Tampilkan postingan dengan label Tutup. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tutup. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 10 Februari 2024

Gerak Cepat Singkirkan Material Longsor Tutup Akses Jalan di Desa Ciseureuh - Ketanggungan

  

Brebes – Babinsa Ciseureuh Koramil 15/Ketanggungan, Kodim 0713/Brebes, Korem 071/Wijayakusuma, Serka Darso bersama warga melaksanakan kerja bakti pembersihan material longsor yang menutupi jalan di Dukuh Grogol, Desa Ciseureuh, Kecamatan Ketanggungan, Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (10/02/2024).


Babinsa Serka Darso disela-sela kegiatan tersebut mengatakan, longsor terjadi akibat hujan deras dengan intensitas yang cukup tinggi mengakibatkan tanah longsor diperkirakan panjang 10 meter, tinggi 6 meter, dan lebar 4 meter menutupi akses jalan di Dukuh Grogol, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melewatinya.





Kejadian longsor tersebut baru diketahui oleh bapak Restu Singgih (55) masyarakat Dukuh Grogol yang akan melintasi jalan tersebut kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Babinsa dan Kepala Desa Ciseureuh.


“Dengan alat seadanya, kami bersama Pemerintah Desa Ciseureuh bersama masyarakat bergotong-royong membersihkan material longsor berupa tanah dan bebatuan yang menutupi jalan,” ungkapnya.


“Dengan kegiatan kerja bakti ini diharapkan arus lalu lintas yang melewati jalan Dukuh Grogol dapat berjalan normal kembali baik kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga aktivitas warga berjalan dengan baik”, tambahnya


Babinsa juga menghimbau kepada warga maupun pengguna jalan agar selalu waspada saat melintas di beberapa titik rawan longsor sebab sampai saat ini kondisi curah hujan masih cukup tinggi.


Secara terpisah Danramil 15/Ketanggungan Kapten Arm Rudolf Pasaribu menyampaikan bahwa salah satu tugas TNI dalam hal ini Babinsa yaitu membantu warga, mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya serta menjadi motor penggerak sehingga warga masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.


“Akhir-akhir ini intensitas hujan cukup tinggi, sehingga warga harus ekstra hati-hati, waspada, bila sewaktu-waktu terjadi bencana longsor,” pungkas Danramil. (Pen0713)

Rabu, 14 Juli 2021

Mulai tanggal 16 – 22 Juli Exit Tol di Kabupaten Brebes di Tutup

 Brebes - Kendaraan dari arah Jakarta dan Jawa Timur tidak akan bisa masuk wilayah Jawa Tengah melalui tol di wilayah Jateng mulai 16 - 22 Juli 2021. Pasalnya, 27 exit tol di Jawa Tengah ditutup pada rentang waktu dan tanggal tersebut, termasuk di wilayah Kabupaten Brebes.









Penutupan 27 exit di Jawa Tengah itu dimaksudkan untuk mengurangi mobilitas selama PPKM darurat.

Tak Hanya itu Jalur Pantura perbatasan Jawa tengah dan Jawa barat juga akan dilakukan pemeriksaan kendaraan di pos Gabungan di wilayah Losari. Hal ini sesuai dengan kesepakatan Rakor Antara Polresta Cirebon Polda Jabar dengan Polres Brebes Polda Jateng, Rabu (14/07/2021) sore.

Kapolres Cirebon Kota Kombes pol Arif Budiman menjelaskan dalam dalam kegiatan Rakor Lintas Sektoral telah disepakati akan dibangun pos terpadu dalam rangka untuk menyamakan persepsi bagaimana cara bertindak dilapangan terkait dengan mengurangi mobilisasi baik dari Jawa tengah menuju Jawa barat maupun sebaliknya. 

"Kita sepakati hari ini akan dibangun Pos terpadu nanti mulai Jumat (16/07) dalanrangka untuk mengurangi mobilisasi baik dari Jawa tengah menuju Jawa barat maupun sebaliknya sama CBnya, Sektor Kritikal Go silahkan jalan,  sektor esensial dengan dilengkapi dengan surat keterangan dan selebihnya diluar itu Stay At Home," jelas Kombes Pol Arif Budiman.

Sementara itu Kapolres Brebes AKBP Faisal Febrianto menyatakan Polres Brebes Polda Jateng akan melakukan penyekatan di perbatasan Jawa tengah dan Jawa Barat. "Rekayasanya kami Polres Brebes akan berkoordinasi dengan Polres Cirebon untuk melakukan penyekatan- penyekatan agar masyarakat juga tahu mulai tanggal 16 akan dilakukan penutupan Jalan Tol sehingga mobilisasi masyarakat dari Cirebon maupun Brebes tetap dirumahapabilan tidak ada kepentingan mendesak, tetap menaati Prokes," ujar AKBP Faisal.

Faisal menambahkan selama penyekatan hanya kendaraan tertentu yang diperbolehkan melintas. Sesuai dengan Imendagri no 15 tahun 2021 pasal ketiga yaitu jenis kendaraan Golongan Kritikal dan esensial dan  itu pun harus menunjukkan surat rekomendasi.

"Hanya kendaraan kendaraan Kritikal dan esensial yang boleh melintasi jalur tersebut, surat keterangan nanti bisa ditunjukan kepada petugas yang berjaga di lapangan," imbuh AKBP Faisal Febrianto. (Humas/Pendim0713)

Jumat, 02 April 2021

Dandim Brebes Serahkan Hasil Pembangunan Desa Pruwatan Bumiayu Kepada Bupati

 


Brebes – Dandim 0713 Brebes, Letkol Armed Mohamad Haikal Sofyan, secara resmi menyerahkan hasil pembangunan fisik dan non fisik Desa Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, secara simbolis dengan penyerahan naskah TMMD Sengkuyung Tahap I TA. 2021 kepada Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH, selaku kepala daerah. Rabu (31/3/2021).









Acara penutupan TMMD Sengkuyung yang disederhanakan terkait pandemi covid-19 dan digelar di Pendopo Kabupaten Brebes ini juga dihadiri jajaran Forkopimda serta Forkopimcam Bumiayu, serta Kepala Desa Pruwatan, Rasiman, SH.


Mereka juga menyaksikan penandatanganan plakat batu granit yang nantinya akan dipasang di badan prasasti TMMD di Pruwatan.


“Secara resmi kita serahkan hasil pekerjaan TMMD Sengkuyung kepada masyarakat Desa Pruwatan melalui Bupati Brebes,” ujarnya.


Dandim mengucapkan terima kasih kepada jajaran OPD Kabupaten Brebes, Polres, dan segenap Ormas di wilayah Kecamatan Bumiayu, karena telah sengkuyung membantu pembangunan 30 hari di desa tersebut, mulai dari 2-31 Maret 2021.


“Kepada warga setempat tak lupa saya ucapkan terima kasih dan penghargaan karena sangat antusias membantu kami mulai dari Pra TMMD sampai selesainya pelaksanaan,” sambungnya mengapresiasi.


Tak lupa dirinya meminta agar masyarakat Pruwatan ikut memiliki dan merawat hasil pembangunan pemerintah daerah melalui TMMD itu.


Selanjutnya adalah paparan Dandim melalui Pasiter, Kapten Infanteri Surikan, tentang sasaran fisik/infrastruktur yang telah dibangun yang meliputi peningkatan jalan dengan rabat beton sand sheet sepanjang 680 meter lebar 2,2 meter, pembangunan saluran drainase 634 meter lebar 30 centimeter, pembangunan talud 391 meter dengan ketinggian antara 0,6-1,5 meter, pembuatan 3 unit plat duiker, serta 2 unit gorong-gorong.


Akses jalan yang ditingkatkan beserta sasaran penunjangnya itu, merupakan jalur transportasi antar dusun (Dusun Wiru-Genteng) di Desa Pruwatan, sekaligus dapat tembus ke Dusun Legok, Desa Kalilangkap (desa tetangganya).


Untuk sasaran tambahan fisik yakni renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga setempat yang kurang mampu, dengan besaran Rp. 10 juta untuk setiap rumah.


Sedangkan untuk sasaran non fisik yang bertujuan membangun meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Pruwatan meliputi berbagai macam penyuluhan, sosialisasi, dan juga pelatihan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat, seperti pertanian, peternakan, pendidikan, KB, protokol kesehatan, hukum, narkoba, dan bela negara.


Untuk diketahui, anggaran TMMD Sengkuyung itu bersumber dari APBD fisik Provinsi Jateng senilai Rp. 251 juta dan APBD Kabupaten Rp. 700 juta. (Aan)

Kamis, 31 Desember 2020

Pantai Randusanga Indah Brebes Ditutup, Jelang Pergantian Tahun Baru 2021

 


Brebes – Jelang Tahun Baru 2021, Obyek Wisata (OW) Pantai Randusanga Indah (Parin) yang terletak di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, ditutup untuk umum.






Upaya ini guna mencegah penyebaran pandemi covid-19 di Kota Bawang, yakni pembatasan kerumunan massal dalam jumlah besar saat pergantian tahun.


Karnen, selaku Ketua Pengelola OW Parin menjelaskan bahwa penutupan dilakukan mulai hari Kamis 31 Desember 2020 pukul 15.00 WIB sampai dengan 1 Januari 2021 pukul 06.00 WIB.


“Ini merupakan tindak lanjut himbauan dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Brebes dalam mengantisipasi  situasi  covid-19 agar tidak semakin meluas,” bebernya, Kamis sore (31/12/2020).


Sementara itu Danramil 01 Brebes, Kodim 0713 Brebes, Kapten Armed Zaenal Abidin melalui Babinsa setempat, Sertu Sulis juga menjelaskan, selain melalui pemasangan portal di pintu masuk OW Parin, petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Satpol PP dan pengelola obyek wisata melakukan himbauan melalui pengeras suara kepada para pengunjung  yang datang.


“Untuk para pengunjung yang sudah berada di Parin sejak pagi, kita arahkan untuk segera meninggalkan Parin area benar-benar steril atau tidak ada kegiatan apapun saat pergantian tahun,” terangnya. (Aan)

Rabu, 16 Desember 2020

Digelar Virtual, Wadan Kodiklatad Tutup Diklapa II Kecabangan TNI AD

 


Bandung - Untuk mengisi jabatan dalam organisasi TNI AD, para mantan Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) II Kecabangan TNI AD diproyeksikan pada tugas-tugas atau jabatan golongan VI, seperti Wadanyon, Kasi Korem dan jabatan lainnya yang sederajat.






Hal tersebut dikatakan Komandan Kodiklatad, Letjen TNI A.M. Putranto, S.Sos., dalam amanatnya yang dibacakan Wadan Kodiklatad Mayjen TNI Eka Wiharsa pada Upacara Penutupan Diklapa II Kecabangan TNI AD yang dilaksanakan secara virtual di Aula Moch. Toha, Makodiklatad, Bandung, Selasa (15/12/2020). 


Upacara penutupan Diklapa II Kecabangan TNI AD ini  diikuti oleh lulusan terbaik masing-masing dari kecabangan ditambah perwira siswa dari negara sahabat yang terdiri dari 7 perwira AD Thailand, 1 perwira AD Brazil dan 1 perwira AD Korea Selatan. Sementara itu 525 orang mantan Pasis Diklapa II lainnya mengikuti upacara penutupan secara virtual dari Pusdik masing-masing.


Dankodiklatad mengucapkan selamat dan sukses kepada para mantan Pasis yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan ini, termasuk kepada Pasis yang berasal dari manca negara.


Selanjutnya Dankodiklatad menyampaikan, ilmu-ilmu kepemimpinan, teknik dan taktik kecabangan serta ilmu pengetahuan lainnya yang telah didapatkan selama menjadi Pasis merupakan modal untuk mendukung tugas-tugas di satuan jajaran TNI AD khususnya dan satuan TNI pada umumnya.   


“Saya berpesan agar kalian terus mengembangkan materi yang sudah kalian terima di Pusdik sesuai dengan bidang masing-masing”, pesannya.


Dalam amanatnya, Dankodiklatad juga mengajak para mantan Pasis untuk mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. 


“Marilah kita selalu menjaga imunitas tubuh dengan mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dan melaksanakan physical distancing,” pintanya.


Sementara itu, Captain Leovardo De Andrade Batista mantan Pasis Diklapa II Kecabangan Artileri Medan (Armed) dari Brazil menyampaikan kesannya saat mengikuti pendidikan Diklapa II di TNI AD. 


“Saya sangat merasa beruntung dapat terpilih mengikuti pendidikan di Pusdik Armed Kodiklatad, banyak pengalaman yang didapat selama mengikuti pendidikan di Indonesia. Indonesia adalah negara yang sangat indah sehingga saya sangat menikmati keberadaan saya di sini,” ungkapnya. 


Ia pun menjelaskan, saat ini terdapat perwira TNI AD yang sedang dipersiapkan untuk mengikuti pendidikan Artileri Medan di Brazil.


“Saya rasa pertukaran semacam ini sangat baik untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua Angkatan Darat, apalagi Angkatan Darat kedua negara sama-sama mengoperasikan persenjataan  yang sama yaitu roket Astros”, tukasnya.  (Dispenad/Pendim0713)


Selasa, 28 Juli 2020

Kodim Brebes : Bupati Tutup TMMD Sengkuyung Tahap II TA. 2020 Di Desa Pengaradan



Brebes – Kodim 0713 Brebes mengadakan ccara Penutupan TMMD Sekuyung Tahap II Tahun 2020 dengan sederhana, Bertempat di Balaidesa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Rabu (29/07/2020).






Penandatanganan dan penyerahan memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung II Tahun 2020, yang sebelumnya dilaksanakan (30/06) kini sudah selesai diresmikan oleh Bupati Brebes Hj. Idza Priyanti, SE., MH.

"TMMD Pengabdian Untuk Negeri" itulah tema yang diusung pada TMMD Sengkuyung Tahap II Tahun 2020 yang dilaksanakan di Dukuh Pilangsari, turut hadir dalam penandatangan dan penyerahan MoU TMMD hasil TMMD, di antaranya Bupati Brebes, Dandim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE yang diwakili oleh Kepala Staf Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku, dan Kapolres Brebes AKBP Gatot Yulianto, SIK yang diwakili oleh Wakapolres Brebes.

Turut hadir pula Pasiter Kodim 0713 Brebes Kapten Arhanud Nediono, danramil 04 Tanjung Kapten Infanteri Yatno, Kapolsek Tanjung, Kepala Diperwaskim Sutaryono, SH., M.Si., Kepala Dinpermades Subagya, SH.,KP dan Camat Tanjung Akhmad Hermanto, S.IP, Kepala Desa Pengaradan Runda R. serta Ketua BPD Caswito, M.HI.

Rangkaian acara dilakukan dengan sederhana dan protap protokoler kesehatan covid-19, dimana Bupati Brebes melakukan pemotongan pita sebagai tanda telah diresmikannya jalan hasil dari TMMD.

Sasaran pekerjaan diantaranya fisik dan non fisik. Sasaran nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan, pertanian, ketahanan pangan, kesehatan, keamanan, dan cegah tangkal radikalisme.

Sedangkan sasaran fisik diantaranya pekerjaan peningkatan jalan 6 Unit yaitu Rabat Ton Sandsheet  Ruas I P. 160 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas II P. 130 M, L 1 M, T. 0,15 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas III P. 200 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas IV P. 228 M, L 4 M, T. 0,20 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas V P.  10 M, L 2 M, T. 0,15 M, Rabat Ton Sandsheet  Ruas VI P. 10 M, L 2 M, T. 0,15 M, Kemudian Pekerjaan Talud P. 40 M, T. 0,50 M, Pekerjaan Plad Deker  P.1,2 M, L. 6 M, T.0,20 M dan Pekerjaan Pos Kamling P. 2 M, L. 3 M serta Pekerjaan RTLH 5 Unit.

"Kami selaku mewakili Bupati Brebes, menyampaikan terima kasih kepada Kodim 0713 Brebes bahwa salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh TNI adalah untuk membantu kesulitan masyarakat, melalui operasi Bhakti TNI ini adalah salah satunya adalah program TMMD," Tutur Bupati Idza Priyanti saat melakukan pemotongan pita dijalan.

“Di masa pendemi ini, acara penandatanganan dan penyerahan hasil TMMD Sengkuyung di Desa Pengaradan dilaksanakan dengan sederhana, namun pastinya akan memberikan hasil yang maksimal dan bermanfaat untuk masyarakat Pengaradan khususnya dan masyarakat Brebes pada umumnya, tetap dijaga hasil TMMD ini agar awet hasilnya, warga masyarakat dapat menikmati hasil dari TMMD ini untuk meningkatkan kesejahteraannya dan juga agar dirawat sehingga dapat dipergunakan untuk jangka waktu yang lama.” Imbuh Bupati Brebes. (Utsm).


Senin, 27 Januari 2020

Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes Tutup Buku Tahun 2019


Brebes - Berlangsung di Aula Jenderal Soedirman Kodim 0713 Brebes, Primer koperasi kartika A-09 Kodim 0713/Brebes menggelar acara Rapat Anggota Tahunan (RAT) tutup buku Tahun 2019. Senin (27/1/20)








RAT ke 51 Tutup buku tahun 2019 dengan mengangkat tema " Dengan semangat kebersamaan, kemandirian dan kinerja yang baik, kita tingkatkan peran koperasi kartika dalam menunjang kesejahteraan Prajurit dan PNS TNI-AD”.

Rapat Anggota Tahunan bagi sebuah Koperasi merupakan hal yang mutlak harus dilaksanakan, karena RAT merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakkan koperasi. Selain itu, RAT juga merupakan implementasi dan semangat yang harus hidup dalam koperasi yaitu asas kekeluargaan dan sebagai wujud pertanggungjawaban mengemban tugas dalam pengelolaan Primer koperasi kartika A-09 Kodim 0713/Brebes.

Disperindagkop Kabupaten Brebes, Drs. Jaenudin mengapresiasi dengan Primer Koperasi Kartika A-09 Kodim 0713 Brebes karena penyelenggaraan RAT yang tepat waktu dan peningkatan SHU yang signifikan hingga setengah Milyar lebih.

Komandan Kodim 0713 Brebes Letkol Infanteri Faisal Amri, SE selaku Pembina Primer Koperasi A-09 “ Bahwa anggaran koperasi diforum yg baik ini, semoga akan dapat manfaat khususnya untuk kemajuan koperasi. Yang saya catat ada peningkatan di koperasi A-09 dan peningkatan kesejahteraan bagi anggota koperasi. Mari koperasi kita terus berbenah diri dalam menghadapi era digital dan milenial untuk berupaya mensejahterakan seluruh anggota koperasi" Jelasnya

Selanjutnya Mewakili Ketua Primkopad Dam IV/Diponegoro, Mayor (K) Ismi juga berharap, " Kemajuan koperasi ini merupakan perjuangan semua anggota koperasi dan saya berharap untuk pelayanan lebih ditingkatkan karena pembeli adalah raja. Pesan dari panglima kita telah bekerja sama dengan Transritel Indonesia dan saya berharap Kodim Brebes untuk toko ditampilkan ke depan. Saya selaku pembina mengharapkan RAT berjalan lancar dan primkopad A-09 telah mendapatkan peningkatan SHU dan ini  prestasi yg membanggakan”.  Tuturnya.

Pada akhir Kegiatan dilanjutkan dengan laporan Pertanggung jawaban RAT Tutup buku 2019 dan Penyerahan bantuan secara simbolis dari Primkopad Kartika A-09 kepada persit KCK kodim 0713 Brebes serta undian dan Doorprise ke seluruh peserta rapat yang mendapatkan. (Utsm)

Jumat, 01 November 2019

Dandim Brebes Resmi Menutup TMMD Imbangan Pembangunan Infrastruktur Masyarakat Jipang Bantarkawung


Brebes – Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, Komandan Kodim 0713 Brebes, secara resmi menutup program pembangunan melalui TMMD Sengkuyung III Tahun 2019, di lapangan Desa Jipang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kamis (31/10/2019).










Penutupan program yang mengambil tema, “Melalui TMMD Kita Wujudkan Percepatan Pembangunan Untuk Kesejahteraan Rakyat” ini, ditandai dengan pemukulan kentongan dan penandatanganan dan penyerahan notulen TMMD dari Dandim kepada Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH.

Sebagai inspektur Upacara, Dandim membacakan sambutan tertulis Pangdam IV Diponegoro selaku Pengendali Kegiatan Operasional (PKO) TMMD, Mayjen TNI Mochamad Effendi, SE, MM.

Dikatakannya, makna terkandung dari tema adalah bahwa TNI bersama dengan Pemerintah Daerah, Polri, Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK), telah mensinergikan program dari masing-masing instansi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fasilitas umum dan sosial.

“Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan salah satu dari berbagai macam Operasi Bakti TNI untuk membantu meningkatkan percepatan pembangunan di daerah pedesaan yang tergolong tertinggal/miskin, terisolasi/ terpencil, daerah perbatasan dan kumuh perkotaan serta terdampak bencana,” ucap Faisal Amri.

TMMD Sengkuyung III merupakan imbangan dari TMMD Reguler 106, yang dilaksanakan serentak se-Indonesia selama 30 hari. Dalam pelaksanaannya, tak hanya sasaran fisik saja yang dikerjakan, namun juga non fisik melalui penyuluhan-penyuluhan dan sosialisasi dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa serta semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal Narkoba, aksi terorisme, paham komunisme, radikalisme dan paham lainnya yang dapat mengancam stabilitas nasional.

“Saya selaku PKO TMMD, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mensukseskan kegiatan TMMD, baik secara moril maupun materiil,” pungkasnya.

Di Jipang, sasaran fisik yang telah terbangun meliputi pembuatan jembatan sebanyak 3 unit (lebar 4 meter panjang 6, 8 dan 10 meter), makadam 750 meter lebar 3 meter, 4 unit plat keker panjang 1,2 meter lebar 4 meter, talud penahan jalan di tiga titik dengan panjang total 116 meter tinggi 1-3 meter, serta rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 6 unit.

Total anggaran sebesar Rp. 1,46 Miliar yang berasal dari APBD I Kabupaten senilai Rp. 265 juta ditambah APBD II Kabupaten sebesar 1,2 milyar. (Aan)

Rabu, 24 April 2019

Macet Puluhan Kilometer di Jalan Provinsi Brebes-Banyumas, Sistem Buka Tutup Diberlakukan

Brebes – Situasi lalu-lintas di jalur penghubung antara Kabupaten Brebes-Banyumas (jalur selatan ke jalur Pantura), tepatnya antara Kecamatan Ajibarang-Bumiayu, padat merayap puluhan kilometer.



Dibenarkan Danramil 11 Paguyangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Cpl. Harsono bahwa, antrian terjadi mulai terjadi pukul 03.00 sampai dengan siang ini 12.00 WIB, mulai dari wilayah Kranggan/Pekuncen Banyumas memasuki wilayah Kabupaten Brebes di Paguyangan. Rabu (24/4/2019).

“Kami juga menerjunkan anggota Koramil guna membantu petugas jalan dalam mengurai kemacetan akibat pengecoran ruas jalan provinsi di Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan, dengan memberlakukan rekayasa sistem buka-tutup kendaraan yang melintas di depan Koramil,” ucapnya.

Ditambahkannya, sebab lain kemacetan terjadi karena para sopir bus dan truk antar kota dalam provinsi tidak mengetahui jika ada pengecoran.

"Persiapan pengecoran jalan dimulai pada 19 April 2019 lalu guna mempersiapkan mudik lebaran 2019 nanti. Kami akan mengembalikan para pengendara yang ngeblong dan tidak tertib mengantri saat melintas di depan Koramil ke jalur semula," pungkasnya.

Diketahui sebelumnya (pagi hari), kemacetan panjang sekitar 20 kilometer terjadi dan kendaraan tidak bergerak antara pukul 03.00-08.00 WIB. Selepas pukul 08.00 WIB, kendaraan hanya bisa melaju sejauh kurang lebih 300 meter lalu berhenti sampai 30 menit. (Aan Pendim Brebes).