat Tonjong dan Kepala KPKPH serta warga dan relawan melaksanakan Kerja Bakti Tangan Tuhan dengan melangsir material dan mengecor lubang untuk tiang pancang Jembatan Gantung diatas sungai Glagah Desa Kutamendala, yang nantinya akan menghubungkan dukuh Gardu ke dukuh Wadas Gumantung. Kemudian Dukuh Satir menuju Dukuh Wadas Gumantung, Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Brebes, Jawa Tengah. Minggu (11/02/2024).



Kepala Desa Kutamendala H. Fathuri S.Ag. menjelaskan ke media bahwa sudah 3 kali jembatan putus karena tergerus air deras karena banjir sehingga 270 Kepala Keluarga (1.000 jiwa) terisolir, bahkan anak sekolah dan perekonomian di Dukuh Wadas Gumantung terhenti.







“Saat sungai banjir, anak-anak tidak berangkat sekolah (libur) karena beresiko menyebrang derasnya air sungai Glagah”. Tutur Kepala Desa.


"Alhamdulillah hari ini dengan bantuan Dandim Brebes, warga Dukuh Wadas Gumantung sepertinya mimpi, baru seminggu kemarin di survey, kini sudah dibangun, bahkan hari ini langsung dikerjakan pengecoran lubang tiang pancang, dan 3 minggu kemudian akan dipasang Baja Sling dengan papan jembatannya". imbuhnya.


"Terima kasih Pak Dandim dan Pemerintah Kabupaten Brebes yang hari ini Kepala Dinas Pekerjaan Umum hadir ditengah-tengah warga membantu menyatu dengan rakyat mengusung material ditengah sungai, ini menambah semangat kami dalam bekerja". tutup Kades.


Dandim Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan, melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Jembatan Gantung bersama dengan Pemerintah Daerah untuk membantu kesulitan rakyat hanya bisa dikerjakan oleh tangan tangan Tuhan yang rela memberikan pemikiran, materi dan tenaga tanpa imbalan apapun, kecuali mencari pahala dan rejeki serta keridhoan dari Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa.


“Melalui Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias Dengan Tulus Ikhlas Kodim 0713 Brebes Korem 071 Wijayakusuma bersama DPU TARU Brebes kini sudah mencapai tahap pengecoran lubang untuk tiang pancang, Membangun Jembatan Gantung ini adalah agar anak-anak di Dukuh Wadas Gumantung bisa menikmati sekolah dengan baik dan tidak ada kendala dalam transportasi jalan atau jembatan sebagai penghubung ke sekolah”. Tutur Letkol Sapto Broto.


Disampaikan Dandim, bahwa tujuan pembuatan jembatan gantung. Disini sangat tepat sekali karena akan menambah kemudahan dan meningkatkan kelancaran perjalanan untuk masyarakat serta akan meningkatkan nilai ekonomi yang berarti meningkatkan kesejahtraan masyarakat, antara dua pedukuhan.


Selain di Desa Kutamendala Tonjong, Letkol Infanteri Sapto Broto dan Pemda Brebes akan mengerjakan Jembatan Gantung antara Desa Pulosari Kecamatan Brebes dan Desa Sidamulya, Kecamatan Wanasari, dua desa antar kecamatan ini akan terhubung dengan Kabupaten lebih dekat.


Mudah-mudahan pembuatan jembatan ini cepat terlaksana dan mohon dukungan dari semuanya, pungkas Dandim.


Dalam kesempatan itu juga Kepala DPU TARU Kabupaten Brebes Sutaryono, S,H., M.Si, mengatakan, “Pemerintah Daerah mendukung pembuatan jembatan gantung, kerana ini merupakan cita-cita mulia Dandim menginisiasi pembuatan jembatan gantung, semoga rencana ini cepat terbentang sehingga masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam menyebrang,” ucap Sutaryono. 


Ditambahkan Sutaryono bahwa bentangan Jembatan Gantung di Dukuh Satir dan Dukuh Wadas Gumantung sepanjang 70 meter.


Sebelum pengecoran titik lubang tiang pancang Jembatan Gantung, Dandim dan warga setempat melakukan doa bersama untuk keselamatan dan kesuksesan pembangunan Jembatan Gantung.(Pen0713)

Sabtu, 10 Februari 2024

Babinsa Ketanggungan Tanamkan Kedisiplinan, Wawasan Kebangsaan, dan Bela Negara Melalui Persami

  

Brebes - Babinsa Koramil 15/ Ketanggungan tak hanya melaksanakan kegiatan Komsos, pendampingan kepada para petani, gotong royong dan kegiatan lain di wilayah binaan, akan tetapi Babinsa juga melaksanakan pembinaan generasi muda melalui kegiatan pramuka. Sabtu(10/02/2024)

 

Seperti yang di lakukan Serda Aryono Widodo babinsa koramil 15/Ketangggungan melaksanakan kegiatan pengisian materi pramuka di aula MTS Al Kautsar desa Dukuh Badag Kecamatan Ketanggungan dalam rangka perkemahan sabtu - minggu dan Pelantikan dewan penggalang MTS Al Kautsar. adapun materi-materi yang diberikan kedisiplinan, wawasan kebangsaan dan bela negara

 




Serda Aryono Widodo mengatakan “ kegiatan pramuka sebagai sarana mempersiapkan generasi muda yang tangguh, mandiri dan tidak tergantung dengan orang lain dan berjiwa satria serta siap menyongsong masa depan yang lebih baik.

Bahwa kegiatan perkemahan sabtu-minggu atau perkemahan satu hari ini merupakan aplikasi dari kegiatan kepramukaan.

 

Ibu Aida Rahman (45)  selaku guru pendamping MTS Al Kautsar menyampaikan dengan semakin berkembangnya teknologi sekarang ini, generasi muda khususnya adik-adik pramuka ini perlu adanya pembinaan-pembinaan, sehingga apa yang mereka lakukan tidak mudah terpengaruh kepada hal-hal yang berbaur negatif yang dapat merusak masa depannya, ujarnya.

lanjutnya, Perkemahan juga telah mampu mengembangkan rasa persahabatan dan persaudaraan diantara sesama pramuka, meningkatkan kedisiplinan, kemandirian dan kepemimpinan sehingga diharapkan para pramuka yang mengikuti perkemahan ini akan memiliki jiwa persatuan dan kesatuan.

 

“Saya menghimbau kepada peserta perkemahan untuk selalu menjaga kesehatan dan keamanan pribadi dan barang bawaan hingga kegiatan perkemahan ini selesai dengan lancar dan aman”, tutur Serda Aryono Widodo. sambil melanjutkan Yel Yel nya dihadapan puluhan anggota pramuka

(Pen0713)

Gerak Cepat Singkirkan Material Longsor Tutup Akses Jalan di Desa Ciseureuh - Ketanggungan

  

Brebes – Babinsa Ciseureuh Koramil 15/Ketanggungan, Kodim 0713/Brebes, Korem 071/Wijayakusuma, Serka Darso bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsor yang menutupi jalan di Dukuh Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (10/02/2024).


Babinsa Serka Darso disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas yang cukup tinggi mengakibatkan tanah longsor diperkirakan panjang 10 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 4 meter menutupi akses jalan di Dukuh Grogol, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewatinya.





Kejadian longsor tersebut baru diketahui oleh bapak Restu Singgih (55) masyarakat Dukuh Grogol yang akan melintasi jalan tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan Kepala Desa Ciseureuh.


“Dengan alat seadanya, kami bersama Pemerintah Desa Ciseureuh bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutupi jalan,” ungkapnya.


“Dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan arus lalu lintas yang melewati jalan Dukuh Grogol dapat berjalan normal kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga berjalan dengan baik”, tambahnya


Babinsa juga menghimbau kepada warga maupun pengguna jalan agar selalu waspada saat melintas di beberapa titik rawan longsor sebab sampai saat ini kondisi curah hujan masih cukup tinggi.


Secara terpisah Danramil 15/Ketanggungan Kapten Arm Rudolf Pasaribu menyampaikan bahwa salah satu tugas TNI dalam hal ini Babinsa yaitu membantu warga, mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya serta menjadi motor penggerak sehingga warga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.


“Akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga warga harus ekstra hati-hati, waspada, bila sewaktu-waktu terjadi bencana longsor,” pungkas Danramil. (Pen0713)

Kamis, 08 Februari 2024

Relawan dan Warga Tonjong Gotong Royong Angkat Tiang Jembatan Gantung

Brebes - TNI Koramil 09 Tonjong bersama Kades Kutamendala H. Faturi, S.Ag beserta perangkat desa, Relawan Brebes selatan diantaranya Relawan Mapala Sakti Paguyangan, Relawan Sapoe Bumi Kutamendala, Relawan BPBD Kabupaten Brebes Selatan dan Relawan dari Sirampog serta warga masyarakat Desa Kutamendala melaksanakan Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas, yakni bergotong royong mengangkat dan memindahkan tiang pancang jembatan gantung dan material lainnya dari dukuh Satir menuju dukuh Wadas Gumantung. Rabu (07/02/2024).


Kegiatan Gotong Royong pengangkatan material menara utama jembatan gantung dan pengumpulan material, jembatan  gantung yang menghubungkan antara Dukuh Satir dengan Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes sebentar lagi akan terwujud.





Menurut hasil Survey oelh Tim Pembuat Jembatan Gantung di Sungai Glagah Desa Kutamendala panjangnya 70 Meter dan lebar jembatan 2 Meter.


Sedangkan panjang jalan yang akan menghubungkan antara Dukuh Wadas Gumantung menuju Dukuh Satir diperkirakan 1 kilometer, rencanya akan diperkeras dari jalan setapak menjadi jalan lebar 1,5 meter.


Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si mengatakan “Manfaat Pembangunan Jembatan Gantung sangat banyak diantaranya dapat menghubungkan antara Dukuh Satir menuju Dukuh Wadas Gumantung yang selama ini terisolir”. Tutur Dandim.


“Jembatan Sungai Kali Glagah merupakan jembatan pengganti dari jembatan lama yang sudah tidak Bisa dipakai lagi dikarenakan roboh rusak terbawa arus banjir dan Jembatan ini merupakan jalur ekonomi para petani mengangkut hasil panen”. Imbuhnya.


“Saya mengapresiasi dan bangga pada warga masyarakat dan relawan yang tergabung dalam pengusungan atau pemindahan material Jembatan Gantung yang berjarak 1,2 kilometer dengan mengangkat bergotong-royong 2 menara sekaligus hari ini sudah dilokasi tempat Jembatan Gantung”. Papar Dandim Brebes.


“Rencana selanjutnya bertahap dengan pekerjaan pengecoran tower dan angkur Jembatan Gantung, Pengerjaan Abutmen Jembatan dan jalan  Akses menuju Jembatan Gantung, dan Pemasangan sling dan lantai jembatan gantung hingga finish” tutup dandim.


Pembuatan Jembatan Gantung diprakarsai hubungan baik antara Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dengan Mr. Tony Ruttiman dari Swiss yang dipercayakan Tehnisi Suntana dari Bogor serta bersinergi dengan Pemda Kabupaten Brebes. (Pen0713).

Poktan Budidaya Ikan dan Petani Desa Grinting Datangi Markas Kodim Brebes Angkut Cairan Mikroba

 Brebes - Poktan dan Budidaya Ikan Tambak Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes datangi Markas Kodim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma gunakan kendaraan pic up di Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes, Jawa Tengah, Rabu (07/02/2024).


Maksud dan tujuan dari Petani dan Budidaya Ikan Tambak Grinting adalah untuk mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 penyubur tanah dan pengurai air tambak yang dapat memberikan manfaat pertanian, tambak dan perkebunan.








Wasduri (51) petani bawang merah warga Desa Grinting saat mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 mengatakan “Saya sebelumya sudah mencoba menggunakan Mikroba PA 63 Garuda 0713 yang dulu diberikan oleh Pak Dandim di Desa Grinting sebulan yang lalu, dal Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan, bawang merah yang saya panen merahnya merah gelap (menges dalam bahasa jawa) dan besar”. Papar Wasduri.


Berbeda dengan Sugiyono (53) perwakilan kelompok budidaya ikan Desa Grinting mewakili anggota poktan ikan mengatakan hasilnya lain setelah menggunakan Mikroba PA 63 Garuda 0713, terima kasih Bapak Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Sapto Broto, S.E., M.Si dengan murah hati memberikan cairan Mikroba secara gratis, akhirnya kami bersama rekan yang lain mendatangi Makodim untuk mengambil Mikroba karena hasilnya sangat memuaskan” ungkapnya.


Sementara Dandim 0713 Brebes, Korem 071 Wijayakusuma, Kodam IV Diponegoro,  Letkol Infanteri Sapto Broto,S.E., M.Si mengungkapkan rasa bersyukur atas Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias, semoga apa yang telah dilakukan untuk pengabdian di Kabupaten Brebes bisa membantu pertumbuhan dan perekonomian di bidang pertanian, tambak dan perkebunan.


Dandim menyampaikan bahwa kehadiran Petani dan Nelayan Desa Kubangpari di Makodim 0713 Brebes adalah untuk mengambil Mikroba PA 63 Garuda 0713 serta memberikan sedikit solusi bagi petani agar hasil panen sesuai yang diharapkan.


“Melalui program Gerakan Tangan Tuhan Menuju Brebes Berhias dengan Tulus dan Ikhlas, Kodim 0713 Brebes berusaha membantu kesulitan dan membantu mensejahterakan rakyat, nantinya bisa membantu baik hasil pertanian dan tambak khususnya di Desa Grinting, Kecamatan Bulakamba”. tutup Dandim. (Pen0713).